• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Kemnaker dan KLH Perkuat Kompetensi Teknisi Pendingin untuk Lindungi Ozon

Kemnaker dan KLH Perkuat Kompetensi Teknisi Pendingin untuk Lindungi Ozon

September 18, 2026
Matangkan Porprov XV Jabar 2026, Pemkot Bekasi Siapkan Rp66 Miliar untuk Pelaksanaan dan Rp71 Miliar Bonus Atlet

Matangkan Porprov XV Jabar 2026, Pemkot Bekasi Siapkan Rp66 Miliar untuk Pelaksanaan dan Rp71 Miliar Bonus Atlet

November 2, 2026
Ketua Komite III DPD RI Dorong Penataan 172 Ribu Guru Non-ASN Prioritaskan Daerah 3T

Ketua Komite III DPD RI Dorong Penataan 172 Ribu Guru Non-ASN Prioritaskan Daerah 3T

November 2, 2026
ADVERTISEMENT
Genjot Kepercayaan Publik, Irjen Pol Eddizon Isir : Polri Siap Terima Kritik

Genjot Kepercayaan Publik, Irjen Pol Eddizon Isir : Polri Siap Terima Kritik

November 2, 2026
Bupati Manokwari Tegaskan OPD Patuhi Aturan dan Hindari Kegiatan Fiktif

Bupati Manokwari Tegaskan OPD Patuhi Aturan dan Hindari Kegiatan Fiktif

November 2, 2026
Festival Film Hak Asasi Manusia Pasifik tentang Papua Barat di Fiji

Festival Film Hak Asasi Manusia Pasifik tentang Papua Barat di Fiji

November 2, 2026
Mafia Pangan Harus Dihentikan: Lindungi Rakyat, Jaga Wibawa Negara

Mafia Pangan Harus Dihentikan: Lindungi Rakyat, Jaga Wibawa Negara

November 2, 2026
Kapolri Larang Seluruh Anggota Polri Pakai Rokok Elektrik

Kapolri Larang Seluruh Anggota Polri Pakai Rokok Elektrik

November 2, 2026
Anggaran Beasiswa Nasional 2026 Meningkat, Filep Wamafma Dorong Prioritaskan Afirmasi bagi Papua

Anggaran Beasiswa Nasional 2026 Meningkat, Filep Wamafma Dorong Prioritaskan Afirmasi bagi Papua

November 2, 2026
Predikat Opini (WDP) Wajar Dengan Pengecualian akibat Laporan Keuangan, Pemerintah Kota Bandung Menyajikan Data dan Informasi yang tidak Memadai

Predikat Opini (WDP) Wajar Dengan Pengecualian akibat Laporan Keuangan, Pemerintah Kota Bandung Menyajikan Data dan Informasi yang tidak Memadai

November 2, 2026
Peduli Pendidikan ,Kapolres Humbahas turun Kesekolah Gelar Program Police Goes to School UPTN SMP N 013 Lintongnihuta

Peduli Pendidikan ,Kapolres Humbahas turun Kesekolah Gelar Program Police Goes to School UPTN SMP N 013 Lintongnihuta

November 2, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Senin, November 2, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Fokus Berita

Kemnaker dan KLH Perkuat Kompetensi Teknisi Pendingin untuk Lindungi Ozon

(Fokus Berita)

September 18, 2026
in Fokus Berita
0
0
SHARES
33
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Foto Istimewa

Jakarta, satukanindonesia.com – Transisi menuju ekonomi hijau tidak hanya membutuhkan teknologi yang lebih ramah lingkungan, tetapi juga tenaga kerja yang mampu mengoperasikan dan merawat teknologi tersebut. Karena itu, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) memperkuat kompetensi teknisi refrigeration and air conditioning (RAC) untuk mendukung pelindungan lapisan ozon.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli mengatakan, teknisi dan operator peralatan pendingin menjadi salah satu kelompok tenaga kerja yang berada di garis depan dalam penerapan teknologi pendinginan berkelanjutan. Kompetensi mereka perlu terus diperbarui seiring perubahan teknologi dan tuntutan industri.  “Momentum Hari Ozon Sedunia ini kita jadikan untuk mengakselerasi kesiapan tenaga kerja dalam menghadapi transisi hijau. Salah satu yang menjadi lini depan adalah operator dan teknisi reparasi AC serta peralatan pendingin,” kata Yassierli pada Puncak Perayaan Hari Ozon Sedunia 2026 di Bekasi, Jawa Barat, dilansir dari infopublik, Rabu (16/9/2026).

Menurut Yassierli, kompetensi teknisi RAC tidak cukup hanya mencakup kemampuan memasang, mengoperasikan, dan memperbaiki peralatan. Mereka juga perlu memahami aspek lingkungan, termasuk penggunaan bahan pendingin yang sesuai dengan perkembangan teknologi dan upaya mengurangi dampak terhadap lapisan ozon.  “Bagaimana memilih, mengoperasikan, termasuk bagaimana zat-zat yang berbahaya terhadap lingkungan tidak lagi digunakan. Ini menjadi bagian dari komitmen Indonesia secara global untuk mengurangi kerusakan ozon,” ujarnya.

Penguatan kompetensi tersebut telah dikembangkan Kemnaker dan KLH/BPLH sejak 2017. Kolaborasi mencakup pemutakhiran Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), penyusunan dan pengembangan kurikulum serta skema pelatihan, hingga peningkatan kompetensi tenaga kerja bidang RAC.

Untuk memperkuat kapasitas pelatihan, KLH/BPLH menyerahkan hibah 99 unit peralatan pelatihan RAC kepada Kemnaker. Peralatan tersebut akan digunakan untuk mendukung kegiatan pelatihan di 14 BBPVP/BPVP yang tersebar dari Aceh hingga Sorong.

Dukungan peralatan menjadi penting karena perkembangan teknologi pendingin menuntut teknisi memahami perangkat dan sistem terbaru secara langsung. Dengan fasilitas pelatihan yang memadai, peningkatan kompetensi dapat dilakukan lebih relevan dengan kebutuhan teknologi dan praktik kerja di lapangan.

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH, Jumhur Hidayat mengatakan, pembaruan kompetensi diperlukan karena teknologi pendinginan terus berkembang. Kemnaker berperan menyediakan sarana pelatihan dan pengembangan tenaga kerja, sedangkan KLH/BPLH mendukung dari sisi peralatan. “Karena sekarang teknologinya sudah baru, maka perlu pelatihan ulang. Kemnaker menyediakan tempat untuk melatih tenaga kerja, sementara kami menyediakan peralatannya,” kata Jumhur.

Menurut Jumhur, pengembangan tenaga kerja hijau diarahkan agar aspek lingkungan menjadi bagian dari pelaksanaan pekerjaan. Tenaga kerja hijau tidak hanya dituntut memiliki keterampilan sesuai bidangnya, tetapi juga menjalankan pekerjaan dengan memperhatikan upaya pengurangan emisi dan dampak terhadap lingkungan.

Kolaborasi tersebut menempatkan pengembangan kompetensi tenaga kerja sebagai bagian dari agenda pelindungan lingkungan. Di sektor pendinginan, peningkatan kemampuan teknisi sekaligus menjadi instrumen untuk memastikan perubahan teknologi dapat diikuti dengan praktik kerja yang lebih aman dan ramah lingkungan.(***)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: - Menteri Ketenagakerjaan YassierliKemnakerKLHMenteri Ketenagakerjaan (Menaker)
ShareTweetSend

Related Posts

Kemnaker Terbitkan Permenaker BSU 2026, Ini Syarat Penerima dan Besaran Bantuan  Rp900 Ribu

Kemnaker Terbitkan Permenaker BSU 2026, Ini Syarat Penerima dan Besaran Bantuan Rp900 Ribu

November 1, 2026
Kemnaker Latih 1.041 Penyandang Disabilitas, Sebagian Besar Alumni Sudah Bekerja

Kemnaker Latih 1.041 Penyandang Disabilitas, Sebagian Besar Alumni Sudah Bekerja

Oktober 20, 2026
Menaker Yassierli Buka Masukan Pengusaha dan Buruh untuk RUU Ketenagakerjaan

Menaker Yassierli Buka Masukan Pengusaha dan Buruh untuk RUU Ketenagakerjaan

September 4, 2026

Kemnaker Ajak Perusahaan Terapkan Sistem Kerja Lebih Efisien

Agustus 25, 2026

Kemnaker Buka Pendaftaran Mitra MagangHub Tahap 2 hingga 31 Agustus 2026

Agustus 24, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?