• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Kemenko PMK Dorong Penguatan Co-Creation Kampus dan Industri Atasi Pengangguran Terdidik

Kemenko PMK Dorong Penguatan Co-Creation Kampus dan Industri Atasi Pengangguran Terdidik

September 11, 2026
Menteri HAM Republik Indonesia Menolak Definisi Politik Orang Papua

Menteri HAM Republik Indonesia Menolak Definisi Politik Orang Papua

September 11, 2026
Amnesty Internasional : Pansus DPD RI Mesti desak Perundingan Papua

Amnesty Internasional : Pansus DPD RI Mesti desak Perundingan Papua

September 11, 2026
ADVERTISEMENT
KPK Perkuat Jaringan Antikorupsi, 38 Guru Jadi Penggerak Integritas

KPK Perkuat Jaringan Antikorupsi, 38 Guru Jadi Penggerak Integritas

September 11, 2026
Anggota Komisi V DPR Dorong Penguatan Mitigasi Bencana Melalui Enam Langkah Utama

Anggota Komisi V DPR Dorong Penguatan Mitigasi Bencana Melalui Enam Langkah Utama

September 11, 2026
ATR/BPN Gandeng Perguruan Tinggi Percepat Penyusunan RDTR, Target 1.703 RDTR hingga 2028

ATR/BPN Gandeng Perguruan Tinggi Percepat Penyusunan RDTR, Target 1.703 RDTR hingga 2028

September 11, 2026
Tinjau Kampung Nelayan Mariadei, Yan Mandenas Tekankan Kesejahteraan Masyarakat

Tinjau Kampung Nelayan Mariadei, Yan Mandenas Tekankan Kesejahteraan Masyarakat

September 11, 2026
Cegah kerugian Daerah Penghasil, Alfons Manibui : DBH Harus Tepat Waktu

Cegah kerugian Daerah Penghasil, Alfons Manibui : DBH Harus Tepat Waktu

September 11, 2026
Sebelum Jabatan di Dewan HAM berakhir, Indonesia Mesti Penuhi Desakan MSG

Sebelum Jabatan di Dewan HAM berakhir, Indonesia Mesti Penuhi Desakan MSG

September 10, 2026
Presiden Prabowo Bersama Menpora Erick Thohir Lepas Atlet ke Asian Games 2026

Presiden Prabowo Bersama Menpora Erick Thohir Lepas Atlet ke Asian Games 2026

September 10, 2026
Dubes Inggris Dukung Sektor Kakao Berkelanjutan Papua

Dubes Inggris Dukung Sektor Kakao Berkelanjutan Papua

September 10, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Jumat, September 11, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Fokus Berita

Kemenko PMK Dorong Penguatan Co-Creation Kampus dan Industri Atasi Pengangguran Terdidik

(Fokus Berita)

September 11, 2026
in Fokus Berita
0
0
SHARES
9
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Foto Istimewa

Jakarta, satukanindonesia.com – Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) mendorong penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri melalui pendekatan co-creation sebagai upaya mengatasi kesenjangan kompetensi lulusan pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja sekaligus menekan angka pengangguran terdidik di Indonesia.

Upaya tersebut dibahas dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Mempertemukan Supply dan Demand Kompetensi untuk Meningkatkan Serapan Lulusan dan Mengurangi Pengangguran Terdidik” yang digelar di Aula Heritage Kemenko PMK, Jakarta, dilansir dari infopublik, Rabu (9/9/2026).

Sekretaris Kemenko PMK Imam Machdi mengatakan, tantangan pembangunan sumber daya manusia (SDM) saat ini salah satunya adalah belum optimalnya titik temu antara pasokan tenaga kerja terdidik (supply) dari lembaga pendidikan dengan kebutuhan nyata dunia industri (demand).

Menurutnya, tingkat pendidikan yang lebih tinggi belum selalu berbanding lurus dengan kelancaran transisi lulusan menuju pekerjaan yang sesuai. Karena itu, diperlukan penyesuaian dari sisi lembaga pendidikan maupun dunia industri.

“Lembaga pendidikan dituntut untuk terus memperbarui kurikulum, fasilitas praktik, dan layanan karier secara adaptif. Di sisi lain, sektor industri juga diharapkan dapat lebih terbuka dalam mengartikulasikan profil kompetensi dan jalur rekrutmen mereka,” ujar Imam melalui keterangan resmi yang diterima InfoPublik Kamis (10/9/2026).

Ia menegaskan, pola kerjasama antara perguruan tinggi dan industri perlu dikembangkan dari sekadar link and match menjadi pendekatan co-creation. Dalam pendekatan tersebut, industri harus terlibat sejak proses perancangan kompetensi hingga pengalaman kerja mahasiswa.

“Oleh karena itu, kita perlu menggeser pendekatan dari sekadar link and match menjadi co-creation. Industri tidak boleh hanya ditempatkan sebagai penerima atau pengguna lulusan. Industri harus duduk bersama sebagai co-designer dan co-producer dalam merancang kompetensi, kurikulum, serta pengalaman kerja,” tegasnya.

Sementara itu, dinamika pasar kerja yang semakin cepat akibat perkembangan teknologi menuntut adanya penyelarasan yang lebih terstruktur antara dunia pendidikan, pelatihan, dan industri.

Plt. Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan Kemenko PMK Katiman mengatakan, FGD tersebut menjadi momentum untuk mempertemukan berbagai pemangku kepentingan secara langsung guna memetakan hambatan dalam mempertemukan kebutuhan kompetensi dunia kerja dengan lulusan pendidikan.

“FGD ini diharapkan tidak hanya menjadi forum pertukaran gagasan. Diskusi perlu menghasilkan kesamaan pemahaman dan rekomendasi konkret sebagai dasar penyusunan agenda aksi bersama,” ujar Katiman.

Dalam pelaksanaannya, peserta FGD dibagi ke dalam tiga kelompok diskusi, yakni klaster Supply, Demand, dan Governance atau tata kelola. Masing-masing kelompok membahas tiga tahapan utama, yaitu pemetaan masalah (problem mapping), identifikasi kesenjangan (gap), serta perumusan alternatif solusi.

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan yang memiliki peran strategis dalam penguatan ekosistem ketenagakerjaan dan pembangunan SDM. Peserta berasal dari perguruan tinggi, dunia industri, kementerian/lembaga pemerintah, organisasi kepemudaan, lembaga donor, hingga media.

Keterlibatan lintas sektor tersebut diharapkan dapat memperkaya perspektif sekaligus memperkuat kolaborasi dalam merumuskan solusi yang komprehensif dan implementatif. Dengan demikian, kebutuhan kompetensi dunia kerja dapat semakin selaras dengan kemampuan lulusan pendidikan.

Melalui sinergi dan tata kelola yang kuat, hasil pembahasan FGD ditargetkan menjadi acuan bersama untuk meningkatkan serapan lulusan sekaligus menekan angka pengangguran terdidik secara berkelanjutan.

“Pembangunan SDM yang berdaya saing adalah kunci menuju Indonesia Emas. Saya percaya, dengan komitmen dan kolaborasi lintas sektor yang kuat, kita mampu menjembatani gap antara dunia pendidikan dan dunia industri,” pungkas Imam.(***)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Focus Group Discussion (FGD)Kemenko PMKSekretaris Kemenko PMK Imam Machdi
ShareTweetSend

Related Posts

Puluhan Guru di Yahukimo Papua ikut Pendampingan Pemulihan Trauma

Puluhan Guru di Yahukimo Papua ikut Pendampingan Pemulihan Trauma

Juni 18, 2025
Libur Nataru, Menko PMK, Kapolri & Panglima Tinjau Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek

Libur Nataru, Menko PMK, Kapolri & Panglima Tinjau Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek

Desember 27, 2024
KAPAL PERANG LEGENDARIS TNI AL KRI DEWARUCI TIBA DI JAKARTA, PELAYARAN MUHIBAH JALUR REMPAH 2024 TUNTAS

KAPAL PERANG LEGENDARIS TNI AL KRI DEWARUCI TIBA DI JAKARTA, PELAYARAN MUHIBAH JALUR REMPAH 2024 TUNTAS

Juli 16, 2024

Kemenko PMK Usulkan Tambahan 5 Provinsi Prioritas Penanganan Stunting

Oktober 6, 2023

Pangdam I/BB Hadiri FGD Kajian Konsep Pengamanan Destinasi Pariwisata Super Prioritas Danau Toba

Februari 23, 2023
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?