• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Menteri Trenggono Bertemu Menteri Norwegia Bahas Kesehatan Laut sebagai Solusi Perubahan Iklim

Menteri Trenggono Bertemu Menteri Norwegia Bahas Kesehatan Laut sebagai Solusi Perubahan Iklim

September 14, 2022
Pokja Wartawan Kota Bekasi Gelar Dialog Interaktif, Ketum PB Porprov Jabar XV Apresiasi

Pokja Wartawan Kota Bekasi Gelar Dialog Interaktif, Ketum PB Porprov Jabar XV Apresiasi

Oktober 28, 2026
Iterupsi di Paripurna, Alit Jamaludin Soroti Penataan Pasar Baru Bekasi & Kepastian Hukum Tarif melalui Pihak Ketiga

Iterupsi di Paripurna, Alit Jamaludin Soroti Penataan Pasar Baru Bekasi & Kepastian Hukum Tarif melalui Pihak Ketiga

Oktober 28, 2026
ADVERTISEMENT
Sumpah Pemuda di Era AI, Rizki Natakusuma Dorong Generasi Muda Lebih Adaptif

Sumpah Pemuda di Era AI, Rizki Natakusuma Dorong Generasi Muda Lebih Adaptif

Oktober 28, 2026
Dari Sekolah Hingga Rumah Ibadah, Satgas Port Visit 2026 Tebarkan Kepedulian di Papua Nugini

Dari Sekolah Hingga Rumah Ibadah, Satgas Port Visit 2026 Tebarkan Kepedulian di Papua Nugini

Oktober 28, 2026
Tri Adhianto Ajak Pramuka Bekasi Berani Speak Up dan Raih Mimpi

Tri Adhianto Ajak Pramuka Bekasi Berani Speak Up dan Raih Mimpi

Oktober 28, 2026
Tok, Paripurna DPRD Kota Bekasi Setujui Perubahan Program Dan Persetujuan Raperda Menjadi Perda serta RAPBD Tahun 2027 Sebesar Rp6,513 Triliun

Tok, Paripurna DPRD Kota Bekasi Setujui Perubahan Program Dan Persetujuan Raperda Menjadi Perda serta RAPBD Tahun 2027 Sebesar Rp6,513 Triliun

Oktober 28, 2026
Perkuat Deteksi Dini dan Jaga Stabilitas Wilayah, Wawali Harris Bobihoe Kukuhkan Pengurus FKDM

Perkuat Deteksi Dini dan Jaga Stabilitas Wilayah, Wawali Harris Bobihoe Kukuhkan Pengurus FKDM

Oktober 28, 2026
Kementerian ATR/BPN Sertifikasi 53.431 Bidang Tanah Wakaf dalam Dua Tahun Kabinet Merah Putih

Kementerian ATR/BPN Sertifikasi 53.431 Bidang Tanah Wakaf dalam Dua Tahun Kabinet Merah Putih

Oktober 28, 2026
Prediksi Kemenhub Puncak Arus Nataru 2026/2027, Siapkan Rampcheck 23 Ribu Bus

Prediksi Kemenhub Puncak Arus Nataru 2026/2027, Siapkan Rampcheck 23 Ribu Bus

Oktober 28, 2026
Pembayaran Upah SPBU 13.211.118 Diduga Dipermain,  Kinerja Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah III Dipertanyakan

Pembayaran Upah SPBU 13.211.118 Diduga Dipermain,  Kinerja Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah III Dipertanyakan

Oktober 27, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Rabu, Oktober 28, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Internasional

Menteri Trenggono Bertemu Menteri Norwegia Bahas Kesehatan Laut sebagai Solusi Perubahan Iklim

[Internasional]

September 14, 2022
in Internasional, News
0
0
SHARES
46
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

 

Jakarta, SatukanIndonesia.Com -Menteri Kelautan dan Perikanan (KP), Sakti Wahyu Trenggono, melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Iklim dan Lingkungan Norwegia Espen Barth Eide di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta, Selasa (13/9/2022).

Pertemuan yang berlangsung di Gedung Mina Bahari I tersebut membahas upaya bersama dalam menjaga kesehatan laut sebagai solusi perubahan iklim.

Menteri KP Trenggono memaparkan komitmen pemerintah Indonesia dalam mengelola laut secara berkelanjutan sesuai prinsip Ekonomi Biru. KKP punya lima strategi Ekonomi Biru yang sudah mulai diterapkan untuk menjaga ekosistem laut tetap sehat.

“Kami menargetkan untuk memperluas kawasan konservasi hingga 30 persen dari seluruh kawasan perairan Indonesia, dan hingga kini KKP telah berhasil melakukan konservasi perairan laut hingga 28,4 juta hektar,” ucap Menteri KP Trenggono.

Perluasan area konservasi laut akan membawa dampak besar pada penyerapan karbon di atmosfer yang menjadi penyebab perubahan iklim. Aksi konservasi yang dimaksud meliputi rehabilitasi kawasan mangrove dan terumbu karang, serta menjaga populasi lamun dari kegiatan di laut yang berpotensi merusak.

Perluasan area konservasi laut ini juga untuk menjaga stok ikan sebagai solusi ketahanan pangan di masa depan. “Selain itu terumbu karang dan mangrove juga memproduksi karbon yang dapat berkontribusi pada iklim dunia,” tambahnya.

Dalam pertemuan itu, Menteri KP Trenggono tutur menyampaikan upaya KKP mengentaskan persoalan di laut melalui program Bulan Cinta Laut. Aksi nyata yang dilakukan yakni rutin menggelar kegiatan bersih sampah di laut dan pantai.

Kemudian sebagai langkah terobosan, KKP merencanakan program satu bulan menangkap sampah di laut dengan melibatkan multipihak khususnya nelayan. Sampah yang ditangkap kemudian dihargai sesuai harga terendah ikan di wilayah tersebut.

“Implementasi Ekonomi Biru lainnya dilakukan melalui program penangkapan ikan terukur berbasis pada kuota, serta pengembangan budidaya ikan yang ramah lingkungan guna meningkatkan produksi perikanan untuk pasar ekspor dan dalam negeri,” pungkas Menteri KP Trenggono.

Sementara itu Menteri Iklim dan Lingkungan Norwegia Espen Barth Eide mengapresiasi langkah KKP dalam menjaga kesehatan ekosistem laut untuk menahan laju perubahan iklim. Menurutnya, kelestarian ekosistem laut sangat besar pengaruhnya pada kondisi bumi.

“Kita itu memang menjaga hutan, tapi ekosistem yang paling penting di planet ini adalah laut,” akunya.

Sebagai informasi, Norwegia merupakan mitra kerja sama kemaritiman Indonesia, di antaranya terkait perikanan budidaya berkelanjutan, konservasi laut, pemberantasan IUU Fishing dan transnational organised crime in the global fishing industry, serta memajukan sustainable ocean economy sebagai contoh ocean wealth, ocean health, ocean equity, ocean knowledge, ocean finance atau keterlibatan dalam High Level Panel in Sustainable Ocean Economy.

Sumber: Kementerian Kelautan dan Perikanan

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Kementerian Kelautan Dan PerikananMenteri Kelautan dan Perikanan (KP)Menteri NorwegiaSakti Wahyu Trenggono
ShareTweetSend

Related Posts

KKP Gagalkan Benih Lobster Ilegal Bernilai Rp4,6 Miliar

KKP Gagalkan Benih Lobster Ilegal Bernilai Rp4,6 Miliar

Mei 26, 2026
KKP Setop Reklamasi Ilegal di Laut Morowali, Tiga Perusahaan Terseret

KKP Setop Reklamasi Ilegal di Laut Morowali, Tiga Perusahaan Terseret

Maret 5, 2026
TRENGGONO ANTAR 22 MILIAR UNTUK SIKKA

TRENGGONO ANTAR 22 MILIAR UNTUK SIKKA

Februari 27, 2026

Anggota DPR Minta Menteri KP Trenggono Bentuk Tim Khusus Usut Dalang Pagar Laut Tangerang

Januari 24, 2025

TANGANI MASALAH PAGAR LAUT, TNI AL DAN KKP EVALUASI CARA TERBAIK BANTU NELAYAN

Januari 21, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?