
Jakarta, SatukanIndonesia.com – Untuk mencegah terjadi kerumunan di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bakal berlakukan sistem buka tutup.
Hal ini disebabkan karena dalam dua hari ini, jumlah pengunjung di Pasar Tanah Abang melonjak dua sampai tiga kali lipat dari biasanya.
Dengan kebijakan ini, kata Anies, maka pintu gedung di pasar akan ditutup jika jumlah di dalam gedung sudah mencapai 50% dari kapasitas dan akan dibuka kembali jika jumlahnya sudah berkurang.
“Jumlah orang yang masuk ke kawasan pasar ditentukan. Kalau pasar di dalam, pengunjung masih penuh, maka pintu ditutup dan tidak boleh masuk sampai jumlahnya berkurang,” ujar Anies saat meninjau penerapan protokol kesehatan di Pasar Tanah Abang bersama Pangdam Jaya Dudung Abdurrachman, dan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran, Minggu (2/5/2021).
Sistem buka tutup ini, kata Anies akan disesuai dengan pengendalian lalu lintas di sekitar Pasar Tanah Abang. Jika di dalam pasar masih penuh, maka jalan menuju Pasan Tanah Abang akan ditutup.
“Jadi kebijakan buka tutup (lalu lintas) pintu pasar akan berjalan besok, pengendalian masuk keluar dari stasiun dan penertiban di jalan-jalan sekitar Tanah Abang. Intinya kita lakukan pengendalian di sini,” tutur Anies.
Selain itu, Anies mengatakan pihaknya akan mengatur jam pulang dari pengunjung ataupun penjual di Pasar Tanah Abang. Hal ini untuk mencegah terjadinya kerumunan karena mereka pulang dalam waktu bersamaan.
“Jadi mulai sore ini pasar akan ditutup dibagi ada yang jam 4 dan tutup jam 5 untuk menghindari keluar bersamaan, dan kemudian menuju ke titik yang hampir sama. Karena kemarin kereta api (penumpang) 45.000. Jadi hampir separuh menggunakan kereta api,” tandas Anies.













