• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Mendikbud Kunjungi Sekolah Pasca Dibakar KKSB

Mendikbud Kunjungi Sekolah Pasca Dibakar KKSB

November 6, 2018
Menteri PANRB Harap MPP Jadi Pusat Solusi Layanan Publik, Bukan Sekadar Kumpulan Loket

Menteri PANRB Harap MPP Jadi Pusat Solusi Layanan Publik, Bukan Sekadar Kumpulan Loket

Juni 14, 2026
Komisi IV Perlunya Penguatan Aspek Sosial dalam Revisi UU Kehutanan

Komisi IV Perlunya Penguatan Aspek Sosial dalam Revisi UU Kehutanan

Juni 14, 2026
ADVERTISEMENT
Kemkomdigi Tambah 200 Titik Nobar Piala Dunia 2026 hingga Daerah

Kemkomdigi Tambah 200 Titik Nobar Piala Dunia 2026 hingga Daerah

Juni 14, 2026
Sambut Libur Sekolah 2026, Kemenhub Perketat Pengawasan Kapal Penumpang 

Sambut Libur Sekolah 2026, Kemenhub Perketat Pengawasan Kapal Penumpang 

Juni 14, 2026
Komisi I DPR Soroti Kesejahteraan Babinsa, Ribuan Prajurit di Daerah Masih Kekurangan Fasilitas Operasional

Komisi I DPR Soroti Kesejahteraan Babinsa, Ribuan Prajurit di Daerah Masih Kekurangan Fasilitas Operasional

Juni 14, 2026
BMKG: Prakiraan Cuaca Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

BMKG: Prakiraan Cuaca Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

Juni 14, 2026
Anggota Komisi I DPR: Sinergi TNI dan Komdigi Jaga Stabilitas Nasional

Anggota Komisi I DPR: Sinergi TNI dan Komdigi Jaga Stabilitas Nasional

Juni 14, 2026
KSP Pastikan Pemerintah Selalu Terbuka Terhadap Kritik

KSP Pastikan Pemerintah Selalu Terbuka Terhadap Kritik

Juni 13, 2026
DPR Soroti Kenaikan Harga BBM, Minta Tarif Listrik hingga Gas Melon Tetap Terjangkau

DPR Soroti Kenaikan Harga BBM, Minta Tarif Listrik hingga Gas Melon Tetap Terjangkau

Juni 13, 2026
Tersangka Korupsi MBG, Komisaris Penyedia Motor Listrik Ditahan

Tersangka Korupsi MBG, Komisaris Penyedia Motor Listrik Ditahan

Juni 13, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Senin, Juni 15, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional

Mendikbud Kunjungi Sekolah Pasca Dibakar KKSB

[Nasional]

November 6, 2018
in Nasional
0
0
SHARES
284
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Mendikbud Muhadjir Effendy mengunjungi gedung sekolah di Banti yang dibakar oleh KKSB, Papua, Selasa (24/04/2018). (foto: google images)

Timika, SatukanIndonesia.com – Pembakaran sejumlah fasilitas pendidikan yang ada di kampung Banti kompleks dan korban penganiayaan dan pelecehan Seksual para guru di Aroanop Distrik Tembagapura oleh Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) berimbas pada terganggunya pelaksanaan Ujian Nasional yang diikuti oleh siswa SD maupun SMP yang ada disana.

Karena hal tersebut, akhirnya Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia, Prof. Drs. Muhadjir Effendy didampingi oleh Danbrigif 20/IJK Kolonel Inf Frits Pelamonia melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) di wilayah tersebut untuk melihat kondisi secara langsung beberapa fasilitas pendidikan pasca dibakar oleh KKSB.

Mendikbud dijadwalkan tiba hari ini (24/04/2014) dari Timika kemudian melanjutkan perjalanan menuju kampung Banti dan Aroanop menggunakan 2 Helikopter jenis Bell 412 milik Penerbad.

Dalam kunjungannya kali ini Mendikbud mendapat pengawalan oleh Satuan tugas pengaman TNI AD dipimpin Kolonel Inf Frits Pelamonia melihat kondisi sisa-sisa reruntuhan SD, SMP dan Perumahan Guru yang rusak akibat aksi pembakaran oleh KKSB.

“Hari ini saya sudah melihat sendiri beberapa fasilitas pendidikan yang ada di kampung Banti dan Aroanop habis dibakar oleh mereka (KKSB/OPM), tentu saja perbuatan mereka ini sangat tidak bertanggung jawab,” Ungkap Mendikbud.

Ditengah-tengah upaya keras pemerintah yang didukung oleh para relawan-relawan Bangsa yang mengabdikan dirinya untuk membangun SDM dengan mencerdaskan kehidupan generasi Papua, ada juga orang yang tidak punya nurani berlaku biadab merenggut masa depan anak-anak Papua, lanjut Muhajir dengan wajah miris.

Selain itu, Mendikbud menambahkan bahwa fasilitas-fasilitas pendidikan akan segera dibangun kembali oleh pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI melalui anggaran pendidikan tahun 2018 dan dibantu oleh PT. Freeport Indonesia.

“Kami akan segera membangun kembali fasilitas pendidikan yang telah dirusak oleh KKSB, tentunya pembangunan ini harus dilakukan secara swadaya, yang artinya dibangun oleh masyarakat setempat dan bekerjasama dengan aparat keamanan, agar masyarakat ikut memiliki dan bertanggung jawab kepada kondisi pembangunan tempat sekolah,” terang Mendikbud.

Sementara itu, Lanjut Mendikbud, ada beberapa siswa SMP yakni sebanyak 13 orang akan di evakuasi menuju Timika untuk melaksanakan Ujian Nasional susulan, mengingat kondisi fasilitas di kampung sudah tidak ada. Dalam pelaksanaannya akan mendapatkan pengawalan dan pendampingan TNI, tentu saja akan difasilitasi Pemda melalui dinas pendidikan Mimika.

“Mereka terpaksa kami evakuasi menuju Timika untuk mengikuti Ujian Nasional karena dikampung mereka saat ini fasilitas pendidikan sudah dibakar KKSB dan para guru-guru juga tidak ada karena sebelumnya sudah dievakuasi menuju Timika,” Ujar Mendikbud.

Setelah meninjau beberapa fasilitas pendidikan yang ada di kampung-kampung tersebut, Mendikbud berserta rombongan didampingi Danbrig selaku Dansatgas menemui beberapa siswa SD dan SMP yang ada di kampung tersebut untuk memberikan beberapa bantuan sosial berupa buku-buku, alat tulis, sembako dan bendera Merah Putih kecil yang semuanya akan dibagikan kepada siswa-siswi korban dari KKSB.

Momen menarik saat kunjungan Mendikbud di Kampung Banti dan Aroanop, Mendikbud terlihat senang sekali dan terharu betapa pintar dan cerdasnya anak-anak yang ada di kampung tersebut. Bagaimana tidak, Mendikbud saat tiba langsung diberi sambutan oleh siswa-siswa dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia. Para pelajar juga secara cerdas mampu menjawab seluruh pertanyaan-pertanyan yang dilontarkan oleh Muhajir. Inilah hasil karya para guru-guru kontrak yang beberapa hari lalu mendapatkan penganiayaan serta pemerkosaan oleh KKSB secara biadab, bahkan Saya dapat laporan bahwa ada yang sampai nyaris meregang nyawa. Tutur Muhajir.

Selama TNI menduduki Aroanop Kompleks dan melaksanakan pengamanan, TNI juga aktif mengajar di SD Kampung Omponi Aroanop melanjutkan pengabdian para guru yang telah dievakuasi. Semangat belajar mereka sungguh luar biasa dan cerdas Bapak. Lapor Frits kepadan Muhajir.

Kami juga sudah mendapatkan perintah dari Pangdam XVII/Cend Mayjen TNI George Elnadus Supit untuk segera mendirikan Pos Pengaman TNI di Banti Kompleks dan Aroanop. Frits menjelaskan. Saat ini ada 1 SST (Satuan Setingkat Peleton) dibantu oleh rekan-rekan dari Brimob Polda mengamankan Banti, Kimbely dan Opitawak. Sedangkan 1 STT seluruhnya pasukan pengaman TNI mengamankan Aroanop sembari mengajar mengisi kekosongan guru di kampung ini, Frits menambahkan.

Intinya TNI dalam hal ini Kodam XVII/Cend bertekad menjamin keamanan masyarakat Papua secara umum dan khususnya wilayah Tembagapura serta mengawal generasi Papua harapan Bangsa untuk merahi masa depan yang lebih cerah, ujar Kapendam XVII/Cenderawasi Kol Inf Muhammad Aidi saat dikonfirmasi melalu telpon selulernya. Tekhnis pengaman selanjutnya akan diatur oleh Kodam. Aidi menambahkan.

Selain melihat suasana belajar mengajar para anak-anak Aroanop dibawah asuhan Prajurit TNI, Mendikbud juga mengadakan game atau lomba-lomba untuk anak-anak dengan berbagai permainan ringan, pemenangnya mendapatkan hadia dari Mentri. Anak-anak Aroanop sangat antusias dan bergembira ria mengikuti lomba yang dilaksanakan oleh Pak Mentri, tergambar suasana ceria dari raut wajah mereka sebagai generasi emas Papua harapan Bangsa dan Negara.

Serangkaian kunjungan tersebut akhirnya ditutup dengan pemberian bantuan sembako kepada masyarakat berupa beras, gula pasir, kopi, susu kaleng, dan minyak goreng. (*)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: KKSB PapuaMendikbudMuhadjir EffendyPembakaran Sekolah di PapuaSatukan Indonesia
ShareTweetSend

Related Posts

Serangan pada Media Siber Merupakan Bentuk Kekerasan Terhadap Pers

Serangan pada Media Siber Merupakan Bentuk Kekerasan Terhadap Pers

Februari 21, 2025
Ini Respons Menko PMK Usai Disebut PDIP Masuk Bursa Cawapres Ganjar

Menteri PMK Nilai Pemilu Satu Putaran Hemat Dana Rp 40 Triliun

Februari 19, 2024
Ini Respons Menko PMK Usai Disebut PDIP Masuk Bursa Cawapres Ganjar

Menko PMK Muhadjir Effendy Harap Pilpres 2024 Hanya Satu Putaran, Ini Alasannya

Februari 8, 2024

Menko PMK Ungkap Darurat Rabies di NTT: 1.823 Kasus, 11 Meninggal Dunia

November 21, 2023

Tak Hanya Dukung Erick Thohir, PAN Juga Dorong Muhadjir Effendi Jadi Cawapres Prabowo

Agustus 27, 2023
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?