
Jakarta, SatukanIndonesia.com – 74 kantong potongan tubuh korban Pesawat Sriwijaya SJ-182 rute Jakarta-Pontianak yang meledak di Kepulauan Seribu telah dievakuasi.
Hal ini diungkapkan Direktur Bagian Operasional Basarnas Brigjen TNI (Mars) Rasman di dermaga JICT II Tanjung Priok, Jakarta, Senin malam, (11/1/2021).
Selain itu, Pihak Basarnas juga menemukan serpihan kecil pesawat Sriwijaya ada sebanyak 16 kantong. Sedangkan untuk potongan tubuh pesawat besarnya ada sebanyak 24 kantong yang sudah diambil.
“Agar jangan sampai ada di antara kita yang memberikan data di luar itu. Jadi harus ada satu sumber terkait data. Agar tidak simpang siur,” ujar dia Selasa (12/1/2021).
Selain itu, Pihak Basarnas juga menemukan serpihan kecil pesawat Sriwijaya ada sebanyak 16 kantong. Sedangkan untuk potongan tubuh pesawat besarnya ada sebanyak 24 kantong yang sudah diambil.
Menurut dia, pencarian terhadap puluhan kantong bangkai pesawat dan juga potongan tubuh manusia itu menerjunkaj 3.600 petugas. Ribuan petugas itu mencari bangkai menggunakan 54 kapal yang dikerahkan.
“Kalau tidak salah KR Baruna Jaya tambahan untuk memperkuat deteksi bawah air. Kemudian ada 13 pesawat yang memantau udara,” tegas dia.
Sebelumnya, pesawat Sriwijaya SJ-182 rute Jakarta-Pontianak dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (9/1/2021) sore sekitar pukul 14.40 WIB.
Pesawat yang bertolak dari Bandara Soekarno-Hatta tersebut mengangkut penumpang sebanyak 56 penumpang, terdiri dari 46 dewasa, 7 anak-anak, dan 3 bayi.
Sampai saat ini Polisi baru menerima laporan dari 12 keluarga penumpang yang mencari para korban. (*)













