
Jakarta, SatukanIndonesia.com – Ketua Umum Pengusulan Sabam Sirait menjadi Pahlawan Nasional RI Rustam Effendy Nainggolan menyampaikan, panitia telah melaksanakan Seminar Nasional Dalam Rangka Pengusulan Sabam Sirait Menjadi Pahlawan Nasional RI sudah empat kali.
Dikatakannya, seminar pertama dilaksanakan di Kota Pematang Siantar yang merupakan tempat tumbuh besarnya Sabam Sirait.
Wali Kota Medan, Bobby Nasution juga mendukung usulan agar almarhum Sabam Sirait menjadi Pahlawan Nasional Republik Indonesia. Sebab, beliau banyak berkontribusi terhadap sistem demokrasi di Indonesia mengalami perubahan.
Baca Juga: Anies Pembohong Kelas Kakap Kok Disamakan Dengan Nabi
Dukungan ini disampaikan Bobby Nasution saat hadir melalui zoom dalam Seminar Nasional Dalam Rangka Pengusulan Sabam Sirait Menjadi Pahlawan Nasional RI Tahun 2022 di Universitas Nomensen Medan Jalan Sutomo, Selasa (8/2/2022).
Dalam berkarir secara politik, jelas Bobby, almarhum dinilai sangat memegang teguh idealisme. Dengan demikian dalam bertugas, imbuhnya, almarhum selalu menjalaninya dengan penuh keikhlasan dan mengorbankan dirinya sendiri guna memperjuangkan aspirasi masyarakat.
“Meskipun tumbuh dalam keluarga Nasrani yang kental, tapi beliau paham betul dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara sehingga tidak hanya membela satu kelompok saja. Beliau juga diketahui mendukung perjuangan Palestina,” kata Bobby sembari menyampaikan bahwa Pemko Medan akan terus mendukung Sabam Sirait menjadi Pahlawan Nasional.
Baca Juga: Kalah Telak Sama Ahok, Riset Menunjukan 33,8 Persen Warga DKI Jakarta yang Puas Dipimpin Anies
Sementara itu, Batara Sirait, mewakili keluarga Sabam Sirait mengucapkan terima kasih kepada panitia dan seluruh tokoh di Sumut yang mendorong penetapan almarhum ayahnya sebagai Pahlawan Nasional.
Batara berharap, apa yang diupayakan panitia juga menjadi harapan untuk kebaikan bagi bangsa dan negara.
Baca Juga: Politisi Demokrat Usul Capres Harus Kader Parpol, PPP Menolak: Ini Soal Elektabilitas
“Kami mengucapkan terimakasih kepada panitia, tokoh-tokoh bangsa dan seluruh masyarakat atas pengajuan ayah kami menjadi Pahlawan Nasional. Kami tidak pernah merasa bahwa papa kami pantas untuk dijadikan sebagai Pahlawan Nasional. Tetapi jika masyarakat dan seluruh tokoh yang ada di Sumut mendorong papa kami menjadi seorang Pahlawan Nasional, kami mengucapkan terima kasih,” ungkap Batara. (nal/SI)













