• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Atasi Kemiskinan, Kepala Daerah di Tanah Papua Diminta Bangkitkan Tata Kelola Pendidikan

Atasi Kemiskinan, Kepala Daerah di Tanah Papua Diminta Bangkitkan Tata Kelola Pendidikan

Februari 27, 2026
Menteri PPPA Kecam Pelecehan oleh 16 Mahasiswa UI Fakultas Hukum

Menteri PPPA Kecam Pelecehan oleh 16 Mahasiswa UI Fakultas Hukum

April 17, 2026
Kemkomdigi Pastikan Sekolah Rakyat Terhubung Akses Internet dan Aman Digital

Kemkomdigi Pastikan Sekolah Rakyat Terhubung Akses Internet dan Aman Digital

April 17, 2026
ADVERTISEMENT
MBG Jadi Penggerak Ekonomi, Menko Muhaimin Soroti Peran Kepala Daerah

MBG Jadi Penggerak Ekonomi, Menko Muhaimin Soroti Peran Kepala Daerah

April 17, 2026
KP2MI Pastikan Penanganan Barang Milik PMI Berjalan Transparan dan Akuntabel

KP2MI Pastikan Penanganan Barang Milik PMI Berjalan Transparan dan Akuntabel

April 17, 2026
Papua Barat Kehilangan Rp100 Triliun dari Aktivitas Tambang Ilegal

Papua Barat Kehilangan Rp100 Triliun dari Aktivitas Tambang Ilegal

April 17, 2026
Aparat Keamanan dan TPNPB Saling Tuduh Serang Pemukiman Warga Sipil

Aparat Keamanan dan TPNPB Saling Tuduh Serang Pemukiman Warga Sipil

April 17, 2026
Anggota  DPRD kota Batam Dabbal Tapis Siahaan Respon cepat Dugaan PHK Bayu Suhendra Usai Sholat Jumat Di Kawasan Tunas Industrial Prima Kabil

Anggota  DPRD kota Batam Dabbal Tapis Siahaan Respon cepat Dugaan PHK Bayu Suhendra Usai Sholat Jumat Di Kawasan Tunas Industrial Prima Kabil

April 16, 2026
Puan Tegaskan Jurnalisme Jadi Jembatan Penting antara Parlemen dan Rakyat

Puan Tegaskan Jurnalisme Jadi Jembatan Penting antara Parlemen dan Rakyat

April 16, 2026
Polda Metro Jaya Bongkar Pengoplosan Elpiji 3 Kg ke 12 Kg di Jabodetabek, Kerugian Negara Miliaran

Polda Metro Jaya Bongkar Pengoplosan Elpiji 3 Kg ke 12 Kg di Jabodetabek, Kerugian Negara Miliaran

April 16, 2026
Kasal Resmikan Bus Listrik Perdana di Mabesal, Bukti Nyata Komitmen TNI AL Menuju Zero Emission 2060

Kasal Resmikan Bus Listrik Perdana di Mabesal, Bukti Nyata Komitmen TNI AL Menuju Zero Emission 2060

April 16, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Jumat, April 17, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Atasi Kemiskinan, Kepala Daerah di Tanah Papua Diminta Bangkitkan Tata Kelola Pendidikan

Februari 27, 2026
in Daerah
0
0
SHARES
107
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
KET.FOTO: Dr Filep Wamafma, SH., M.Hum., C.L.A, Ketua Komite III DPD RI

MANOKWARI, SatukanIndonesia.com – Guna mengatasi kemiskinan di tanah Papua. Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia meminta, kepala daerah (gubernur, bupati, walikota) untuk membangkitkan tata kelola pendidikan yang lebih baik.

Pasalnya, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) bahwa presentase penduduk miskin terbanyak di Indonesia ada di wilayah tanah Papua, dan faktor atau penyebab diantaranya adalah pendidikan.

Padahal, tema besar yang dilaunching di Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) untuk Tanah Papua adalah ‘Papua Cerdas, Papua Sehat, dan Papua Produktif’. Bahkan, tema itu dimuat dalam dokumen resmi Bappenas.

“Tapi dari data BPS, provinsi-provinsi di tanah Papua ini adalah provinsi paling miskin. Dan kemiskinan itu terjadi, karena faktor pendidikan yang rendah,”kata Ketua Komite III DPD RI, Dr Filep Wamafma, SH., M.Hum., C.L.A kepada wartawan, di Manokwari, Papua Barat, Kamis (26/02/2026).

Oleh sebab itu, Dr Filep berharap, para kepala daerah yang saat ini dipercayakan untuk memimpin di tanah Papua harus kembali mengintropeksi diri, agar dapat mengatasi masalah pendidikan.

Ia menjelaskan, pembangunan tanah Papua membutuhkan sumber daya manusia (SDM), maka dibutuhkan siswa maupun siswi yang cerdas.

“Tetapi, apabila para pengajarnya atau guru tidak memiliki spesifikasi pendidikan yang cukup. Bagaimana mereka mau memberikan ilmu kepada anak-anak didik. Dan yang lebih miris lagi, para guru ini dituntut untuk tekun mengajar sementara kesejahteraan diabaikan,”sebut Dr Filep.

Selanjutnya, ia mengemukakan, mengenai sarana prasarana di sekolah seperti listrik, dan fasilitas pendukung lainnya hingga kini masih menjadi permasalahan.

“Percuma ada lembaga Otsus seperti Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Papua, BP3OKP, MRP, DPR Otsus di kabupaten maupun provinsi. Percuma berbagai dana pendidikan diberikan. Tidak ada arti apa-apa, jika tidak ada green design yang dibuat dengan metode-metode yang mampu menjawab kebutuhan pendidikan,”aku Dr Filep Wamafma.

Karena, menurutnya, 25 tahun berlangsungnya Otonomon Khusus (Otsus) di tanah Papua, tidak ada keseriusan pemerintah daerah (Pemda) membangun pendidikan yang bermutu.

“Pembangunan pendidikan Papua, semacam suka-suka. Metodenya, tiba masa, tiba waktu, tiba konsep. Ini menurut saya (Dr Filep) sesuatu yang tidak tepat lagi,”sebutnya.

Misalnya, lanjut dia, para guru yang sudah memilki sertifikasi, tetapi kesejahteraan masih jauh dari harapan. Padahal, mereka (guru) sudah ada yang mendapat sertifikasi.

Untuk itu, Dr Filep menyarankan, guru sertifikasi di daerah sebaiknya dibuat SK, dan diusulkan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

ADVERTISEMENT

“Supaya mereka (guru) mendapatkan gaji P3K dan sertifikasi. Tapi kalau mereka dapat sertifikasi dan diberhentikan. Ini sama sekali tidak manusiawi,”pungkasnya.

Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) ini juga menegaskan, membangun pendidikan di tanah Papua tidak boleh setengah-setengah, harus totalitas. [Ril;is/GRW]

Komentar Facebook

Tags: Badan Perencanaan Pembangunan NasionalDr. Filep WamafmaKetua Komite III DPD RIKomite III Dewan Perwakilan DaerahOtonomon KhususPapuaSatukanindonesia.com
ShareTweetSend

Related Posts

Wali Kota Bekasi dan Mendikdasmen Dukung Penuh AYIMUN 2026, Dorong Generasi Muda Tampil Positif di Kancah Global

Wali Kota Bekasi dan Mendikdasmen Dukung Penuh AYIMUN 2026, Dorong Generasi Muda Tampil Positif di Kancah Global

April 12, 2026
Wali Kota Bekasi Sambut Kunjungan Wamendagri, Bahas Kebijakan WFH: Pastikan Pelayanan Tetap Optimal

Wali Kota Bekasi Sambut Kunjungan Wamendagri, Bahas Kebijakan WFH: Pastikan Pelayanan Tetap Optimal

April 11, 2026
Gunakan Sepeda ke Kantor, Walikota Bekasi Pantau WFH dan Dorong Efisiensi Energi

Gunakan Sepeda ke Kantor, Walikota Bekasi Pantau WFH dan Dorong Efisiensi Energi

April 11, 2026

Wawali Harris Bobihoe Sampaikan Duka Mendalam Ke Keluarga Korban Ledakan SPBE Cimuning

April 11, 2026

Wawali Sambut Baik Pelatihan Vokasi Nasional, Harapkan Cetak Tenaga Kerja Cakap Dan Profesional

April 11, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?