• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Sebagian Negara Eropa Hentikan Sementara Penggunaan Vaksin AstraZeneca

Terkuak rusak 15 Juta dosis, AS Hentikan Produksi Vaksin AstraZeneca

April 4, 2021
Mendagri Tito Ingatkan Kepala Desa Jaga Integritas dan Kuasai Manajemen Pemerintahan

Mendagri Tito Ingatkan Kepala Desa Jaga Integritas dan Kuasai Manajemen Pemerintahan

Juli 14, 2026
DPR Pertimbangkan Bahas RUU Ketenagakerjaan Selama Masa Reses, Komisi IX Sebut Revisi Mendesak

DPR Pertimbangkan Bahas RUU Ketenagakerjaan Selama Masa Reses, Komisi IX Sebut Revisi Mendesak

Juli 14, 2026
ADVERTISEMENT
Komisi VII DPR: Pemerataan Akses Pembiayaan UMKM Kunci untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

Komisi VII DPR: Pemerataan Akses Pembiayaan UMKM Kunci untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

Juli 14, 2026
DPR Targetkan Pembahasan RUU Perampasan Aset Selesai Tahun Ini

DPR Targetkan Pembahasan RUU Perampasan Aset Selesai Tahun Ini

Juli 14, 2026
DPRD Kota Batam Terima Kunker DPRD Kabupaten Tebo, Bahas Pengelolaan PAD dan Peran BUMD

DPRD Kota Batam Terima Kunker DPRD Kabupaten Tebo, Bahas Pengelolaan PAD dan Peran BUMD

Juli 14, 2026
Polri Bersama Kejagung Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Polri Bersama Kejagung Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Juli 14, 2026
Kemlu Sebut Tidak Ada Korban WNI dalam Kebakaran di Bangkok

Kemlu Sebut Tidak Ada Korban WNI dalam Kebakaran di Bangkok

Juli 14, 2026
Wakil Wali Kota Bekasi Tinjau Hari Pertama Masuk Sekolah, Pastikan Kesiapan SMP Negeri Sambut Tahun Ajaran Baru 2026

Wakil Wali Kota Bekasi Tinjau Hari Pertama Masuk Sekolah, Pastikan Kesiapan SMP Negeri Sambut Tahun Ajaran Baru 2026

Juli 14, 2026
Wali Kota Bekasi Tinjau Hari Pertama Sekolah di SMPN 12 Kota Bekasi, Pastikan MPLS Berjalan Optimal

Wali Kota Bekasi Tinjau Hari Pertama Sekolah di SMPN 12 Kota Bekasi, Pastikan MPLS Berjalan Optimal

Juli 14, 2026
Tri Adhianto Resmi Buka MPLS SMPN 12 Kota Bekasi, Tekankan Sekolah Aman dan Menyenangkan

Tri Adhianto Resmi Buka MPLS SMPN 12 Kota Bekasi, Tekankan Sekolah Aman dan Menyenangkan

Juli 14, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Rabu, Juli 15, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Internasional

Terkuak rusak 15 Juta dosis, AS Hentikan Produksi Vaksin AstraZeneca

[Internasional]

April 4, 2021
in Internasional
0
0
SHARES
92
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Vaksin Astrazeneca – Ilustrasi

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Pemerintah Amerika Serikat (AS) dilaporkan telah menghentikan produksi vaksin AstraZeneca di fasilitas Emergent BioSolutions di Baltimore. Kebijakan itu keluar setelah insiden rusaknya 15 juta dosis vaksin Johnson & Johnson (J&J).

Pekerja pabrik dilaporkan tidak sengaja menggabungkan bahan vaksin milik Johnson & Johnson dan AstraZeneca yang diproduksi di fasilitas Emergent BioSolutions.

Melansir Reuters, pemerintah AS menetapkan J&J bertanggung jawab atas kejadian itu. J&J menyatakan siap bertanggung jawab dan akan memberikan 100 juta dosis kepada pemerintah AS pada akhir Mei.

J&J juga mengatakan vaksin yang rusak belum masuk ke tahap penyelesaian.

Sedangkan AstraZeneca, yang vaksinnya belum disetujui di AS, mengatakan akan bekerja sama dengan pemerintahan AS untuk menemukan lokasi alternatif memproduksi vaksin.

Insiden itu dinilai semakin menghambat upaya AstraZeneca menjual vaksin di AS. Sebelumnya, pemerintah AS mengkritik AstraZeneca karena menggunakan data usang dalam hasil uji coba vaksinnya sebelum akhirnya merevisi studinya.

Langkah pemerintah AS menjadikan Baltimore hanya bertugas membuat vaksin J&J, agar menghindari insiden serupa terulang kembali.

Dokter penyakit menular terkemuka AS mengatakan bahwa AS mungkin tidak memerlukan vaksin AstraZeneca meskipun telah mendapat persetujuan.

Amerika Serikat diketahui memiliki kesepakatan mengirim ke Meksiko dan Kanada sekitar 4 juta dosis vaksin AstraZeneca, yang dibuat di fasilitasnya di AS.

Melansir New York Times, vakisn J&J dan AstraZeneca menggunakan teknologi yang sama dengan menggunakan versi virus yang tidak berbahaya, dikenal sebagai vektor, yang ditularkan ke dalam sel untuk membuat protein yang kemudian merangsang sistem kekebalan untuk memproduksi antibodi.

Tetapi vektor pada vaksin J&J dan AstraZeneca secara biologis berbeda dan tidak dapat ditukar satu sama lain. (BM/CNNI)

 

 

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Amerika SerikatInternasionalVaksin AstraZeneca
ShareTweetSend

Related Posts

RI-AS Perkuat Kerja Sama Pelestarian Warisan Budaya dan Pengelolaan Museum

RI-AS Perkuat Kerja Sama Pelestarian Warisan Budaya dan Pengelolaan Museum

Juni 17, 2026
Menkeu Purbaya Temui Investor Global Jamin Kondisi Fiskal Nasional

Menkeu Purbaya Temui Investor Global Jamin Kondisi Fiskal Nasional

April 15, 2026
Dubes Iran Sebut AS Terima 10 Syarat Negosiasi Gencatan Senjata

Dubes Iran Sebut AS Terima 10 Syarat Negosiasi Gencatan Senjata

April 13, 2026

SMSI Tunggu Rapimnas untuk Tentukan Sikap atas Perjanjian Dagang RI–AS

Februari 26, 2026

Wakil Ketua Komisi I: Kesepakatan Dagang Amerika-Indonesia Perkuat Hubungan Kedua Bangsa

Februari 23, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?