
Jakarta, satukanindonesia.com — Kapolri kembali melakukan rotasi dan mutasi besar-besaran di lingkungan Polri.
Sebanyak 108 perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen) mendapat penugasan baru berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/960/V/KEP./2026 tertanggal 7 Mei 2026.
Mutasi tersebut mencakup sejumlah jabatan strategis mulai dari Kapolda, Kapolres, hingga pejabat utama (PJU) Polri termasuk Kalemdiklat Polri.
Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir menjelaskan rotasi dan mutasi jabatan merupakan bagian dari pembinaan karier sekaligus penguatan organisasi Polri.
“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang alamiah dalam organisasi Polri.
Ini menjadi bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta upaya meningkatkan profesionalisme personel dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin dinamis,” katanya kepada awak media.
Diungkapkannya, rotasi jabatan ini diharapkan memperkuat pelaksanaan tugas-tugas Polri.
“Polri terus berkomitmen melakukan regenerasi kepemimpinan dan penguatan organisasi agar semakin adaptif, profesional, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkapnya.
Beberapa jabatan yang dirotasi diantaranya:
1. Kalemdiklat Polri, sebelumnya dijabat Komjen Chryshnanda Dwilaksana, kini posisinya digantikan Komjen R. Z. Panca Putra.
2. Kemudian Kapolda Sumatera Barat, sebelumnya dijabat oleh Irjen Gatot Tri Suryanta yang digantikan oleh Irjen Djati Wiyoto Abadhy.
3. Kemudian Brigjen Pol Agus Wijayanto akan menjabat Kapolda Kalimantan Utara, menggantikan Irjen Djati Wiyoto Abadhy.
4. Kapolda Jabar kini akan dijabat Irjen Pipit Rismanto menggantikan Irjen Rudi Setiawan
Kemudian di jajaran Kapolres, ada Kombes Christian Rony Putra yang menggantikan Kombes Abdul Waras menjadi Kapolres Metro Kota Depok.
Selain itu, dalam rotasi ini terdapat tiga personel Polri selesai pendidikan dan 14 anggota pensiun.(***)













