• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Kemnaker Ajak Perusahaan Terapkan Sistem Kerja Lebih Efisien

Kemnaker Ajak Perusahaan Terapkan Sistem Kerja Lebih Efisien

Agustus 25, 2026
Pansus DPD RI Bahas Persoalan HAM di Tanah Papua

Pansus DPD RI Bahas Persoalan HAM di Tanah Papua

Agustus 25, 2026
Menhub Instruksikan Peningkatan Keselamatan Transportasi di Kepulauan Riau

Menhub Instruksikan Peningkatan Keselamatan Transportasi di Kepulauan Riau

Agustus 25, 2026
ADVERTISEMENT
Pansus DPRD Kota Batam Finalkan Revisi Perda Pengelolaan Sampah, Gelar Rakor dengan Seluruh Lurah

Pansus DPRD Kota Batam Finalkan Revisi Perda Pengelolaan Sampah, Gelar Rakor dengan Seluruh Lurah

Agustus 25, 2026
TNI AL Kembali Gagalkan Penyelundupan Puluhan Ribu Benih Bening Lobster Jaringan Internasional di Bandara Juanda

TNI AL Kembali Gagalkan Penyelundupan Puluhan Ribu Benih Bening Lobster Jaringan Internasional di Bandara Juanda

Agustus 25, 2026
Polisi Didorong Kejar Aktor Utama Karhutla Kalimantan dan Sumatera

Polisi Didorong Kejar Aktor Utama Karhutla Kalimantan dan Sumatera

Agustus 25, 2026
Rapat Paripurna DPRD Kota Batam: Wali Kota Sampaikan Nota Keuangan RAPBD Perubahan Rp 4,55 T

Rapat Paripurna DPRD Kota Batam: Wali Kota Sampaikan Nota Keuangan RAPBD Perubahan Rp 4,55 T

Agustus 25, 2026
3.000 Lebih Titik Panas di Papua, BMKG Imbau Masyarakat Waspada

3.000 Lebih Titik Panas di Papua, BMKG Imbau Masyarakat Waspada

Agustus 25, 2026
Pemuda Katolik Gelar Turnamen, Pemain Ganda Putri & Ganda Putra DPN BMDS Berhasil Raih Juara

Pemuda Katolik Gelar Turnamen, Pemain Ganda Putri & Ganda Putra DPN BMDS Berhasil Raih Juara

Agustus 25, 2026
TNI AL dan Tim SAR Gabungan Berupaya Padamkan Karhutla di Banjar

TNI AL dan Tim SAR Gabungan Berupaya Padamkan Karhutla di Banjar

Agustus 24, 2026
TNI AL Bersama Polri Laksanakan Pengecekan dan Pemadaman Karthutlla di Kubu Raya

TNI AL Bersama Polri Laksanakan Pengecekan dan Pemadaman Karthutlla di Kubu Raya

Agustus 24, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Selasa, Agustus 25, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Kemnaker Ajak Perusahaan Terapkan Sistem Kerja Lebih Efisien

(Ekonomi)

Agustus 25, 2026
in Ekonomi
0
0
SHARES
5
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli. (Foto: Dok Kemnaker)

Jakarta, satukanindonesia.com – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan pendampingan bagi 20 perusahaan untuk membenahi sistem dan proses kerja agar lebih efisien, berkualitas, dan produktif. Program yang menyasar sektor manufaktur, pelayanan kesehatan, dan perhotelan ini berlangsung September–November 2026.

Program tersebut dirancang tidak hanya untuk meningkatkan kemampuan pekerja, tetapi juga membenahi cara perusahaan mengelola pekerjaan. Sedikitnya 25 spesialis produktivitas terlatih, 20 instruktur, dan 20 peserta pemagangan nasional akan terlibat dalam proses pendampingan.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan, peningkatan produktivitas harus berjalan beriringan antara penguatan kompetensi tenaga kerja dan perbaikan sistem kerja di perusahaan. “Kompetensi tenaga kerja harus terhubung dengan produktivitas perusahaan. Ketika kompetensi meningkat, proses kerja membaik, teknologi dimanfaatkan secara optimal, dan budaya continuous improvement tumbuh, maka daya saing perusahaan dan perekonomian nasional juga akan meningkat,” ujar Yassierli melalui siaran pers Biro Humas Kemnaker, Minggu (23/8/2026).

Pendampingan menggunakan pendekatan company-based productivity improvement sehingga intervensi disesuaikan dengan persoalan dan kebutuhan masing-masing perusahaan. Proses dimulai dengan pengukuran baseline dan diagnosis produktivitas untuk memetakan kondisi awal. Selanjutnya, tim pendamping mengidentifikasi akar masalah, menyusun rencana perbaikan, membantu implementasi, serta melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap dampaknya.

Perbaikan dapat mencakup efisiensi proses kerja, peningkatan kualitas layanan, pengurangan pemborosan, penataan tempat kerja, optimalisasi sumber daya manusia, digitalisasi proses, hingga peningkatan kualitas produksi dan pelayanan. Pendekatan tersebut diharapkan membuat peningkatan produktivitas tidak berhenti pada rekomendasi, tetapi menghasilkan perubahan yang dapat diukur dalam proses operasional perusahaan.

Kemnaker juga melibatkan peserta Program Pemagangan Nasional dalam pendampingan tersebut. Keterlibatan ini memberi kesempatan kepada peserta untuk belajar langsung mengenai bagaimana persoalan produktivitas diidentifikasi dan diselesaikan di lingkungan kerja.

Peserta akan berinteraksi dengan perusahaan, instruktur, dan spesialis produktivitas selama proses perbaikan berlangsung. “Peserta magang perlu memahami sejak awal bahwa bekerja bukan sekadar menyelesaikan tugas. Mereka juga harus belajar bagaimana suatu pekerjaan dapat dilakukan dengan lebih baik, lebih efisien, lebih berkualitas, dan memberikan nilai tambah yang lebih tinggi,” kata Yassierli.

Menurutnya, pola pembelajaran seperti ini penting agar peserta pemagangan tidak hanya memiliki pengalaman bekerja, tetapi juga memahami prinsip efisiensi, kualitas, dan penciptaan nilai dalam sebuah proses kerja.

Yassierli menilai penguatan produktivitas semakin penting di tengah perubahan teknologi, dinamika pasar tenaga kerja, dan target Indonesia Emas 2045. Produktivitas, kata dia, perlu dibangun sebagai budaya kerja, bukan semata-mata menjadi indikator kinerja perusahaan.

Melalui program percontohan ini, Kemnaker menargetkan terbentuknya model pendampingan peningkatan produktivitas yang sistematis, terukur, dan terintegrasi. Model tersebut selanjutnya diharapkan dapat diterapkan secara lebih luas untuk membantu perusahaan meningkatkan daya saing sekaligus memperkuat kualitas dunia kerja Indonesia.(***)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Kerja Lebih EfisienMenteri Ketenagakerjaan (Menaker)Yassierli
ShareTweetSend

Related Posts

Pemerintah Perluas Program Magang Nasional untuk Percepat Serapan Kerja

Pemerintah Perluas Program Magang Nasional untuk Percepat Serapan Kerja

Juli 1, 2026
Kemnaker Dorong Penguatan Tata Kelola untuk Percepat Solusi Ketenagakerjaan

Kemnaker Dorong Penguatan Tata Kelola untuk Percepat Solusi Ketenagakerjaan

Juni 5, 2026
Menaker Yassierli Dorong BPJS Ketenagakerjaan Jadi Motor K3 Nasional

Menaker Yassierli Dorong BPJS Ketenagakerjaan Jadi Motor K3 Nasional

Mei 23, 2026

Kemnaker Siapkan Pelatihan Agroforestri Untuk Perluas Peluang Kerja Bagi Warga Garut

Mei 10, 2026

Menaker Yassierli Pastikan Santunan Korban Insiden KA Bekasi Timur Cair

Mei 8, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?