• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Bencana Longsor di Imogiri, 2 Korban Masih Dicari hingga Kendala Tanah Yang Labil

Bencana Longsor di Imogiri, 2 Korban Masih Dicari hingga Kendala Tanah Yang Labil

Maret 26, 2019
Terapkan PJJ, Wali Kota Tri Adhianto Tinjau Aktifitas Pembelajaran di Sekolah

Terapkan PJJ, Wali Kota Tri Adhianto Tinjau Aktifitas Pembelajaran di Sekolah

September 9, 2026
Pemkot Bekasi dan BPN Perkuat Integrasi Data Pertanahan dan Perpajakan untuk Percepat Ekonomi Daerah

Pemkot Bekasi dan BPN Perkuat Integrasi Data Pertanahan dan Perpajakan untuk Percepat Ekonomi Daerah

September 9, 2026
ADVERTISEMENT
TNI AL Amankan Perahu Diduga Pelaku Pengeboman Ikan, Temukan Senjata Api Rakitan dan 25 Paket Diduga Tembakau Sintetis

TNI AL Amankan Perahu Diduga Pelaku Pengeboman Ikan, Temukan Senjata Api Rakitan dan 25 Paket Diduga Tembakau Sintetis

September 9, 2026
TNI AL Kerahkan Unsur Kapal Perang Untuk Cari Lima Jurnalis Yang Hilang Kontak Saat Meliput Gunung Anak Krakatau

TNI AL Kerahkan Unsur Kapal Perang Untuk Cari Lima Jurnalis Yang Hilang Kontak Saat Meliput Gunung Anak Krakatau

September 9, 2026
‘Tidak Mau’ Realisasikan PI 10 Persen bagi Papua Barat, Dr. Filep Singgung Dampak Hukum

‘Tidak Mau’ Realisasikan PI 10 Persen bagi Papua Barat, Dr. Filep Singgung Dampak Hukum

September 9, 2026
Kota Bekasi Tembus 10 Besar Wilayah Terinovatif Indonesia, Duduki Peringkat 6 Tingkat Nasional

Kota Bekasi Tembus 10 Besar Wilayah Terinovatif Indonesia, Duduki Peringkat 6 Tingkat Nasional

September 9, 2026
Kantor Komnas HAM di Papua Dilempari Bom Molotov

Kantor Komnas HAM di Papua Dilempari Bom Molotov

September 9, 2026
Liputan di Gunung Anak Krakatau, Tujuh Orang Hilang Kontak

Liputan di Gunung Anak Krakatau, Tujuh Orang Hilang Kontak

September 9, 2026
Perintahkan Usut Tuntas Pembakaran Hutan dan Lahan, Presiden Prabowo Minta Nama-namanya Korporasi

Perintahkan Usut Tuntas Pembakaran Hutan dan Lahan, Presiden Prabowo Minta Nama-namanya Korporasi

September 9, 2026
Pantau Aktivitas Gunung Anak Krakatau, TNI AL, Siagakan Undur KRI dan Personnel SAR di Selat Sunda

Pantau Aktivitas Gunung Anak Krakatau, TNI AL, Siagakan Undur KRI dan Personnel SAR di Selat Sunda

September 9, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Rabu, September 9, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional

Bencana Longsor di Imogiri, 2 Korban Masih Dicari hingga Kendala Tanah Yang Labil

[Nasional]

Maret 26, 2019
in Nasional
0
0
SHARES
271
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

DIY, SatukanIndonesia.com – Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul, DIY, terus melakukan pencarian korban longsor di Imogiri.

Sementara itu, Dinas Kebudayaan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan segera memperbaiki kompleks makam raja-raja Mataram di Imogiri, Bantul, yang longsor pada Minggu (17/3/2019) malam.

Namun, penanganan perbaikan masih memerlukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait. Berikut ini fakta lengkap bencana banjir dan longsor di DIY:

1. Tiga korban meninggal dan dua diduga masih tertimbun longsor

BPBD Bantul, Yogyakarta, mencatat tiga korban tewas dan dua masih dalam pencarian akibat bencana longsor di di Imogiri, Bantul, Yogyakarta.

“Total sampai saat ini ada 3 korban tewas dan 2 orang masih dalam pencarian,” kata Kepala Pelaksana BPBD Bantul Dwi Daryanto saat dihubungi wartawan melalui sambungan telepon, Senin (18/03/19).

Korban ketiga adalah Painem (71), warga Numpukan, Karangtengah, Imogiri, yang diketahui mengalami hipotermia karena banjir.

Sudiatmojo (86) menjadi korban tanah longsor di Kedungbuweng, Pajimatan, Wukirsari, Imogiri.

Satu korban lain diketahui bernama Sukiyat (56), warga Nogosari 2, Selopamioro, Imogiri. “Korban hanyut semalam (Minggu, 17/3/2019) saat berada di pos ronda dan baru ditemukan siang ini,” ujarnya.

2. Kondisi tanah di lokasi longsor masih labil

Pencarian korban longsor di Dusun Kedungbuweng, Imogiri, yakni Eko Supatmi (46) dan Rufi Kusuma Putri (9), sempat dihentikan. Hal ini karena kondisi medan yang sulit dan sudah malam.

“Kami memutuskan bersama dandim dan polres untuk menghentikan proses pencarian. Besok pagi sekitar pukul 08.00 sudah mulai dilanjutkan,” kata Dwi Daryanto, Senin (18/03/19).

Dwi menjelaskan untuk mencari kedua korban, pihaknya sudah menerjunkan tiga alat berat, tetapi hingga petang belum ditemukan. Selain itu, alat berat juga sulit bergerak karena kondisi tanah masih labil.

“Kesulitannya tanah di atas masih bergerak labil. Ada aliran air yang liar,” ucapnya.

3. Penyebab bencana banjir dan longsor di DIY

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati menjelaskan, penyebab banjir dan longsor di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta pada Minggu (17/03/19) ialah cuaca ekstrem.

Cuaca ekstrem itu diakibatkan topan Savannah. Saat ini, imbas Savannah sudah mulai berkurang, tetapi masyarakat tetap harus waspada.

“Pertanyaannya kapan akan terjadi longsor? Menunggu pemicu. Pemicunya apa? Antara lain curah hujan yang ekstrem. Bisa juga pemicunya gempa bumi atau getaran sehingga kalau ditanya kapan longsornya, ya tinggal menunggu turunnya hujan yang ekstrem atau terjadinya getaran seperti itu,” kata Dwikorita.

4. BNPB peringatkan cuaca ekstrem di DIY

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta untuk mewaspadai potensi terjadinya bencana banjir dan longsor akibat anomali cuaca dalam beberapa hari ke depan.

“Fenomena alam peningkatan aliran udara basah dari Asia menuju wilayah Jawa teridentifikasi berlangsung hingga dua hari ke depan. Demikian juga siklon tropis Savannah dapat berdampak pada ketersediaan uap air yang melimpah terhadap pembentukan awan hujan di wilayah Jawa,” kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho melalui siaran pers di Yogyakarta yang dikutip dari Antaranews, Senin (18/03/19).

Menurut Sutopo, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melansir prakiraan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di wilayah Yogyakarta hingga 20 Maret 2019.

5. Warga mulai menyingkirkan sisa banjir

Banjir di Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, di sejumlah wilayah mulai surut pada Senin (18/03/19).

Sejumlah warga yang rumahnya sempat terdampak banjir mulai berbenah dengan menyingkirkan endapan lumpur yang terbawa saat banjir.

Mapolsek Imogiri, misalnya, sampai saat ini masih dibersihkan dari endapan lumpur. KSPKT Mapolsek Imogiri Aiptu Suyadi mengatakan, hujan deras pada Minggu (17/3/2019) sore mengakibatkan banjir menggenangi Mapolsek Imogiri pada Minggu malam. Ketinggian banjir mencapai dua meter.

“Saya datang sekitar pukul 19.30 WIB, tidak bisa masuk, air sekitar dua meter,” katanya saat ditemui di Mapolsek Imogiri, Senin.

Suyadi mengatakan, banjir baru surut sekitar pukul 02.00. Banjir mengakibatkan seluruh arsip di ruangan bawah terendam. Beruntung, arsip di komputer tidak terdampak banjir.

6. Makam Raja Mataram di Imogiri akan diperbaiki

Kepala Dinas Kebudayaan DIY Aris Eka Nugraha mengatakan, kerusakan makam raja Mataram akan diperbaiki setelah diterjang longsor. Hal itu disampaikan seusai meninjau longsor di makam raja Imogiri Senin (18/03/19).

“Akan koordinasi dulu dengan teman-teman teknis yang lain, seperti dinas PUP-ESDM dan yang lain, termasuk BPBD. Kami akan melihat situasi di lapangan dulu. Kondisinya seperti apa dan tindak lanjutnya seperti apa, nanti didiskusikan,” kata Aris.

Menurut Aris, tim dari Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Energi Sumber Daya Mineral (PUP-ESDM) DIY dan Dinas Kebudayaan DIY sudah meninjau lokasi longsor.

“Kalau ini kan perlu penanganan cepat, padahal dana istimewa membutuhkan revisi dan sebagainya. Nanti kami lihat dulu,” katanya. Seperti diberitakan sebelumnya, kompleks makam raja Mataram di Imogiri, Desa Wukirsari, Bantul, Yogyakarta, longsor, Minggu (17/03/19) malam.(*)

Komentar Facebook

Tags: BanjirBencanaBMKGBNPBBPBDLongsor ImogiriMakam Raja ImogiriYogyakarta
ShareTweetSend

Related Posts

BMKG: Cuaca di Jakarta Cerah Merata, dengan Tingkat Kelembapan Berkisar 38 hingga 76 Persen 

BMKG: Cuaca di Jakarta Cerah Merata, dengan Tingkat Kelembapan Berkisar 38 hingga 76 Persen 

September 3, 2026
BMKG Ingatkan Potensi Hujan hingga Kabut di Sejumlah Kota Indonesia pada Sabtu

BMKG Ingatkan Potensi Hujan hingga Kabut di Sejumlah Kota Indonesia pada Sabtu

Agustus 29, 2026
3.000 Lebih Titik Panas di Papua, BMKG Imbau Masyarakat Waspada

3.000 Lebih Titik Panas di Papua, BMKG Imbau Masyarakat Waspada

Agustus 25, 2026

Anggota Komisi IV DPR Desak Kemenkeu Cairkan Anggaran Darurat Rp290 Miliar untuk Karhutla

Agustus 24, 2026

Turap Bumi Bekasi Baru Selesai Dibangun, Kurangi Dampak Banjir Rawalumbu

Agustus 15, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?