• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Kemenkes, dr. Siti Nadia Tarmizi  Akan Evaluasi Harga Tes PCR

Kemenkes, dr. Siti Nadia Tarmizi Akan Evaluasi Harga Tes PCR

Agustus 14, 2021
Papua Selatan Terancam Kekeringan, Padi Berisiko Gagal Panen

Papua Selatan Terancam Kekeringan, Padi Berisiko Gagal Panen

September 18, 2026
Di Mimika, DPD RI : Penyelesaian Konflik Tak Cukup dengan Pendekatan Keamanan

Di Mimika, DPD RI : Penyelesaian Konflik Tak Cukup dengan Pendekatan Keamanan

September 18, 2026
ADVERTISEMENT
Komisi V DPR Dorong Kemen PKP Syarat Bantuan Bedah Rumah Dipermudah

Komisi V DPR Dorong Kemen PKP Syarat Bantuan Bedah Rumah Dipermudah

September 18, 2026
Kemnaker dan KLH Perkuat Kompetensi Teknisi Pendingin untuk Lindungi Ozon

Kemnaker dan KLH Perkuat Kompetensi Teknisi Pendingin untuk Lindungi Ozon

September 18, 2026
KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT di Kementerian ATR/BPN, Delapan Tersangka Ditahan

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT di Kementerian ATR/BPN, Delapan Tersangka Ditahan

September 18, 2026
RUU Reforma Agraria Disiapkan, Ketimpangan di Balik Penguasaan Lahan Disoroti

RUU Reforma Agraria Disiapkan, Ketimpangan di Balik Penguasaan Lahan Disoroti

September 18, 2026
Gaji P3K Rp23 Triliun Masuk APBN 2027, Pemda Tak Boleh Alasan Efisiensi

Gaji P3K Rp23 Triliun Masuk APBN 2027, Pemda Tak Boleh Alasan Efisiensi

September 18, 2026
Kantor Gakkum Kehutanan Wilayah Maluku Papua di Geledah Kejaksaan

Kantor Gakkum Kehutanan Wilayah Maluku Papua di Geledah Kejaksaan

September 17, 2026
Presiden Prabowo Perintahkan Cabut Izin dan Pidanakan Pelanggar Karhutla Indonesia

Presiden Prabowo Perintahkan Cabut Izin dan Pidanakan Pelanggar Karhutla Indonesia

September 17, 2026
Selain Dialog, Pemahaman Sejarah Papua Penting Untuk perdamaian

Selain Dialog, Pemahaman Sejarah Papua Penting Untuk perdamaian

September 17, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Jumat, September 18, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home News

Kemenkes, dr. Siti Nadia Tarmizi Akan Evaluasi Harga Tes PCR

[News]

Agustus 14, 2021
in News
0
0
SHARES
52
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

Jakarta, SatukanIndonesia.com — Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dr. Siti Nadia Tarmizi menyebutkan Kemenkes berencana akan mengevaluasi harga tes Covid-19 di Indonesia.

“Prinsipnya kita terbuka untuk evaluasi surat edaran penetapan harga ini,” ujar dr. Siti Nadia Tarmizi, Jumat (13/8/2021).

Ia mengungkapkan harga tes Covid-19 di India bisa lebih terjangkau karena memiliki bahan baku. “Kalau di India merupakan produksi dalam negeri, di mana seluruh bahan bakunya dari India,” jelas dr. Siti Nadia Tarmizi.

Epidemiolog dari Griffith University Australia, Dicky Budiman menyebutkan perihal harga tes Covid-19 sebenarnya hanya amat dibutuhkan kepada masyarakat dengan kategori tertentu yang membutuhkan sebagai syarat perjalanan dan sejenisnya.

“Biasanya yang membuat mahal itu pajak, biaya administrasi, jasa, bea masuk, biaya distribusi, tidak ada subsidi dan lain sebagainya. Tapi di luar itu harganya sekitar 5,5 dollar atau Rp70-80 ribu. Seharusnya kalau mekanisme 3T secara komprehensif, bisa dibuatkan harga yang lebih terjangkau. Kalau di negara lain bisa kenapa kita tidak bisa,” kata Dicky Budiman.

ADVERTISEMENT

Ia menyarankan agar masyarakat lebih fleksibel menggunakan rapid test Antigen Covid-19 yang terbaru dengan harga murah dan tingkat keakuratan tinggi.

Sebagaimana diketahui, pemberitaan perihal murahnya harga tes Covid-19 di India menjadi perbincangan netizen di Indonesia. Dikutip dari India Today, harga tes Polymerase Chain Reaction (PCR) di India dari 800 rupee atau sekitar Rp150 ribu menjadi 500 rupee atau Rp96 ribu.

Harga tes PCR dengan layanan di rumah sebesar 700 rupee atau sekira Rp135 ribu. Tes antigen cepat di India saat ini seharga 300 rupee atau sekira Rp58 ribu.

Sedangkan di Indonesia, Kemenkes menetapkan batasan harga rapid antigen tertinggi sebesar Rp250 ribu untuk Pulau Jawa dan Rp275 ribu untuk luar Pulau Jawa, dan harga tes PCR tertinggi sebesar Rp900 ribu.

 

(adm/SI)

Komentar Facebook

Tags: dr. Siti Nadia TarmiziJuru Bicara Kemenkes
ShareTweetSend

Related Posts

Kemenkes Ungkap Persentase Efektifitas Vaksin AstraZeneca dan Sinovac Melawan Varian Delta

Kemenkes Ungkap Persentase Efektifitas Vaksin AstraZeneca dan Sinovac Melawan Varian Delta

Juli 27, 2021
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?