• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Hadiri Forum Internasional, Laus Rumayom Soroti Posisi Papua dalam Geopolitik Indo-Pasifik

Hadiri Forum Internasional, Laus Rumayom Soroti Posisi Papua dalam Geopolitik Indo-Pasifik

Oktober 26, 2026
NTNT TNI AL-RSN 2026 Tingkatkan Kerja Sama Saling Menguntungkan Kedua Pihak

NTNT TNI AL-RSN 2026 Tingkatkan Kerja Sama Saling Menguntungkan Kedua Pihak

Oktober 27, 2026
Prof Grace Kandou Dinilai Mampu Wujudkan Unsrat Unggul, Riset Berdampak, dan Berdaya Saing Global

Prof Grace Kandou Dinilai Mampu Wujudkan Unsrat Unggul, Riset Berdampak, dan Berdaya Saing Global

Oktober 27, 2026
ADVERTISEMENT
Ratusan Wartawan Senior Ikut Cek Kesehatan Gratis

Ratusan Wartawan Senior Ikut Cek Kesehatan Gratis

Oktober 27, 2026
Jelang Natura, Mendagri Tito : Penyaluran Bansos dan Operasi Pasar Penting

Jelang Natura, Mendagri Tito : Penyaluran Bansos dan Operasi Pasar Penting

Oktober 27, 2026
Skema Impor Minyak di Ubah, Pemerintah Tugasnya BLU sebagai Pelaksana

Skema Impor Minyak di Ubah, Pemerintah Tugasnya BLU sebagai Pelaksana

Oktober 27, 2026
Tak Ada Pelanggaran Kontrak, Indonesia Pangkas Ekspor Gas ke Singapura

Tak Ada Pelanggaran Kontrak, Indonesia Pangkas Ekspor Gas ke Singapura

Oktober 27, 2026
Prabowo dan Gubernur Universitas Republik Indonesia Bahas 384 calon Pemimpin Masa Depan

Prabowo dan Gubernur Universitas Republik Indonesia Bahas 384 calon Pemimpin Masa Depan

Oktober 27, 2026
Pemberhentian Firdaus Dipersoalkan, Mengapa Tak Ada Tabayun?

Pemberhentian Firdaus Dipersoalkan, Mengapa Tak Ada Tabayun?

Oktober 27, 2026
Wali Kota Bekasi Bersama Gubernur KDM Sosialisasi Aplikasi Platfrom Nyari Gawe, 32 Ribu Lebih Lowongan Tersedia

Wali Kota Bekasi Bersama Gubernur KDM Sosialisasi Aplikasi Platfrom Nyari Gawe, 32 Ribu Lebih Lowongan Tersedia

Oktober 27, 2026
Perpanjangan PKS TPS Bantargebang Ditandatangani, Pemkot Bekasi dan Pemprov Jakarta Ubah Pola Tata Kelola Sampah

Perpanjangan PKS TPS Bantargebang Ditandatangani, Pemkot Bekasi dan Pemprov Jakarta Ubah Pola Tata Kelola Sampah

Oktober 26, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Selasa, Oktober 27, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Internasional

Hadiri Forum Internasional, Laus Rumayom Soroti Posisi Papua dalam Geopolitik Indo-Pasifik

(Internasional)

Oktober 26, 2026
in Internasional
0
0
SHARES
54
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
FOTO : Founder dan Ketua Umum Analisis Papua  Strategis (APS) Center for Development and Global Studies, Laus D.C. Rumayom//GRW-dok.pribadi

JAYAPURA, satukanindonesia.com – Founder sekaligus Ketua Umum Analisis Papua Strategis (APS) Center for Development and Global Studies, Laus D.C. Rumayom, menghadiri forum internasional One Ocean Week Seattle Summit 2026 yang berlangsung pada 19–25 Oktober 2026 di Bell Harbor International Conference Center, Washington, Amerika Serikat.

Laus merupakan akademisi Hubungan Internasional pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu  Politik (FISIP) Universitas Cenderawasih, Papua, serta mantan Tenaga Ahli Madya Kantor Staf Presiden periode 2019–2024.

Dalam forum tersebut, Laus menyampaikan, pandangannya mengenai posisi  strategis Indonesia, khususnya Tanah Papua, dalam geopolitik maritim dan dinamika persaingan kekuatan global di kawasan Indo-Pasifik.

Menurut Laus, wilayah timur Indonesia memiliki peran penting dalam membangun konektivitas perdagangan global, memperkuat hubungan dengan kawasan Pasifik Selatan, serta menjadi titik temu berbagai kepentingan strategis negara-negara besar.

“Geopolitik maritim Indonesia menempatkan Tanah Papua sebagai salah satu simpul strategis konektivitas perdagangan global. Papua bukan hanya wilayah perbatasan, tetapi juga gerbang penghubung Indonesia dengan Pasifik Selatan dan kawasan Australia, sekaligus bagian penting dari dinamika geopolitik Indo-Pasifik,”ujar Laus dalam forum tersebut yang dikutip, Minggu (25/10/2026).

One Ocean Week Seattle merupakan forum strategis global yang mempertemukan pemimpin sektor kelautan, inovator teknologi, investor, pembuat kebijakan, akademisi, seniman, serta komunitas dari berbagai negara. Forum ini membahas inovasi, kolaborasi, dan aksi nyata untuk mengembangkan ekonomi biru (blue economy).

Diselenggarakan oleh Maritime Blue, rangkaian kegiatan tersebut memadukan dialog kebijakan tingkat tinggi dengan inovasi praktis, program budaya, dan pelibatan generasi muda. Forum ini juga mendorong kolaborasi lintas sektor untuk menjawab tantangan kelautan dan mewujudkan masa depan maritim yang berkelanjutan serta inklusif.

FOTO : Laus D.C. Rumayom saat menghadiri forum internasional One Ocean Week Seattle Summit 2026 yang berlangsung pada 19–25 Oktober 2026 di Bell Harbor International Conference Center, Washington, Amerika Serikat//GRW-dok.pribadi

Laus menjelaskan, posisi geografis Papua memberikan peluang besar bagi Indonesia untuk memperkuat perannya sebagai negara maritim. Kota-kota seperti Sorong, Jayapura, dan Merauke berpotensi dikembangkan sebagai simpul logistik, energi, dan konektivitas perdagangan yang menghubungkan Indonesia dengan Pasifik Selatan dan Australia.

“Papua memiliki posisi geografis yang sangat strategis. Sorong, Jayapura, dan Merauke dapat dikembangkan sebagai pusat konektivitas maritim, logistik, dan perdagangan. Namun, potensi tersebut harus ditopang oleh infrastruktur yang memadai, kebijakan yang terintegrasi, serta keberpihakan pada kesejahteraan masyarakat setempat,” katanya.

Menurutnya, pengembangan konektivitas maritim di Tanah Papua perlu menjadi bagian dari strategi nasional untuk memperkuat poros maritim Indonesia. Pembangunan pelabuhan, transportasi laut, dan infrastruktur pendukung harus diarahkan tidak hanya untuk meningkatkan arus perdagangan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat Papua.

Selain potensi ekonomi, Laus menyoroti persaingan kekuatan global di kawasan Indo-Pasifik yang semakin memengaruhi lingkungan strategis Papua dan Pasifik Selatan.

Kawasan tersebut berkaitan dengan kepentingan strategis Amerika Serikat dan Tiongkok, serta kerja sama keamanan seperti AUKUS yang melibatkan Australia, Inggris, dan Amerika Serikat. Perkembangan kerja sama pertahanan di kawasan, termasuk di negara tetangga seperti Papua Nugini, turut membentuk dinamika keamanan regional.

“Persaingan kekuatan besar di Indo-Pasifik harus dibaca secara cermat. Indonesia perlu menjaga kedaulatan dan kepentingan nasional, sekaligus memperkuat diplomasi maritim agar kawasan Pasifik tetap menjadi ruang kerja sama, stabilitas, dan pembangunan bersama,”ujar Laus.

Ia menilai, posisi strategis Papua menuntut pendekatan kebijakan yang mampu menyeimbangkan kepentingan ekonomi, keamanan, dan diplomasi. Indonesia perlu memperkuat kemitraan regional tanpa meninggalkan prinsip politik luar negeri bebas aktif. StrategiBisnis

Laus juga menekankan pentingnya memperkuat keamanan maritim di perairan timur Indonesia. Wilayah laut yang luas dan jarak geografis yang jauh dari pusat pemerintahan menghadirkan tantangan tersendiri dalam pengawasan dan penegakan hukum.

Sejumlah persoalan yang perlu mendapat perhatian meliputi penangkapan ikan ilegal (illegal fishing), penyelundupan, serta aktivitas lintas batas yang berpotensi mengganggu keamanan dan kepentingan ekonomi nasional.

“Penguatan kedaulatan maritim tidak cukup hanya melalui kehadiran aparat keamanan. Indonesia juga membutuhkan sistem pengawasan laut yang efektif, kapasitas penegakan hukum yang kuat, serta pembangunan ekonomi pesisir yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” ungkapnya.

Menurut Laus, keamanan maritim harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir. Dengan pendekatan tersebut, masyarakat lokal dapat berperan penting dalam menjaga laut sekaligus memperoleh manfaat ekonomi dari pengelolaan sumber daya kelautan secara berkelanjutan.

Dari perspektif pembangunan, Laus menilai penguatan infrastruktur maritim menjadi salah satu kunci untuk mengoptimalkan posisi strategis Papua. Konektivitas pelabuhan, transportasi laut, fasilitas logistik, dan infrastruktur pendukung lainnya perlu dikembangkan secara terintegrasi.

Pembangunan tersebut diharapkan memperlancar distribusi barang, memperluas akses pasar, meningkatkan daya saing ekonomi kawasan timur Indonesia, serta memperkuat integrasi maritim nasional.

Namun, ia menegaskan bahwa pengembangan ekonomi biru tidak boleh hanya berorientasi pada eksploitasi sumber daya laut dan peningkatan aktivitas perdagangan. Keberlanjutan ekosistem laut, perlindungan masyarakat pesisir, serta keterlibatan masyarakat adat Papua juga harus menjadi bagian penting dari agenda pembangunan.

“Ekonomi biru harus dibangun dengan prinsip keberlanjutan dan keadilan. Papua tidak boleh hanya diposisikan sebagai jalur perdagangan atau kawasan sumber daya, tetapi harus menjadi wilayah yang masyarakatnya memperoleh manfaat nyata dari pengembangan ekonomi maritim,” tegasnya.

Kehadiran Laus D.C. Rumayom dalam One Ocean Week Seattle Summit 2026 menjadi bagian dari keterlibatan akademisi dan pemikir  strategis Papua dalam diskusi global mengenai masa depan maritim.

Forum tersebut membuka ruang pertukaran gagasan tentang sinergi potensi kelautan, inovasi teknologi, diplomasi, dan pembangunan berkelanjutan dalam menjawab tantangan di kawasan Indo-Pasifik.

Bagi Indonesia, khususnya Tanah Papua, tantangan ke depan bukan hanya mempertahankan posisi geografis yang strategis, melainkan juga menerjemahkan keunggulan tersebut menjadi kekuatan ekonomi, diplomasi, dan keamanan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. [ONE/GRW]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Forum InternasionalKetua Umum Analisis Papua Strategis (APS) Center for Development and Global StudiesLaus D.C. Rumayom
ShareTweetSend

Related Posts

No Content Available
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?