BATAM, SATUKANINDONESIA.Com – ADOB (Aliansi Driver Online Kota Batam ) terdiri dari berbagi komunitas dan organisasi mengadakan unjukrasa Selasa 11/6/2024 di depan kantor perwakilan gubernur Gedung Graha Kepri Batam.
Aksi tersebut dihadiri ratusan driver ojol ojek online dan taxi online dari berbagai daerah seluruh kota Batam.
Mereka menuntut agar dinas terkait yaitu dinas perhubungan Provinsi Kepulauan Riau
segera melaksanakan peraturan PP 116 yang selama ini terkesan diabaikan oleh pihak aplikasi.
Kepala dinas perhubungan provinsi Kepulauan Riau Junaidi didampingi Wakapolresta Barelang AKBP Syarifudin dan Kepala Pengelolaan Transportasi Darat Kepri Yeni.
Menerima para perwakilan dari driver online roda dua dan roda empat di kantor dinas perwakilan gubernur Kepulauan Riau di lantai empat gedung Graha Batam kota.
Dalam pertemuan itu Junaedi berjanji akan menindaklanjuti pembahasan SK gubernur tentang penyesuaian tarif angkutan transportasi berbasis aplikasi roda dua dan roda empat dengan seluruh stakeholder yang ada di Kepulauan Riau.
Dia mengukapkan khusus roda dua nanti akan dibentuk tim perumus triparti sesuai kesepakatan yaitu pihak Dishub, Aplikator dan perwakilan Adob.
Tuntutan dan permintaan para driver online sekota Batam yang diwakili R2 roda dua Yusril sekaligus sebagai sekretaris ADOB dan R4 roda empat Defrizal dan Wijaya.
Agar segera menerapkan PP 116 yang sudah lama terbit dan menyesuaikan tarif sesuai dengan peraturan tersebut.
Perwakilan ADOB meminta pemerintah dalam hal ini dishub provinsi Kepulauan Riau agar meminta aplikator yang ada di pulau Batam melaksanakan penyesuaian tarif sesuai aturan tersebut.
Dalam pertemuan tersebut ada beberapa poin yang telah disepakati antara lain membentuk tim perumus triparti yaitu terdiri dari pihak Dishub,Aplikator,dan perwakilan Adob.
Untuk lebih lanjut membahas tentang aturan yang akan di bahas nanti dalam pertemuan kedepan yaitu penyesuaian tarif dan mengeluarkan Surat Keputusan bersama demi kepentingan dan kesejahteraan semua driver online sekota Batam.
Dan para perwakilan unras meminta kepada kepala dinas Junaidi agar ikut turun ke bawah dan langsung menemui para pengunjukrasa untuk menyampaikan hasil kesepakan yg telah dicapai dalam pertemuan itu.
Junaedi lalu turun menemui para pengunjukrasa berjanji akan segera membahas masalah ini dengan seluruh pihak terkait termasuk perwakilan pengunjukrasa.
Sementara itu Wakapolresta Barelang AKBP Syarifudin juga meminta para pengunjukrasa agar membubarkan diri dengan tertib dan hati-hati berkenderaan dijalan pulang ke tempat masing-masing pintanya.
Batam selasa 11/6/2024.Aritonang satukan Indonesia.com.













