• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
BNPT Sebut Radikalisme Lebih Halus daripada Virus

BNPT Sebut Radikalisme Lebih Halus daripada Virus

Januari 21, 2021
Kemnaker Terbitkan Permenaker BSU 2026, Ini Syarat Penerima dan Besaran Bantuan  Rp900 Ribu

Kemnaker Terbitkan Permenaker BSU 2026, Ini Syarat Penerima dan Besaran Bantuan Rp900 Ribu

November 1, 2026
Anggota Komisi III DPR Dorong Investasi Bodong Masuk RUU Perampasan Aset, Uang Korban Harus Dikembalikan

Anggota Komisi III DPR Dorong Investasi Bodong Masuk RUU Perampasan Aset, Uang Korban Harus Dikembalikan

November 1, 2026
ADVERTISEMENT
HUT ke-26 DPRD Kota Batam Berlangsung Meriah, Walikota Apresiasi Solidnya Sinergi Legislatif dan Eksekutif

HUT ke-26 DPRD Kota Batam Berlangsung Meriah, Walikota Apresiasi Solidnya Sinergi Legislatif dan Eksekutif

November 1, 2026
Menteri HAM RI Membela Dandhy Laksono

Menteri HAM RI Membela Dandhy Laksono

November 1, 2026
Pengurus & Warga Pinaesaan Ne Kamangta Jabodetabek akan Gelar Malam Bakudapa Orang Kamangta & Perayaan Natal 2026

Pengurus & Warga Pinaesaan Ne Kamangta Jabodetabek akan Gelar Malam Bakudapa Orang Kamangta & Perayaan Natal 2026

November 1, 2026
Prakiraan BMKG Cuaca Jakarta Hari Ini Berpotensi Hujan 

Prakiraan BMKG Cuaca Jakarta Hari Ini Berpotensi Hujan 

November 1, 2026
Kemenkop Dorong Koperasi Merah Putih Masuk Rantai Pasok Energi Nasional

Kemenkop Dorong Koperasi Merah Putih Masuk Rantai Pasok Energi Nasional

November 1, 2026
KY Dorong Omnibus Law untuk Perkuat Pengawasan Etik Hakim

KY Dorong Omnibus Law untuk Perkuat Pengawasan Etik Hakim

November 1, 2026
Demi Keadilan, Sekolah Rakyat Permanen dan Modern Harus Dibangun di Seluruh Indonesia

Demi Keadilan, Sekolah Rakyat Permanen dan Modern Harus Dibangun di Seluruh Indonesia

November 1, 2026
Lantik Pengurus Karang Taruna 2026–2031, Wali Kota Minta Sinergi dan Pemberdayaan Pemuda

Lantik Pengurus Karang Taruna 2026–2031, Wali Kota Minta Sinergi dan Pemberdayaan Pemuda

Oktober 31, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Minggu, November 1, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional

BNPT Sebut Radikalisme Lebih Halus daripada Virus

[Nasional]

Januari 21, 2021
in Nasional
0
0
SHARES
41
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Brigjen Pol Ahmad Nurwakhid mengatakan radikalisme lebih “halus” dari pada virus dan membuat orang yang sudah terpapar radikalisme tidak menyadarinya.

“Kalau dalam COVID-19, kita menyebutnya orang tanpa gejala (OTG). Gejala awal orang yang terpapar radikalisme ini ketika seseorang muncul sikap kekecewaan atau kebencian maupun kemarahan terhadap situasi dan kondisi yang ada,” ujar Ahmad dalam webinar penanggulangan radikalisme yang diselenggarakan Forum Human Capital Indonesia (FHCI) yang dipantau di Jakarta, Rabu (20/1/2021).

ADVERTISEMENT

Kekecewaan yang timbul tersebut bisa disebabkan kekecewaan pada pemerintah atau pada pemimpin.

Dia mengibaratkan radikalisme sama halnya dengan virus HIV/AIDS, yang mana melemahkan ketahanan tubuh penderitanya. Sedangkan radikalisme melemahkan ketahanan berbangsa dan bernegara.

“Secara perlahan tapi pasti suatu bangsa dan negara bisa dikatakan hancur, jika elemen radikalisme telah masuk ke dalam institusi negara termasuk BUMN yang membuat sistem ketahanan menjadi lemah dan tidak berfungsi dengan baik,” jelas dia.

Radikalisme adalah suatu paham yang dibuat oleh sekelompok orang yang menginginkan atau pembaharuan sosial dan politik secara drastis dengan menggunakan cara kekerasan.

Sementara terorisme adalah perbuatan yang menggunakan kekerasan atau ancaman kekerasan yang menimbulkan suasana teror atau rasa takut secara meluas dan dapat menimbulkan korban yang bersifat massal.

Pemicu radikalisme dan terorisme adalah politisasi agama, pemahaman agama yang menyimpang, intoleransi, kemiskinan dan kebodohan, kesenjangan dan ketidakadilan, sistem politik dan hukum lemah, serta kondisi mental psikologi.

Potensi radikal bisa meliputi semua agama, sekte, kelompok maupun individu manusia, baik yang berstatus sebagai ASN, TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat.

Hasil riset Alvara Centre dan Mata Air Foundation menunjukkan sebanyak 23,4 persen mahasiswa setuju jihad untuk khilafah, sebanyak 18,1 persen pegawai swasta tidak setuju Pancasila, sebanyak 9,1 persen pegawai BUMN tidak setuju Pancasila, sebanyak 23,3 pelajar SMA setuju jihad untuk khilafah, dan 19,4 persen PNS tidak setuju Pancasila.

Oleh karena itu, dia mendorong agar perusahaan BUMN turut terlibat dalam mencegah masuknya paham radikal di perusahaannya. Apalagi BUMN merupakan garda ketahanan ekonomi bangsa.

“Hati-hati dalam pemberian bantuan CSR, karena kami monitor ada dana CSR dari perusahaan BUMN maupun kementerian yang terindikasi lari ke kelompok radikal. Mungkin ada oknum yang terlibat atau mungkin juga tidak tahu,” jelas dia lagi.

Deputi Bidang SDM, Teknologi dan Informasi Kementerian BUMN, Alex Denni, mengatakan saat ini perusahaan di lingkungan memiliki core value yang sama yakni AKHLAK.

AKHLAK merupakan singkatan dari Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif.

Alex mengatakan budaya AKHLAK menjadi pondasi yang kuat agar setiap perusahaan BUMN tidak tercerabut dari akarnya.

“Kita tahu sebelum ada AKHLAK ini, setiap perusahaan BUMN memiliki core value masing-masing. Dengan adanya AKHLAK ini, dengan fondasi yang sama bisa bertahan lama dan memudahkan dalam mobilitas tenaga kerja,” jelas Alex.

Dalam kaitan dengan radikalisme, ada nilai dari AKHLAK yang relevan yakni Harmonis dan Loyal. Alex mendorong perusahaan BUMN untuk saling peduli dan menghargai perbedaan, serta mengutamakan kepentingan bangsa diantara kepentingan golongan.

“Kita optimistis pada masa depan perusahaan BUMN dapat tumbuh dengan baik. Meski demikian, kita juga perlu mewaspadai adanya dinamika yang terjadi yang jika dibiarkan dapat menghambat pertumbuhan perusahaan BUMN,” imbuh Alex. (ms/Antara)

Komentar Facebook

Tags: BNPTEkstremismeNasionalRadikalismeTerorisme
ShareTweetSend

Related Posts

Jaringan Terungkap, Belasan Terduga Teroris Dibekuk Densus 88 di Enam Provinsi

Jaringan Terungkap, Belasan Terduga Teroris Dibekuk Densus 88 di Enam Provinsi

Oktober 5, 2026
Densus 88 Dalami Dugaan Unsur Terorisme Ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading

Densus 88 Dalami Dugaan Unsur Terorisme Ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading

November 7, 2025
Pemerintah Indonesia Bakal Pulangkan WNI Kasus Terorisme dari Filipina

Pemerintah Indonesia Bakal Pulangkan WNI Kasus Terorisme dari Filipina

Oktober 22, 2025

PEMBINAAN PERTAHANAN WILAYAH, TNI AL BERIKAN EDUKASI MASYARAKAT PESISIR DI MALANG

Juni 14, 2024

BNPT Kutuk Keras Serangan Teroris di Rusia

Maret 25, 2024
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?