Jakarta, SatukanIndonesia.Com – Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyatakan pemerintah akan menambah kuota pupuk subsidi pada tahun ini menjadi 9,5 juta ton dari sebelumnya 4,7 juta ton.
“Tahun kemarin hanya 4,7 (juta ton) ini akan dikejar ke 9,5 juta ton sehingga kepastian pupuk untuk petani betul-betul ada dan disubsidi,” kata Jokowi dalam keterangan pers di Bontang, Kalimantan Timur, sebagaimana dilansir Rmol.id, Kamis (29/2/2024).
Di sisi lain, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan penambahan kuota pupuk menjadi 9,5 juta ton dari anggaran 2024 ini dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan petani.
“Insya Allah petani tidak usah lagi risau dan khawatir tentang pupuk, pak Presiden sudah memenuhi kebutuhan petani seperti tahun 2014 – 2018. Juga kuantum pupuk 9,55 juta ton,” katanya, pada awal pekan ini.
Selain itu, kata Amran, Jokowi juga telah menyetujui usulan pemberian diskon 40 persen untuk pupuk non subsidi. Meskipun anggaran maupun skema pemberian belum dijelaskan secara rinci oleh menteri pertanian itu.
“Insya Allah ada diskon nanti tanya pak Menteri BUMN,” tuturnya. (***)













