• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Pemerintah Menilai Indonesia Memiliki Peluang Strategis dalam Rantai Pasok Global AI

Pemerintah Menilai Indonesia Memiliki Peluang Strategis dalam Rantai Pasok Global AI

Mei 7, 2026
Perkuat SDM, Pemprov PBD MoU dengan UNIPA

Perkuat SDM, Pemprov PBD MoU dengan UNIPA

Juni 23, 2026
Hadiri Malam Apresiasi Wajib Pajak, Wakil Ketua I DPRD Kota Batam Ucapkan Selamat

Hadiri Malam Apresiasi Wajib Pajak, Wakil Ketua I DPRD Kota Batam Ucapkan Selamat

Juni 23, 2026
ADVERTISEMENT
DPRD Batam Sambut Unjukrasa PMII, Siap Teruskan Tuntutan Evaluasi Program MBG ke Pemerintah Pusat

DPRD Batam Sambut Unjukrasa PMII, Siap Teruskan Tuntutan Evaluasi Program MBG ke Pemerintah Pusat

Juni 23, 2026
Kapolri Luncurkan Kartu Bhayangkara Prioritas Buruh untuk Akses Layanan Kesehatan Nasional

Kapolri Luncurkan Kartu Bhayangkara Prioritas Buruh untuk Akses Layanan Kesehatan Nasional

Juni 23, 2026
Anggota DPR Desak Polisi Tangkap Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung

Anggota DPR Desak Polisi Tangkap Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung

Juni 23, 2026
Juli 2026, Pemkab Biak Numfor Gelar Festival Budaya

Juli 2026, Pemkab Biak Numfor Gelar Festival Budaya

Juni 23, 2026
Pimpinan MPR RI Dorong Penanganan Banjir Rob Sayung Jadi Prioritas Nasional

Pimpinan MPR RI Dorong Penanganan Banjir Rob Sayung Jadi Prioritas Nasional

Juni 23, 2026
Tri Adhianto Harapkan Pedagang Patuh Penataan Pasar Baru, Tidak Ada Pihak yang Menghambat Kebijakan

Tri Adhianto Harapkan Pedagang Patuh Penataan Pasar Baru, Tidak Ada Pihak yang Menghambat Kebijakan

Juni 23, 2026
Wali Kota Bekasi Apresiasi Keberhasilan Sensus Penduduk, Siap Lanjutkan Sensus Ekonomi

Wali Kota Bekasi Apresiasi Keberhasilan Sensus Penduduk, Siap Lanjutkan Sensus Ekonomi

Juni 23, 2026
Wali Kota Bekasi Buka Suara Soal Gangguan Listrik, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan

Wali Kota Bekasi Buka Suara Soal Gangguan Listrik, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan

Juni 23, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Selasa, Juni 23, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Fokus Berita

Pemerintah Menilai Indonesia Memiliki Peluang Strategis dalam Rantai Pasok Global AI

(Fokus Berita)

Mei 7, 2026
in Fokus Berita
0
0
SHARES
19
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Kredit Foto: Kemkomdigi

Jakarta, satukanindonesia.com –  Pemerintah menilai Indonesia memiliki peluang besar untuk mengambil peran strategis dalam rantai pasok global kecerdasan artifisial (AI), seiring kekuatan sumber daya mineral, energi, dan bonus demografi yang dimiliki nasional.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria, mengatakan perubahan lanskap industri global, khususnya di sektor semikonduktor dan AI, membuka ruang bagi Indonesia untuk memperkuat posisi dalam ekosistem teknologi masa depan.
“Perang ekonomi abad ini tidak ditentukan oleh siapa yang menguasai ladang minyak, tetapi oleh siapa yang menguasai pabrikasi chip, lalu di mana posisi Indonesia?” ujar Nezar dalam diskusi “Peluang Strategis Indonesia dalam Rantai Pasok Global AI” di Jakarta Pusat, dilansir dari infopublik  Rabu (6/5/2026).
Menurutnya, semikonduktor kini telah berkembang menjadi infrastruktur strategis yang menopang berbagai sektor penting, mulai dari kecerdasan artifisial, pusat data, hingga sistem pertahanan modern.
“Semikonduktor ini bukan lagi sekadar komponen elektronik, tetapi sudah menjadi infrastruktur kedaulatan. Dia menjadi bahan bakar bagi setiap model AI yang dilatih, setiap data center yang dibangun, dan setiap sistem pertahanan yang dioperasikan,” tegasnya.
Nezar menilai Indonesia memiliki modal awal yang kuat untuk masuk ke rantai pasok global AI, terutama dari sisi sumber daya alam. Indonesia diketahui menjadi salah satu produsen timah terbesar dunia, yang merupakan bahan penting dalam proses produksi chip semikonduktor.
Selain itu, Indonesia juga memiliki cadangan pasir silika yang besar sebagai bahan dasar silikon, komponen utama industri semikonduktor. Namun, ia menekankan pentingnya transformasi strategi industri nasional agar tidak hanya berhenti sebagai pemasok bahan mentah.
“Jangan bahan mentah yang dikirim, tetapi harus sudah setengah jadi dan itu kita kuasai,” ujarnya.
Di sisi lain, keunggulan Indonesia juga dinilai terletak pada ketersediaan energi, khususnya energi terbarukan, yang menjadi faktor penting dalam pengembangan pusat data dan infrastruktur AI.
“Kita punya kelebihan energi, renewable energy. Produksi listrik kita cukup besar, bahkan sempat surplus,” kata Nezar.
Selain sumber daya alam dan energi, bonus demografi juga disebut menjadi kekuatan strategis Indonesia. Dengan jumlah penduduk mencapai sekitar 285 juta jiwa dan mayoritas berada pada usia produktif, Indonesia dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan talenta digital.
Untuk mendukung hal tersebut, Kementerian Komunikasi dan Digital telah mengembangkan program AI Talent Factory yang melibatkan berbagai perguruan tinggi dalam menyiapkan talenta AI dari tingkat dasar hingga lanjutan.
“Kita kumpulkan talenta terbaik dari universitas untuk diberikan program dasar sampai advance dalam pengembangan solusi AI,” jelasnya.
Dalam konteks geopolitik global, Nezar juga menilai posisi Indonesia sebagai negara non-blok menjadi keuntungan tersendiri dalam membangun kerja sama dengan berbagai pihak di sektor teknologi.
“Kita manfaatkan ketegangan global yang ada sebagai peluang buat Indonesia,” ujarnya.
Meski mengakui Indonesia belum sepenuhnya masuk dalam rantai pasok global AI dan semikonduktor, pemerintah menilai kondisi tersebut justru menjadi momentum untuk menentukan strategi pembangunan industri teknologi nasional secara lebih terarah.
“Kita harus menjadi choke point yang strategis dan mampu mengontrol choke point itu,” tegas Nezar.
Ia menambahkan, pengembangan AI di Indonesia perlu diarahkan untuk mendukung sektor-sektor prioritas dan pekerjaan berisiko tinggi agar teknologi hadir sebagai alat bantu yang meningkatkan produktivitas dan keselamatan kerja manusia.
“AI tidak perlu ditakuti akan menggantikan manusia, tetapi bagaimana menjadi companion dalam kerja-kerja yang kita lakukan,” pungkasnya(***)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Artifisial (AI)KemkomdigiNezar PatriaWamenkomdigi
ShareTweetSend

Related Posts

Kemkomdigi Tambah 200 Titik Nobar Piala Dunia 2026 hingga Daerah

Kemkomdigi Tambah 200 Titik Nobar Piala Dunia 2026 hingga Daerah

Juni 14, 2026
Wamenkomdigi Sebut Internet 100 Mbps Rp100 Ribu Jadi Game Changer Pemerataan Digital

Wamenkomdigi Sebut Internet 100 Mbps Rp100 Ribu Jadi Game Changer Pemerataan Digital

Mei 28, 2026
Wamenkomdigi Tegaskan Pengembangan AI Harus Lindungi Demokrasi dan Kepentingan Publik

Wamenkomdigi Tegaskan Pengembangan AI Harus Lindungi Demokrasi dan Kepentingan Publik

Mei 27, 2026

Wamenkomdigi: Pemerintah Siapkan Regulasi AI yang Fleksibel Hadapi Perkembangan Teknologi

Mei 25, 2026

Wamenkomdigi Sebut Krisis Industri Media Jadi Ancaman Kualitas Informasi Publik

Mei 15, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?