• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Kemenhub Percepat Pengembangan Jaringan KA untuk Dorong Konektivitas dan Efisiensi Logistik

Kemenhub Percepat Pengembangan Jaringan KA untuk Dorong Konektivitas dan Efisiensi Logistik

Juni 12, 2026
Wamendagri Ribka Tegaskan Informasi Pendefinisian Ulang OAP Tidak Benar

Wamendagri Ribka Tegaskan Informasi Pendefinisian Ulang OAP Tidak Benar

September 11, 2026
Polisi kantongi Identitas Pelaku Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

Polisi kantongi Identitas Pelaku Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

September 11, 2026
ADVERTISEMENT
Kejagung Sita Rp1 Triliun dari Kasus Penyerobotan Lahan Inhutani V

Kejagung Sita Rp1 Triliun dari Kasus Penyerobotan Lahan Inhutani V

September 11, 2026
Lindungi Masyarakat Adat Papua, Senator Filep : RUU Reforma Agraria Harus Memuat Pasal Khusus

Lindungi Masyarakat Adat Papua, Senator Filep : RUU Reforma Agraria Harus Memuat Pasal Khusus

September 11, 2026
Kemenko PMK Dorong Penguatan Co-Creation Kampus dan Industri Atasi Pengangguran Terdidik

Kemenko PMK Dorong Penguatan Co-Creation Kampus dan Industri Atasi Pengangguran Terdidik

September 11, 2026
Menteri HAM Republik Indonesia Menolak Definisi Politik Orang Papua

Menteri HAM Republik Indonesia Menolak Definisi Politik Orang Papua

September 11, 2026
Amnesty Internasional : Pansus DPD RI Mesti desak Perundingan Papua

Amnesty Internasional : Pansus DPD RI Mesti desak Perundingan Papua

September 11, 2026
KPK Perkuat Jaringan Antikorupsi, 38 Guru Jadi Penggerak Integritas

KPK Perkuat Jaringan Antikorupsi, 38 Guru Jadi Penggerak Integritas

September 11, 2026
Anggota Komisi V DPR Dorong Penguatan Mitigasi Bencana Melalui Enam Langkah Utama

Anggota Komisi V DPR Dorong Penguatan Mitigasi Bencana Melalui Enam Langkah Utama

September 11, 2026
ATR/BPN Gandeng Perguruan Tinggi Percepat Penyusunan RDTR, Target 1.703 RDTR hingga 2028

ATR/BPN Gandeng Perguruan Tinggi Percepat Penyusunan RDTR, Target 1.703 RDTR hingga 2028

September 11, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Jumat, September 11, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home News

Kemenhub Percepat Pengembangan Jaringan KA untuk Dorong Konektivitas dan Efisiensi Logistik

(Fokus Berita)

Juni 12, 2026
in News
0
0
SHARES
29
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Ilustrasi. Foto PT KAI

 Jakarta, satukanindonesia.com — Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus mempercepat pengembangan jaringan kereta api nasional guna memperkuat konektivitas wilayah, meningkatkan efisiensi logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata di seluruh Indonesia.

Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam menjadikan sektor perkeretaapian sebagai tulang punggung transportasi massal dan distribusi barang nasional, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan perkeretaapian sebagai salah satu fondasi penting masyarakat modern dan ciri negara maju.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan pengembangan jaringan kereta api tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur transportasi, tetapi juga diarahkan untuk memberikan manfaat ekonomi dan sosial yang lebih luas bagi masyarakat.

“Pengembangan jaringan kereta api nasional bukan sekadar pembangunan infrastruktur transportasi, tetapi juga upaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksesibilitas yang lebih baik, biaya logistik yang lebih efisien, serta peluang ekonomi yang semakin terbuka di berbagai daerah,” ujar Dudy dalam keterangan persnya yang diterima InfoPublik, Jumat (12/6/2026).

Menurut Dudy, penguatan transportasi berbasis rel menjadi kebutuhan strategis nasional mengingat tingginya mobilitas masyarakat dan kebutuhan distribusi barang yang semakin meningkat. Selain mampu mengurangi kepadatan lalu lintas jalan raya, moda kereta api juga dinilai lebih efisien, aman, dan ramah lingkungan.

Data Kemenhub menunjukkan minat masyarakat terhadap layanan kereta api terus meningkat. Pada 2025 jumlah penumpang kereta api mencapai hampir 550 juta orang atau tumbuh 8,8 persen dibandingkan 2024 yang tercatat sebanyak 500,5 juta penumpang.

Peningkatan tersebut menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi berbasis rel sebagai pilihan utama perjalanan antarkota maupun perkotaan.

Saat ini jaringan kereta api aktif nasional telah mencapai sekitar 6.927 kilometer yang tersebar di Pulau Jawa, Sumatera, Sulawesi, dan Papua. Pemerintah menargetkan panjang jaringan tersebut meningkat menjadi 10.524 kilometer dalam beberapa tahun ke depan, termasuk pengembangan jaringan kereta api perkotaan.

Pengembangan dilakukan dengan mempertimbangkan karakteristik dan kebutuhan masing-masing wilayah. Di Sumatera, pembangunan perkeretaapian diarahkan untuk mendukung angkutan barang dan mobilitas masyarakat. Sementara di Kalimantan, Sulawesi, dan Papua, pengembangan rel difokuskan untuk memperkuat distribusi komoditas unggulan dan mendorong aktivitas ekonomi daerah.

Sejumlah proyek strategis yang saat ini menjadi prioritas pemerintah antara lain pengembangan jaringan Kereta Api Trans Sumatera, pembangunan kereta api logistik di Kalimantan, optimalisasi operasional Kereta Api Makassar–Parepare, serta pengembangan layanan kereta api perkotaan di berbagai wilayah.

Di Pulau Jawa, pemerintah juga mendorong peningkatan kapasitas layanan melalui elektrifikasi jalur, pengembangan kereta semi cepat, serta perluasan konektivitas kereta cepat untuk meningkatkan efisiensi mobilitas masyarakat.

Selain itu, Kemenhub juga terus memperkuat layanan kereta logistik dan kereta wisata yang dinilai mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah.

“Kereta logistik diarahkan untuk memperkuat efisiensi distribusi barang dan mendukung penurunan beban jalan raya, sedangkan kereta wisata dapat membuka nilai tambah ekonomi di berbagai daerah,” jelas Dudy.

Kemenhub juga menjalankan program layanan gerbong khusus bagi petani dan pedagang untuk membantu distribusi hasil produksi masyarakat dengan biaya yang lebih terjangkau.

Program tersebut telah berjalan di sejumlah daerah seperti Lebak, Garut, Cilacap, Yogyakarta, Solo, Semarang, Blitar, Jember, hingga Banyuwangi dan mendapat respons positif dari masyarakat.

Menurut Dudy, pengembangan jaringan rel akan memperkuat keterhubungan antara kawasan industri, sentra pertanian, pelabuhan, bandara, pusat perdagangan, hingga destinasi pariwisata sehingga dapat mempercepat arus barang dan mobilitas masyarakat.

Dengan konektivitas yang semakin baik, biaya distribusi dapat ditekan, daya saing produk daerah meningkat, dan akses masyarakat terhadap berbagai layanan ekonomi menjadi lebih luas.

Untuk mempercepat realisasi program tersebut, Kemenhub mendorong keterlibatan aktif pemerintah daerah, badan usaha, operator transportasi, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

“Kami mendorong kolaborasi seluruh pihak agar pengembangan perkeretaapian nasional dapat berjalan lebih cepat, berkelanjutan, dan tetap mengedepankan aspek keselamatan sebagai prioritas utama,” tegas Dudy.

Kemenhub optimistis pengembangan jaringan kereta api nasional akan menjadi salah satu pengungkit utama pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan. Selain meningkatkan kualitas layanan transportasi publik, perluasan jaringan rel juga diharapkan mampu memperkuat daya saing nasional dan mempercepat pemerataan pembangunan antarwilayah.

Kebijakan tersebut sejalan dengan Asta Cita pemerintah, khususnya dalam memperkuat pembangunan infrastruktur yang terintegrasi, meningkatkan konektivitas nasional, memperkuat ketahanan ekonomi, serta mendorong pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan di seluruh wilayah Indonesia.(infopublik)

Komentar Facebook

Tags: Dudy PurwagandhiKemenhubMenhubPT. KAI
ShareTweetSend

Related Posts

Menhub Instruksikan Peningkatan Keselamatan Transportasi di Kepulauan Riau

Menhub Instruksikan Peningkatan Keselamatan Transportasi di Kepulauan Riau

Agustus 25, 2026
Kemenhub Gelar Pelatihan Inspektur Penerbangan dari Enam Negara demi Keselamatan Udara

Kemenhub Gelar Pelatihan Inspektur Penerbangan dari Enam Negara demi Keselamatan Udara

Agustus 24, 2026
Perkuat Budaya Keselamatan Berlayar, Kemenhub Bagikan 150 Jacket Life Bagi Nelayan Muara 

Perkuat Budaya Keselamatan Berlayar, Kemenhub Bagikan 150 Jacket Life Bagi Nelayan Muara 

Juli 19, 2026

Kemenhub dan TNI AU Kerjasama Tingkatkan Kompetensi Keselamatan Penerbangan

Juli 8, 2026

Sambut Libur Sekolah 2026, Kemenhub Perketat Pengawasan Kapal Penumpang 

Juni 14, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?