
Humbang Hasundutan, SatukanIndonesia, Com – Badan Penanggulangan Bencana Nasional (Basarnas) Kabupaten Humbang Hasundutan kembali melanjutkan pencarian korban bencana akibat longsor yang terjadi pada hari Jumat (1/12/2023) di Desa Simangulampe, Kecamatan Bakti Raja, Kabupaten Humbang Hasundutan.
Pencarian korban dilakukan mulai pagi tadi, Rabu, 6/12/2023, dengan melakukan penyelaman ke Danau Toba oleh Tim Basarnas.
Hal itu dikatakan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Humbang Hasundutan, Pahala Lumban Gaol saat dihubungi melalui telepon selularnya (Rabu, 6/12/2023), saat berada di lokasi pencarian korban longsor Simangulampe.
Menurut Kepala Bapeda Humbang, pencarian ke Danau dilakukan untuk mengupayakan pencarian secara maksimal.
Dikatakan Pahala, saat ini aroma di lokasi kejadian sudah mengarah menyengat.
“Suasana aroma disekitar lokasi longsor saat ini memang sudah mulai menyengat dan bau busuk, sehingga karenanya perlu dilakukan upaya yang maksimal diantaranya pihak Basarnas kembali melanjutkan pencarian korban dengan melakukan penyelaman ke Danau Toba”, ujarnya.
Lebih lanjut Pahala jebolan ITB dan Double Degree dari Nederland itu mengatakan, hingga saat ini dari 12 orang yang dinyatakan korban jiwa atas longsor itu, dua orang telah ditemukan yaitu Lian Lubis, perempuan (19 thn) dan Oppu Eva Sinambela, perempuan ( 75 thn).
Sebelumnya dikabarkan, sebanyak 12 Korban akibat Longsor di Simangulampe yang terjadi pada Jumat (1/12/2023), yaitu:
- Lian Lubis (Perempuan)-19 Tahun
- Sartika Simanjuntak (Perempuan)-19 tahun
- Ceria Banjarnahor (Perempuan)-25 Tahun
- Op. Oge (perempuan)-82 Tahun
- Juni Silaban (Perempuan)-10 Tahun
- Natan Siregar (Pria)-8 Tahun
- Lasroha Manullang (Perempuan)-40 Tahun
- Op Eva Sinambela (Perempuan)-75 Tahun
- Op Pebri/ Pintar Simanullang (Pria)-70 Tahun
- Desmah Sihombing (Pria)-50 Tahun
- Dino Silaban (Pria)- 6 Tahun
- Eva Purba (Perempuan)-22 Tahun (LS/Redaksi)













