• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Jokowi Rangkul PAN, Pengamat Curigai Ada Kepentingan?

Jokowi Rangkul PAN, Pengamat Curigai Ada Kepentingan?

Agustus 28, 2021
Wali Kota Pematang Siantar & Perumda Tirta Uli Raih Medali Golden TOP BUMD Awards 2026

Wali Kota Pematang Siantar & Perumda Tirta Uli Raih Medali Golden TOP BUMD Awards 2026

April 19, 2026
Panglima TNI Didesak Evaluasi Operasi Penindakan TPNPB

Panglima TNI Didesak Evaluasi Operasi Penindakan TPNPB

April 18, 2026
ADVERTISEMENT
Wawali Harris Bobihoe : IPHI Organisasi Strategis Mitra Pemerintah

Wawali Harris Bobihoe : IPHI Organisasi Strategis Mitra Pemerintah

April 18, 2026
Tri Adhianto Tetapkan Kebijakan Kolaborasi Swasta Bangun Sumur Resapan di Kota Bekasi

Tri Adhianto Tetapkan Kebijakan Kolaborasi Swasta Bangun Sumur Resapan di Kota Bekasi

April 18, 2026
Republik Indonesia Kuasai Sawit Dunia

Republik Indonesia Kuasai Sawit Dunia

April 18, 2026
DPR Dukung Komdigi Tegas soal PSE, Wikimedia Foundation Diminta Patuh

DPR Dukung Komdigi Tegas soal PSE, Wikimedia Foundation Diminta Patuh

April 18, 2026
Presiden Prabowo Berikan Arahan kepada Ketua DPRD Seluruh Indonesia di Magelang

Presiden Prabowo Berikan Arahan kepada Ketua DPRD Seluruh Indonesia di Magelang

April 18, 2026
BMKG: Waspadai Potensi Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Sejumlah Wilayah pada Sabtu

BMKG: Waspadai Potensi Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Sejumlah Wilayah pada Sabtu

April 18, 2026
Wakil Ketua DPR Tekankan Komitmen Indonesia Kembangkan Pasar Karbon Berintegritas

Wakil Ketua DPR Tekankan Komitmen Indonesia Kembangkan Pasar Karbon Berintegritas

April 18, 2026
Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia Siap Kolaborasi dengan Pemda Manokwari

Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia Siap Kolaborasi dengan Pemda Manokwari

April 18, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Minggu, April 19, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Politik

Jokowi Rangkul PAN, Pengamat Curigai Ada Kepentingan?

[Politik]

Agustus 28, 2021
in Politik
0
0
SHARES
93
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Presiden Joko Widodo, dok.Istimewa
Presiden Joko Widodo, dok.Istimewa

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Pada Rabu lalu Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang partai koalisi pendukungnya yang ada di Parlemen. Dimana PAN pun ikut bertemu Jokowi di Istana dengan pimpinan partai koalisi lainnya.

Hal tersebut menandakan bahwa PAN masuk koalisi pemerintah. Banyak pihak mempertanyakan kenapa baru sekarang masuk koalisi.

“Kenapa sekarang? Ya Pemerintahan Jokowi yang maunya sekarang PAN masuk. Ini karena ada kebutuhan dan keperluan. Kalau PAN-nya kan udah lama pengen masuk koalisi,” ujar Pengamat Politik Universitas Paramadina Hendri Satrio, Sabtu (28/8/2021). Baca juga: Gerindra Tolak Interpelasi Anies Terkait Gelaran Formula E
Hendri mengaku curiga bahwa Jokowi ada kepentingan untuk memperkuat suara di Parlemen. Menurutnya, ada kemungkinan agenda voting terkait suatu hal di Parlemen.

“Nah kalau kita lihat kemarin kan sebetulnya yang diundang itu kan partai-partai politik yang ada di Parlemen aja. Pendukungnya Pak Jokowi yang enggak masuk Parlemen kan tidak diundang. Saya memprediksi ada kaitannya unsur kekuatan untuk voting,” jelasnya.

Meski begitu dia menduga yang paling dekat adalah soal Amendemen UUD 1945. Dimana direncanakan akan memasukkan soal Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN).

“Voting untuk apa? Amendemen UUD 1945 lah yang paling dekat memasukkan PPHN. Mudah-mudahan tidak perlu ada pasal tambahan untuk menambah atau memperpanjang masa jabatan presiden menjadi 3 periode,” tuturnya.

Hendri menilai sebenarnya Amendemen UUD 1945 tidaklah diperlukan. Dia menambahkan seharusnya Jokowi fokus pada pemenuhan janji kampanye dan penanganan COVID-19.

Baca juga: Balas Sentilan PSI, PAN: PSI Jangan Jadi Benalu di Koalisi Jokowi
“Jadi sebaiknya pemerintah konsentrasi untuk memenuhi janji-janji kampanye, menyelesaikan COVID-19 dan tidak perlu mengubah tatanan demokrasi lah. Sudah 5 tahun kali dua periode. Dan yang terbaik tidak usah ditambah-tambah. Apalagi jadi tiga periode. Jadi enggak penting,” pungkasnya.

(nal/SI)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Joko Widodokoalisi pemerintahpartai amanat nasional panPresiden Jokowi
ShareTweetSend

Related Posts

PAN Sebut Demi Redakan Suasana, Eko Patrio dan Uya Kuya Mundur sebagai Anggota DPR

PAN Sebut Demi Redakan Suasana, Eko Patrio dan Uya Kuya Mundur sebagai Anggota DPR

Agustus 31, 2025
Jokowi: Prabowo-Gibran Satu Paket, Tak Bisa Dimakzulkan Sembarangan

Jokowi: Prabowo-Gibran Satu Paket, Tak Bisa Dimakzulkan Sembarangan

Juni 7, 2025
Namanya Masuk Daftar Calon Ketum PPP, Jokowi: Saya di PSI Saja

Namanya Masuk Daftar Calon Ketum PPP, Jokowi: Saya di PSI Saja

Juni 6, 2025

Bareskrim Polri Pastikan Ijazah Jokowi Asli, Penyelidikan Dihentikan

Mei 23, 2025

Presiden Ke-7 Klarifikasi Ijazah Palsu di Bareskrim Polri

Mei 20, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?