• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Nadiem: Mewajibkan Sekolah Punya 2 Pilihan, Daring dan Luring

Nadiem: Mewajibkan Sekolah Punya 2 Pilihan, Daring dan Luring

Maret 30, 2021
Koordinator APPTHI Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan Hukum di Wilayah Timur

Koordinator APPTHI Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan Hukum di Wilayah Timur

Oktober 14, 2026
8 Fraksi DPRD Batam Dukung Pembahasan Revisi Perda Ketertiban Umum

8 Fraksi DPRD Batam Dukung Pembahasan Revisi Perda Ketertiban Umum

Oktober 14, 2026
ADVERTISEMENT
PBJS Jabodetabek Gelar Pesta Parolopolopon Tahun 2026, Prof. Pantas Silaban : Silaban Masihol Dihasadaon

PBJS Jabodetabek Gelar Pesta Parolopolopon Tahun 2026, Prof. Pantas Silaban : Silaban Masihol Dihasadaon

Oktober 14, 2026
Biarkan PBB berkunjung ke Papua Barat, Indonesia Tidak Perlu Takut

Biarkan PBB berkunjung ke Papua Barat, Indonesia Tidak Perlu Takut

Oktober 14, 2026
Gagalkan Peredaran Narkotika, TNI AL Amankan Ribuan  Cartridge Liquid Vape Terindikasi Kokain Liquid di Lampung

Gagalkan Peredaran Narkotika, TNI AL Amankan Ribuan  Cartridge Liquid Vape Terindikasi Kokain Liquid di Lampung

Oktober 14, 2026
Pererat Persahabatan di Fiji, Satgas Port Visit 2026 Hadirkan Bakti Sosial Lintas Komunitas

Pererat Persahabatan di Fiji, Satgas Port Visit 2026 Hadirkan Bakti Sosial Lintas Komunitas

Oktober 14, 2026
Perkuat Pertahanan, TNI dan ADF Latihan Gabungan di Banyuwangi

Perkuat Pertahanan, TNI dan ADF Latihan Gabungan di Banyuwangi

Oktober 14, 2026
Menperin Dorong Industri Nasional Manfaatkan Wajib Halal 2026 untuk Tingkatkan Daya Saing Produk hingga Pasar Global

Menperin Dorong Industri Nasional Manfaatkan Wajib Halal 2026 untuk Tingkatkan Daya Saing Produk hingga Pasar Global

Oktober 14, 2026
Kabut Asap Karhutla Meluas, DPR Minta Layanan Kesehatan di Wilayah Terdampak Disiagakan

Kabut Asap Karhutla Meluas, DPR Minta Layanan Kesehatan di Wilayah Terdampak Disiagakan

Oktober 14, 2026
KPK OTT BNPB,  Tangkap Sestama Rustian dan Sita Uang-Emas Rp1,4 Miliar

KPK OTT BNPB,  Tangkap Sestama Rustian dan Sita Uang-Emas Rp1,4 Miliar

Oktober 14, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Kamis, Oktober 15, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional

Nadiem: Mewajibkan Sekolah Punya 2 Pilihan, Daring dan Luring

[Nasional]

Maret 30, 2021
in Nasional
0
0
SHARES
47
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Pemerintah memutuskan untuk mengeluarkan peraturan yang mewajibkan sekolah memberikan dua opsi pembelajaran, yakni belajar tatap muka dan pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara online (daring) atau luring.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengungkapkan kebijakan tersebut diatur melalui revisi Surat Keputusan Bersama 4 Menteri Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19.

“Apa kebijakan yang kita keluarkan? (…) Pemerintah pusat, pemerintah daerah, kantor (wilayah) Kemenag mewajibkan satuan pendidikan menyediakan layanan pembelajaran tatap muka terbatas dengan menerapkan prokes dan masih ada opsi PJJ,” tuturnya dalam konferensi pers daring, dilansir dari CNN Indonesia, Selasa (30/3/2021).

Nadiem menegaskan kebijakan ini diambil karena ia mendapati pemerintah daerah masih ragu membuka sekolah. Padahal, katanya, pemerintah pusat sudah mendorong pembukaan sekolah sejak 2020.

Ia memaparkan hanya 22 persen dari keseluruhan jumlah sekolah (435.768 sekolah menurut Data Pokok Pendidikan) yang berani belajar tatap muka. Nadiem mengatakan bahkan di zona hijau hanya 41 persen sekolah yang sudah tatap muka.

Sementara, hanya 29 persen sekolah yang berani buka di zona kuning, 13 persen sekolah di zona oranye dan 6 persen sekolah di zona merah. Angka ini belum memuaskan bagi Nadiem.

“Karena perkembangan tatap muka ini masih lumayan pelan, jadi kami di pemerintah pusat merasa harus kami dorong lebih jauh lagi dan Alhamdulillah dengan adanya vaksinasi ada kesempatan untuk mengakselerasi,” katanya.

Nadiem menyatakan pembelajaran tatap muka berlaku mulai saat ini, karena vaksinasi kepada guru sudah dimulai. Opsi tatap muka berlaku bagi sekolah yang telah melaksanakan vaksinasi terhadap guru dan tenaga pendidik.

“Tidak ada kebijakan pembelajaran tatap muka di bulan Juli 2021. Pembelajaran tatap muka mulai sekarang,” kata Nadiem.

Kebijakan itu untuk memenuhi target pada Juli 2021 semua sekolah sudah melakukan pembelajaran tatap muka terbatas.

Meskipun semua sekolah diwajibkan mulai buka, Nadiem menegaskan keputusan seorang siswa belajar di sekolah tetap ada di tangan orang tua/wali. Jika orang tua/wali tidak berkenan, siswa masih bisa belajar dari rumah.

Selain itu, jumlah siswa yang belajar di kelas juga harus dipangkas menjadi setengah dari kapasitas normal atau maksimal 18 orang. Dengan begitu, Nadiem membebaskan jumlah hari bagi setiap siswa harus belajar di sekolah.

“Kenapa masih ada opsi [PJJ]? Karena protokol kesehatan [di kelas] maksimal 50 persen [kapasitas]. Jadi walaupun sudah vaksinasi dan diwajibkan tatap muka terbatas, tapi masih harus melalui sistem rotasi,” tambah dia. (*)

 

 

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Belajar Tatap MukaNadiem Makarimpembelajaran jarak jauh
ShareTweetSend

Related Posts

Kasus Korupsi Laptop Chromebook Seret Nadiem, Pengamat Nilai Kerusakan Sistem Pendidikan Era Jokowi

Kasus Korupsi Laptop Chromebook Seret Nadiem, Pengamat Nilai Kerusakan Sistem Pendidikan Era Jokowi

Mei 17, 2026
PN Jaksel Tolak Praperadilan Nadiem, Kasus Dugaan Korupsi Laptop Berlanjut

PN Jaksel Tolak Praperadilan Nadiem, Kasus Dugaan Korupsi Laptop Berlanjut

Oktober 14, 2025
6 Saksi Diperiksa Kejagung Terkait Korupsi Chromebook, Termasuk Eks Sekretaris Nadiem

6 Saksi Diperiksa Kejagung Terkait Korupsi Chromebook, Termasuk Eks Sekretaris Nadiem

September 16, 2025

Hotman Paris Sebut Kasus Korupsi Laptop Sama Seperti Tom Lembong, Nadiem Tidak Pernah Terima Satu Sen Pun

September 5, 2025

Pakar Hukum: Penetapan Nadiem Makarim sebagai Tersangka Sudah Sesuai

September 5, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?