• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Beredar Oksigen Palsu di Tulungagung, Diduga Dari Kompresor Tambal Ban

Beredar Oksigen Palsu di Tulungagung, Diduga Dari Kompresor Tambal Ban

Juli 22, 2021
Republik Indonesia Kuasai Sawit Dunia

Republik Indonesia Kuasai Sawit Dunia

April 18, 2026
DPR Dukung Komdigi Tegas soal PSE, Wikimedia Foundation Diminta Patuh

DPR Dukung Komdigi Tegas soal PSE, Wikimedia Foundation Diminta Patuh

April 18, 2026
ADVERTISEMENT
Presiden Prabowo Berikan Arahan kepada Ketua DPRD Seluruh Indonesia di Magelang

Presiden Prabowo Berikan Arahan kepada Ketua DPRD Seluruh Indonesia di Magelang

April 18, 2026
BMKG: Waspadai Potensi Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Sejumlah Wilayah pada Sabtu

BMKG: Waspadai Potensi Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Sejumlah Wilayah pada Sabtu

April 18, 2026
Wakil Ketua DPR Tekankan Komitmen Indonesia Kembangkan Pasar Karbon Berintegritas

Wakil Ketua DPR Tekankan Komitmen Indonesia Kembangkan Pasar Karbon Berintegritas

April 18, 2026
Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia Siap Kolaborasi dengan Pemda Manokwari

Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia Siap Kolaborasi dengan Pemda Manokwari

April 18, 2026
Gowes dari Rumah, Walikota Bekasi Hadiri Penyerahan SK Kepala Sekolah

Gowes dari Rumah, Walikota Bekasi Hadiri Penyerahan SK Kepala Sekolah

April 17, 2026
Musrenbang RKPD 2027, Tri Adhianto Sebut Perkuat Sinergi Pembangunan Lintas Sektor

Musrenbang RKPD 2027, Tri Adhianto Sebut Perkuat Sinergi Pembangunan Lintas Sektor

April 17, 2026
Diberi Waktu Sepekan,  Ini Penjelasan Bahlil  Soal Penataan Izin Tambang di Kawasan Hutan

Diberi Waktu Sepekan, Ini Penjelasan Bahlil  Soal Penataan Izin Tambang di Kawasan Hutan

April 17, 2026
Prabowo Terima Laporan Pembangunan 300 Jembatan dan Renovasi Sekolah Terdampak Bencana dari KSAD

Prabowo Terima Laporan Pembangunan 300 Jembatan dan Renovasi Sekolah Terdampak Bencana dari KSAD

April 17, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Sabtu, April 18, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home News

Beredar Oksigen Palsu di Tulungagung, Diduga Dari Kompresor Tambal Ban

[News]

Juli 22, 2021
in News
0
0
SHARES
186
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Ilustrasi.

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Sejumlah pedagang ikan hias di Tulungagung, Jawa Timur, menjadi korban oksigen palsu yang diduga diisi dar mesin kompresor tambal ban.

Biasanya, pedagang menggunakan oksigen untuk mengirim paket ikan hidup ke luar daerah.

Salah satu peternak Sol Koi, Alipin, mengatakan ada dua kantong plastik yang diisi oksigen palsu. Setelah diberikan oksigen, ikan yang ada di kantong plastik itu mati setelah 15 menit dari pengisian.

Sementara itu, satu ekor ikan yang ada di kantong lainnya berhasil ia selamatkan.

“Kami menyadari oksigen yang kami dapat (beli) palsu setelah ikan dalam kantong plastik yang telah diisi udara dari tabung oksigen itu mati, hanya selang beberapa menit setelah pengisian,” ujar Alipin dikutip dari Antara, Kamis (22/7/2021).

Setelah kejadian itu, ia kemudian menguji tabung oksigen palsu dan yang asli. Kantong yang berisi oksigen asli terbakar saat disulut api. Sementara itu, untuk oksigen palsu tidak terbakar.

Ia menduga oksigen palsu itu berasal dari udara biasa yang diisi dari mesin kompresor tambal ban.

“Kalau dibakar kelihatan jelas sekali,” katanya.

Harga naik empat kali lipat

Alipin mendapatkan oksigen tersebut dari rekannya, Senin (19/7). Ia membeli satu tabung oksigen. Sementara itu, ada dua tabung yang akan digunakan untuk orang sakit.

Karena sudah tahu oksigen palsu, ia kemudian memberi tahu rekannya agar tabung itu tak digunakan.

“Kalau biasanya Rp25 ribu, saya dapatnya sekitar Rp100 ribu,” ujarnya.

Akibat kejadian ini, sejumlah pedagang ikan hias tak bisa mengirim barangnya ke luar daerah. Akibatnya, pendapatan mereka turun hingga 50 persen. (FA/SI).

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Kompresor BanOksigen PalsuPedagang Ikan HiasTulungagung
ShareTweetSend

Related Posts

Foto : Bupati Tulungagung Gatut Sunu dan Istri sedang berfoto dengan anak-anak salam rangkaian kegiatan halal bihalal (Dok Humas Tulungagung).

Kediaman Jadi Forum Publik: Halalbihalal Bupati Tulungagung Serap Aspirasi Warga

Maret 25, 2026
Diduga Rebutan Tanah Warisan, Seorang Pria Habisi Nyawa Saudaranya Dengan cangkul dan Pisau

Pasutri Pengusaha Kolam Renang di Tulungagung Tewas Dibunuh

Juni 30, 2023
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?