• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Penembakan Terhadap Pilot AS di Papua Harus Diselidiki

Penembakan Terhadap Pilot AS di Papua Harus Diselidiki

Juli 5, 2026
Dave Laksono Pastikan Pembahasan RUU Ketahanan Siber Libatkan Partisipasi Publik

Dave Laksono Pastikan Pembahasan RUU Ketahanan Siber Libatkan Partisipasi Publik

Juli 5, 2026
Menko AHY Sebut Pembangunan Nasional Harus Bertumpu pada Sejarah dan Kearifan Lokal

Menko AHY Sebut Pembangunan Nasional Harus Bertumpu pada Sejarah dan Kearifan Lokal

Juli 5, 2026
ADVERTISEMENT
Kombes Pol Sudarno Raih Penghargaan Sahabat Mahasiswa, Bukti Kedekatan dengan Generasi Muda

Kombes Pol Sudarno Raih Penghargaan Sahabat Mahasiswa, Bukti Kedekatan dengan Generasi Muda

Juli 5, 2026
Wali Kota Bekasi Resmikan Bantuan Rutilahu di Pondok Gede, Wujudkan Hunian Layak Bagi Warga

Wali Kota Bekasi Resmikan Bantuan Rutilahu di Pondok Gede, Wujudkan Hunian Layak Bagi Warga

Juli 5, 2026
Kapolda Baru Diminta Tindak Tegas Pelaku Ilegal logging dan Ilegal Mining di PBD

Kapolda Baru Diminta Tindak Tegas Pelaku Ilegal logging dan Ilegal Mining di PBD

Juli 4, 2026
Penembakan Pilot di Yahukimo Papua Bertentangan dengan Hukum Humaniter Internasional

Penembakan Pilot di Yahukimo Papua Bertentangan dengan Hukum Humaniter Internasional

Juli 4, 2026
Program Tanjung Sauh Peduli Terus Berjalan, PT Batamraya Sukses Perkasa Kembali Gelar Pembagian Sembako untuk Warga Relokasi Pulau Ngenang

Program Tanjung Sauh Peduli Terus Berjalan, PT Batamraya Sukses Perkasa Kembali Gelar Pembagian Sembako untuk Warga Relokasi Pulau Ngenang

Juli 4, 2026
Pesawat AMA Tak Digunakan Mengangkut TNI-Polri

Pesawat AMA Tak Digunakan Mengangkut TNI-Polri

Juli 4, 2026
Wakil Wali Kota Bekasi Ikuti Rakernas XVIII APEKSI, Perkuat Komitmen Wujudkan Kota Tangguh dan Berkelanjutan

Wakil Wali Kota Bekasi Ikuti Rakernas XVIII APEKSI, Perkuat Komitmen Wujudkan Kota Tangguh dan Berkelanjutan

Juli 4, 2026
TPNPB sebut Pilot Itu Langgar Larangan Terbang di Zona Operasi

TPNPB sebut Pilot Itu Langgar Larangan Terbang di Zona Operasi

Juli 4, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Minggu, Juli 5, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Fokus Berita

Penembakan Terhadap Pilot AS di Papua Harus Diselidiki

(Fokus Berita)

Juli 5, 2026
in Fokus Berita
0
0
SHARES
69
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

SORONG, satukanindonesia.com – Amnesty Internasional Indonesia menyatakan, penembakan yang menewaskan pilot pesawat milik Maskapai Associated Mission Aviation atau AMA, berkebangsaan Amerika Serikat (AS) Nicholas F. Goselin (29 tahun) mesti diselidiki.

Nicholas F. Goselin tewas ditembak, dan pesawat berbadan kecil yang dipilotinya juga dibakar. Insiden itu terjadi lapangan terbang Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, pada tanggal 02 Juli 2026.

Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Komando Daerah Operasi atau Kodap XVI Yahukimo, pimpinan Elkius Kobak menyatakan bertanggung jawab terhadap peristiwa itu.

Amnesty Internasional Indonesia pun menyatakan, aksi tersebut adalah pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang tragis dan mendalam.

Hal ini dikatakan Direktur Eksekutif Amnesty Internasional Indonesia, Usman Hamid seperti dikutip dari laman.www.amnesty.id, Minggu (05/07/2026).

“Ini adalah pelanggaran hak asasi manusia yang tragis dan mendalam. Kami menyampaikan belasungkawa terdalam kami kepada keluarga dan teman-teman Bapak Goselin di masa yang sangat sulit ini,”kata Usman Hamid.

Ia mengatakan, pembunuhan yang disengaja terhadap seorang pilot sipil dan pembakaran pesawatnya, merupakan suatu kemerosotan nyata dalam perlindungan warga sipil di wilayah Tanah Papua.

Sebab, pembunuhan yang disengaja terhadap warga sipil merupakan pelanggaran hak untuk hidup dan pelanggaran berat terhadap prinsip-prinsip kemanusiaan, dan tidak ada pembenaran untuk serangan seperti ini.

“Tidak seorang pun dapat mengklaim bahwa ini sesuai dengan prinsip dan nilai-nilai kemanusiaan. Pembunuhan yang melanggar hukum ini dan serangan terhadap pesawat komersial harus segera diselidiki menyeluruh. Semua pelaku harus dimintai pertanggungjawaban,”ucapnya.

Menurutnya, semua pihak yang terlibat dalam konflik di Tanah Papua, harus mengirimkan pesan yang jelas kepada orang-orang yang mereka pimpin bahwa setiap serangan yang melanggar hukum terhadap masyarakat biasa tidak dapat diterima.

Selain itu, para penyintas dan keluarga korban berhak mengetahui apa yang terjadi, siapa yang bertanggung jawab, dan langkah konkret apa yang akan diambil pemerintah Indonesia untuk menegakkan keadilan.
Hanya investigasi yang independen dan tidak memihak yang dapat menghasilkan persidangan, yang kredibel dan adil.

“Semua pihak yang terlibat dalam konflik berkepanjangan di Papua, termasuk militer Indonesia dan kelompok bersenjata, harus mematuhi hukum internasional dan mengakui bahwa hak untuk hidup tidak dapat ditawar,”ujarnya.

Pilot Nicholas F. Goselin ditembak setelah mendaratkan pesawat komersial yang membawa tujuh penumpang sipil di kabupaten Yahukimo.

Setelah penembakan, kelompok penyerang membakar pesawat tersebut. Pilot tersebut tewas, tetapi ketujuh penumpang selamat tanpa cedera.

TPNPB mengaku, bertanggung jawab atas pembunuhan pilot Amerika dan pembakaran pesawat tersebut. Mereka menyatakan, penerbangan tersebut melanggar larangan perjalanan udara, di wilayah operasional mereka.

Mereka menduga militer Indonesia sering menggunakan pesawat sipil,untuk memindahkan pasukan dan pasokan ke zona konflik di Tanah Papua.

Kelompok itu mengatakan, mereka menganggap setiap pesawat sipil yang memasuki wilayah tersebut sebagai target yang sah, dan menambahkan bahwa serangan itu adalah “pesan” kepada pemerintah AS dan Indonesia.

Sebelumnya pada 5 Agustus 2024, pilot Selandia Baru Glen Malcolm Conning tewas dibunuh oleh kelompok bersenjata setelah mendaratkan pesawatnya di kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.

Setahun sebelumnya, pada 7 Februari 2023, warga Selandia Baru Phillip Mehrtens disandera oleh TPNPB setelah mendaratkan pesawat komersial kecil di wilayah Nduga yang terpencil dan bergunung-gunung di Dataran Tinggi Papua.

Ia ditahan selama lebih dari 19 bulan sebelum dibebaskan, pada 21 September 2024.

Kematian warga AS di Papua Tengah terjadi pula pada Agustus 2002, di areal konsesi tambang PT Freeport yang bertugas sebagai guru antara lain Ted Burcon (46) dan Ricky Spears (36).

Nicholas lahir di Connecticut, Amerika Serikat pada 16 November 1996, kini berusia 29 tahun jelang memasuki 30 tahun. Data yang dikutip dari LinkedIn, kuliah di Bridgewater State University dengan program manajemen aviasi.

Nicholas yang akrab disapa Nick mengawali karirnya di dunia aviasi sejak 2013. Ia pertama kali magang untuk Image Aviation Service, di Oxford, Connecticut. Selanjutnya, pria asal Amerika Serikat ini bekerja di PenAir pada 2015-2018 bertugas sebagai Ramp Agent dan Operations Agent.

Ia memulai karir sebagai pilot di berbagai maskapai penerbangan, mulai dari Mills Air Service di Massachusetts, Skydive Virgins Island, hingga yang terlama menjadi pilot di Grant Aviation, sebelum tewas setelah menjadi pilot pada PT Associated Mission Aviation (AMA) di Papua. [GRW]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Amnesty Internasional IndonesiaDitembakNicholas F. GoselinPilot AS
ShareTweetSend

Related Posts

Penembakan Pilot di Yahukimo Papua Bertentangan dengan Hukum Humaniter Internasional

Penembakan Pilot di Yahukimo Papua Bertentangan dengan Hukum Humaniter Internasional

Juli 4, 2026
Pesawat AMA Tak Digunakan Mengangkut TNI-Polri

Pesawat AMA Tak Digunakan Mengangkut TNI-Polri

Juli 4, 2026
Militerisasi pada Ruang Sipil di Indonesia Makin Meluas

Militerisasi pada Ruang Sipil di Indonesia Makin Meluas

Juni 26, 2026

Pelajar di Yahukimo Papua Pegunungan Dilaporkan Ditembak

Juni 16, 2026

Usai Ditembak Anggota TPNPB, Jenazah Mantan Kapolsek Mulia Dievakuasi ke Timika

April 8, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?