
Jakarta, SatukanIndonesia.com – Politikus Parta Gerindra Arief Poyuono memberikan kritik terhadap pengecatan ulang pesawat Presiden atau pesawat BBJ 2.
“Cuma mau gaya-gayaan, tapi keluar uang cukup banyak, ya paling-paling cuma ngadain-ngadain proyek aja lah. Yang pasti mau dicat pakai emas, enggak ada manfaatnya bagi masyarakat yang lagi kesulitan ekonomi akibat PPKM,” ujar Arief Poyuono, Selasa (3/8/2021).
Menurut Mantan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini, pengecatan ulang terhadap Pesawat Kepresidenan itu bukan kebutuhan yang mendesak.
Baca juga: Erick Thohir Janji Berikan Hadiah untuk Ganda Putri Greysia/Apriyani

Dia menambahkan, pengecatan pesawat itu bukan hal yang penting. Tak hanya itu, dia menilai pengecatan sebuah pesawat tidak masuk dalam kategori A atau C untuk perawatan keselamatan penerbangan.
“Lebih bagus dana ngecat pesawat untuk beli obat-obat Covid-19 dan oksigen yang pada enggak ada di apotik dan dibagi-bagikan kemasyarakat yang butuh,” pungkasnya.
Diketahui, pesawat kepresidenan telah dicat ulang dari sebelumnya putih biru kini menjadi merah putih. Sebelumnya, Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono mengatakan bahwa pengecatan Pesawat BBJ 2 direncanakan sejak tahun 2019 karena bertepatan dengan perayaan HUT ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia di tahun 2020. Baca juga: Ada Apa di Balik Manuver Effendi dan Masinton?

![]()
Tak hanya itu, Helikopter Super Puma yang sering digunakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun diketahui dicat ulang menjadi warna merah dan putih.
Baca juga: Menteri Sosial Minta Pemda Lakukan Perbaikan Data Demi Percepatan Penyaluran Bansos
(nal/SI)













