
Jakarta, SatukanIndonesia.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terjatuh di hari pertama perdagangan pekan ini, Senin (28/6/2021).
IHSG mengalami pelemahan hingga 82,93 poin atau turun 1,38% ke level 5.939,47 pada akhir sesi perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Dari 11 indeks sektoral, hanya dua indeks yang menguat. Indeks sektor kesehatan melonjak 2,86%. Sektor barang konsumsi primer menguat tipis 0,05%.
Sektor barang baku menjadi pemberat IHSG hingga tutup pasar dengan penurunan 2,55%. Sektor perindustrian merosot 2,50%. Sektor infrastruktur anjlok 2,18%. Sektor energi tergerus 1,96%.
Sektor properti dan real estate turun 1,52%. Sektor keuangan merosot 1,51%. Sektor barang konsumsi nonprimer turun 1,23%. Sektor transportasi dan logistik turun 1,10%. Sektor teknologi turun 0,74%.
Total volume transaksi bursa mencapai 16,86 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 11,46 triliun sebanyak 380 saham turun harga. Hanya 139 saham yang masih menguat dan 117 saham flat.
Top gainers LQ45 hari ini adalah:
- PT Gudang Garam Tbk (GGRM) 5,16%
- PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) 3,88%
- PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) 2,25%
Top losers LQ45 terdiri dari:
- PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) -6,95%
- PT Jasa Marga Tbk (JSMR) -5,98%
- PT PP Tbk (PTPP) -5,38%
Investor asing mencatat net sell Rp 221,49 miliar di pasar reguler. Asing justru mencatat beli bersih atau net buy Rp 65,38 miliar di seluruh pasar.
Sahma-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 196,9 miliar, PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) Rp 130 miliar, dan PT Astra International Tbk (ASII) Rp 28,7 miliar.
Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) Rp 292,9 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 123 miliar, dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR) Rp 58,7 miliar. (FA/SI).













