Toba, SatukanIndonesia.Com -Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia Cabang Toba turun ke jalan melakukan aksi damai guna sampaikan sikap, terkait tolak kenaikan BBM.
Aksi yang diawali dari bundaran Kota Balige, tepatnya didepan Tugu Mayjen D. I. Panjaitan, pihaknya mengawali dengan melakukan orasi- orasi tolak kenaikan BBM sehingga mendapat perhatian dari masyarakat yang sedang melintasi dari bundaran kota Balige, Kamis, pagi, (08/9/2022).
Selanjutnya, pihak GMKI Cabang Toba yang di Ketuai Apriani Manalu, melanjutkan aksinya ke kantor DPRD Kabupaten Toba dan kantor Bupati dengan berjalan kaki, mendapat pengawalan dari pihak Polres Toba dipimpin langsung oleh Kapolres Toba AKBP Taufiq.

Tiba dilokasi kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Toba tepatnya jalan Sutomo, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, Provinsi Sumatera Utara, GMKI Cabang Toba mengawali aksinya ke Gedung DPRD kabupaten Toba yang diterima langsung Ketua DPRD Kabupaten Toba, Effendi Sintong Panangian Napitupulu, SE.
Sebelum menyampaikan aspirasinya digedung DPRD, pihak GMKI Cabang Toba, mengawali dengan ibadah singkat yang dipimpin Sonya Simanjuntak, selaku sekretaris GMKI Cabang Toba.
Didepan Ketua DPRD Kabupaten Toba, GMKI Cabang Toba, suarakan 5 poin terkait kenaikan BBM tesebut. Adapun poin tersebut :
1. Meminta Pemerintah Menunda dan Mencabut Kebijakan Kenaikan Harga BBM Bersubsidi.
2. Meminta Pemerintah Mengendalikan Penggunaan BBM Bersubsidi.
3. Meminta Pemerintah Segera Merealisasikan Peraturan Presiden No. 55 Tahun 2019.
4. Meminta Pemerintah Memangkas Anggaran Belanja Yang Tidak Berdampak Pada Rakyat Kecil.
5. Meminta Pemerintah Mengoptimalkan Penerimaan Pajak Negara.
6. Melakukan Penegakan Hukum Kepada Industri Yang Menggunakan BBM subsidi dan Oknum yang menimbun BBM non-subsidi.
7. Membuat Kebijakan Pembatasan Konsumsi BBM Subsidi, seperti Intruksi ASN, Untuk Menggunakan Transportasi Publik.

Selanjutnya, usai menyampaikan aspirasi, dilanjutkan tanggapan dan respon Ketua DPRD Kabupaten Toba.
Dalam responnya diawal Ketua DPRD Kabupaten Toba menyambut baik kehadiran pihak GMKI Toba, dibuktikan dengan mengajak masuk keruangan pertemuan DPRD guna mendengar aspirasi dan berdiskusi dengan pihak GMKI Toba.
Selanjutnya, sebelum menyampaikan responnya, Effendi mengawali dengan memberikan semangat serta membakar semangat kemahasiswaan pihak GMKI Cabang Toba.
“Hidup Mahasiswa, Hidup Mahasiswa,” ucap Effendi, yang diikuti pihak GMKI Toba.
Seterusnya, menyikapi poin- poin aspirasi, Ketua DPRD Kabupaten Toba, mengatakan bahwa diakuinya, akan baru- baru ini naiknya harga BBM, pihaknya belum membahas langkah- langkah konkrit bersama Forkompimda, akan solusi terkhusus bagi masyarakat Kabupaten Toba.
“Jadi memang kenaikan BBM kita baru beberapa hari ini jadi tindakan nyata resmi dari kita DPRD, maupun Pemerintah kita ( Pemda kabupaten Toba, red), belom ada, tetapi, dihadapan kawan- kawan sekalian, mungkin nanti secara simbolis kami akan menerima aspirasi yang teman- teman buatkan yang akan kami teruskan ke Pemerintah Toba, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Pusat, sekaligus saya selaku Ketua DPD II Golkar akan meneruskan ke Partai Golkar Sumut dan DPP Partai Golkar. Ini lah yang bisa saya sampaikan karna ini adalah kebijakan Nasional dan bukan hanya pemberlakuan di Kabupaten Toba, ” kata Effendi.

Diteruskan Effendi, dihadapan pihak GMKI Toba akan segera meneruskan aspirasi tersebut dengan menindaklanjuti bahwa pihaknya akan menggelar Rapat bersama Forkompimda Kabupaten Toba.
Usai menyampaikan responnya selanjutnya pihak GMKI Cabang Toba, membubarkan diri, selanjutnya sampaikan aspirasinya ke Kantor Bupati Toba yang diterima langsung Bupati Toba, Ir. Poltak Sitorus bersama jajarannya.
Terkait, pengawalan dari pihak Polres Toba, Kapolres Toba, AKBP Taufiq Hidayat Thayeb, mengatakan bahwa aksi damai yang dilakukan pihak GMKI Cabang Toba di nilai tidak ada masalah dan berjalan lancar.
“Semua lancar lah, tidak ada masalah, kita disini mengamankan yang demonstrasi, dan mengamankan masyarakat sekitarlah, itu aja. Itu semuanya kan hak mereka lah, tugas kita Kepolisian adalah mengawal, menjaga, teman- teman, adik- adik mahasiswa dalam memberikan aspirasinya, dan juga kita mengamankan masyarakat sekitar, apalagi adik- adik kita ini dijalan, harus benar-benar dijaga keamanannya,” pungkas Kapolres Taufiq.(GH/SIM)













