
Jakarta, SatukanIndonesia.com – Muncul sebuah video viral di media sosial yang menampilkan pendakwah kondang Ustaz Abdul Somad atau yang akrab disebut UAS naik mobil mewah berwarna hijau.
Pantauan dari SatukanIndonesia.com, video viral itu di unggah oleh pemilik akun Twitter @Ravispa_STB, pada tanggal 24, Januari 2022.
Baca Juga: Apapun Resikonya Jowoki Tetap Stop Ekspor Bahan Mentah
Dalam narasi cuitan Twitter akun @Ravispa_STB itu menyampaikan bahwa UAS dalam video tersebut mengendarai mobil mewah untuk menunaikan salat subuh di Masjid Mujahidin Pontianak belum lama ini.
“UAS mengendarai Mobil Mewah Subuh Akbar di Masjid Mujahidin Pontianak Ahad 23 Januari 2022,” cuit aku Twitter @Ravispa_STB, dikutip dari Twitter, Kamis, (26/1/2022).
Dilihat dari video itu, tampak jelas UAS yang tengah berada di dalam kursi kemudi mobil mewah berwarna hijau itu meladeni permintaan swafoto dari salah seorang jamaah salat subuh di masjid itu.
Baca Juga: Bakamla RI Berhasil Amankan Dua Kapal Super Tanker
Adapun mobil mewah tersebut diketahui bermerek Ford Mustang. Kendaraan asal Amerika Serikat itu saat ini dibanderol seharga Rp1,5 hingga Rp2 miliar.
Kendati demikian, belum diketahui pasti apakah mobil mewah itu milik UAS ataukah milik jamaah yang dipinjamkan kepada penceramah populer tersebut.
Sontak unggahan video UAS naik mobil mewah ke masjid itu menuai banyak komentar dari warganet.
Baca Juga: Ngeri! Warga Dayak Gelar Ritual Potong Hewan, Terimalah Kematianmu Edy

” Bakal Digoreng sama kaum bipang ni” ujar akun @Dipanegara_
Ada juga yang komentar kaya gini
“Dari sepeda ontel sampai Mobil sport… Kalau aja UAS bisa bawa pesawat, mungkin akan ada yang minjemin… Kalaupun pingin punya insyaallah bisa… Rasanya sama aja, ada steer dan rodanya 4”, ujar akun @univentot
Sementara Akun @LRizkyplastik bilang gini “Ga rugiin negara dan bukan hasil rampok dana bansos kan? Apalgi punya negara. Kalo ummt memuliakannya ngasih fasilitas untuk memberikan kenyamanan guru2 kami salhnya dimana? Atau milik pihak lain pun tak masalah. Yg penting bukan dr korupsi dan beli dr hasil cuan yg ga bner”.
(nal/SI)













