
SORONG, satukanindonesia.com – Menanggapi berbagai persoalan lingkungan, ilegal logging, dan pertambangan ilegal (ilegal mining) yang terjadi di Provinsi Papua Barat Daya (PBD). Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) baru, Brigjen Pol. Yulius Audie Sonny Latuheru diminta menindak tegas para pelaku.
Hal ini ditegaskan Ketua LMA Provinsi Papua Barat Daya, George Syors Dedaida kepada wartawan, Sabtu (04/07/2026).
Ia mengatakan, sebagai pemimpin lembaga adat sangat berharap kepada Kapolda baru untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang terjadi di wilayah Papua Barat Daya.
“Masalah Linkungan, ilegal mining, dan ilegal logging yang terjadi di provinsi ini (Papua Barat Daya), kita berharap pak Kapolda baru bisa tegak lurus untuk menyelesaikan persoalan-persoalan ini dengan baik,”ujarnya.
Tak hanya itu, kata Anggota DPR Papua Barat Daya ini, penegakan hukum sangatlah penting, agar menjadi dasar dalam membangun daerah kedepan.
“Kami (lembaga masyarakat Adat) memberikan dukungan kepada Kapolda untuk betul-betul menempatkan hukum sebagai panglima di provinsi Papua Barat Daya,”tegasnya.
Dicecar terkait ilegal logging atau penebangan kayu di hutan adat, katanya lagu, Kapolda baru harus lebih serius menanganinya.
“Karena ini (ilegal logging) merupakan luka lama yang belum sembuh . Kapolda sebelumnya sudah menjalankan, cuma belum selesai. Maka kami berharap, Kapolda yang baru bisa menuntaskan itu,”sebut George Dedaida.
Apalagi, ia menambahkan, wilayah Tanah Papua (sorong-samarai) terlebih di provinsi Papua Barat Daya ada UU Otsus yang pro terhadap masyarakat Adat.
“Kami DPR juga sudah mendorong pengakuan hak masyarakat hukum adat. Semoga itu bisa menjadi payung hukum dalam penindakan. Kapolda harus tegak lurus atau lebih pro ke masyarakat,”pungkasnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, adanya dugaan aktivitas penimbunan kayu ilegal di kampung Sapotaming, distrik Moswaren, kabupaten Sorong Selatan (Sorsel).
Dan penampungan kayu dalam jumlah besar yang diduga tidak dilengkapi dokumen resmi, di kawasan Tampa Garam, Kota Sorong. [GRW]










