
Jakarta, SatukanIndonesia.com –Masa jabatan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan segera berakhir tahun ini.
Dengan sisa waktu kurang dari 10 bulan, Anies harus bekerja ekstra keras jika ingin meninggalkan legacy serta membangun modal politik untuk maju dalam kancah Pilpres.
Temuan Survei Nusantara Strategic Network (NSN) menunjukan hanya 33,8 persen warga DKI Jakarta yang puas dipimpin oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, sebagian besar menyatakan tidak puas, mencapai 60,3 persen, dan sisanya tidak tahu/tidak jawab 5,9 persen.
Baca Juga: Politisi Demokrat Usul Capres Harus Kader Parpol, PPP Menolak: Ini Soal Elektabilitas
Menurut Rudi, dari hasil tersebut, Anies Baswedan telah kalah telak dari Gubernur DKI Jakarta sebelumnya, Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok.
“Jika dibandingkan dengan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama pada tahun 2017 menjelang Pilgub, kepuasan warga Jakarta terhadap kepemimpin beliau di atas 70 persen,” ujar Rudi dikutip dari GenPi.co, Selasa, (8/2/2022).
Baca Juga: Usai Dilantik Jadi Ketua DPD, Sahbirin : Dukung Airlangga Menangkan Pilpres 2024
Rudi menjelaskan kepuasan warga DKI Jakarta terhadap Anies Baswedan hingga kini hanya 33,8 persen, sehingga terlihat jelas kegagalannya dalam memimpin ibu kota.
Selain itu, jumlah pendukung Anies Baswedan pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2017 juga mengalami penurunan tajam.
Baca Juga: Harapan Golkar Kota Tangerang, Raih Kursi Parlemen Terbanyak
“Pemilih Anies waktu Pilgub 2017 sekitar 57 persen, yang artinya ada penurunan hingga 33,8 persen. Mereka tidak puas dipimpin Anies Baswedan,” jelasnya.
Dengan demikian, Rudi menilai Anies Baswedan memang terbukti gagal memimpin DKI Jakarta.
“Jadi, ini memang membuktikan sekarang bahwa nyata Anies Baswedan memang tidak layak menjadi Gubernur DKI Jakarta,” pungkasnya. (nal/SI)













