• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
BPS Ungkap Inflasi 0,28 Persen pada November 2020

BPS Ungkap Inflasi 0,28 Persen pada November 2020

Desember 1, 2020
Hadiri Diskusi PMKRI, Agus Jabo Ajak Generasi Muda Wujudkan Proklamasi

Hadiri Diskusi PMKRI, Agus Jabo Ajak Generasi Muda Wujudkan Proklamasi

Oktober 30, 2026
Rupiah Melemah ke Rp18.147 per Dolar AS, Inflasi AS Meningkat

Rupiah Melemah ke Rp18.147 per Dolar AS, Inflasi AS Meningkat

Oktober 30, 2026
ADVERTISEMENT
Bupati Manokwari dan DPN RI Tinjau Pabrik Semen Conch

Bupati Manokwari dan DPN RI Tinjau Pabrik Semen Conch

Oktober 30, 2026
Impor BBM Makin Efisien, Bahlil : Pemerintah Pangkas Rantai Pasok

Impor BBM Makin Efisien, Bahlil : Pemerintah Pangkas Rantai Pasok

Oktober 30, 2026
Bupati Sorsel Mangkir dari Panggilan KPK

Bupati Sorsel Mangkir dari Panggilan KPK

Oktober 30, 2026
Presiden Prabowo Siapkan Langkah Besar Lewat UU Satu Data Indonesia, Ini Tujuannya

Presiden Prabowo Siapkan Langkah Besar Lewat UU Satu Data Indonesia, Ini Tujuannya

Oktober 30, 2026
Bareskrim Polri Tetapkan 245 Orang dan 20 Korporasi Tersangka Kebakaran Hutan dan Lahan

Bareskrim Polri Tetapkan 245 Orang dan 20 Korporasi Tersangka Kebakaran Hutan dan Lahan

Oktober 30, 2026
Pemprov DKI Jakarta Siapkan Kebijakan Pengelolaan Limbah Baterai Kendaraan Listrik untuk Cegah Pencemaran Lingkungan

Pemprov DKI Jakarta Siapkan Kebijakan Pengelolaan Limbah Baterai Kendaraan Listrik untuk Cegah Pencemaran Lingkungan

Oktober 30, 2026
KPK Jajaki Kerja Sama Antikorupsi dengan Rusia, Bahas Penelusuran dan Pemulihan Aset

KPK Jajaki Kerja Sama Antikorupsi dengan Rusia, Bahas Penelusuran dan Pemulihan Aset

Oktober 30, 2026
Indonesia dan Malaysia Perkuat Kerja Sama Perbatasan, Bahas Kerja Sama Ekonomi-Sosial

Indonesia dan Malaysia Perkuat Kerja Sama Perbatasan, Bahas Kerja Sama Ekonomi-Sosial

Oktober 30, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Jumat, Oktober 30, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Ekonomi

BPS Ungkap Inflasi 0,28 Persen pada November 2020

[Ekonomi]

Desember 1, 2020
in Ekonomi
0
0
SHARES
69
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Ilustrasi Inflasi.

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat mencatat terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) atau inflasi sebesar 0,28 persen secara bulanan (month-to-month/mtm) pada November 2020. Inflasi lebih tinggi dibandingkan Oktober 2020 sebesar 0,07 persen.

Angka itu itu juga lebih tinggi dibandingkan inflasi November tahun lalu sebesar 0,14 persen. Sementara itu, secara tahun berjalan (year-to-date/ytd) terjadi inflasi sebesar 1,23 persen persen. Sedangkan secara tahunan (year-on-year/yoy) inflasi mencapai 1,59 persen pada November ini.

“Inflasi Indonesia di November 2020 ini sebesar 0,28 persen mtm kalau kita bandingkan dengan bulan lalu,” ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Setianto dalam konferensi pers, Selasa (1/12/2020).

Ia mengatakan jika ditengok berdasarkan kelompok pengeluaran, maka mayoritas atau sebanyak sembilan kelompok pengeluaran mengalami inflasi. Sedangkan, hanya dua kelompok yang mengalami deflasi.

Inflasi terbesar berasal dari kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,86 persen, dengan andil kepada inflasi 0,22 persen.

Ia menuturkan inflasi pada kelompok ini disebabkan kenaikan harga sejumlah komoditas pangan.

“Untuk makanan dan minuman ini contohnya daging ayam andil 0,08 persen, telur ayam ras, dan cabai merah,” paparnya.

Ia mengingatkan produsen dan konsumen untuk mewaspadai dampak musim penghujan kepada distribusi barang.

“Terkait musim penghujan ke depan barangkali terkait dengan distribusi barang untuk cuaca, ombak tinggi, curah hujan tinggi ini bisa hambat distribusi barang dari produsen ke konsumen,” katanya.

Lalu, inflasi kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,14 persen, dengan andil 0,01 persen. Selanjutnya, inflasi kelompok perlengkapan peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,08 persen dengan andil 0 persen.

Lebih lanjut, kelompok kesehatan mengalami inflasi sebesar 0,32 persen persen, dengan andil 0,01 persen. Sedangkan, kelompok transportasi sebesar 0,30 persen, dengan andil kepada inflasi 0,04 persen.

“Inflasi pada kelompok transportasi diantaranya karena kenaikan tarif angkutan udara,” katanya.

Lalu, inflasi kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan 0,02 persen dengan andil nol persen. Selanjutnya, inflasi kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,04 persen, dengan andil nol persen

Sementara itu, kelompok pendidikan inflasi 0,12 persen dengan andil 0,01 persen dan inflasi kelompok penyediaan makanan dan minuman sebesar 0,11 persen dengan andil 0,01 persen

Sementara itu, dua kelompok pengeluaran yang mengalami deflasi yakni kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya minus 0,23 persen dengan andil minus 0,01 persen. Lainnya, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar minus 0,04 persen, dengan andil kepada deflasi minus 0,01 persen.

Berdasarkan komponennya, inflasi terjadi berkat sumbangan komponen bergejolak sebesar 1,31 persen, dengan andil 0,21 persen.

Dalam komponen ini, komponen energi mengalami deflasi sebesar minus 0,11 persen, dengan andil minus 0,01 persen. Sedangkan, komponen bahan makanan bergejolak (volatile food) mengalami inflasi 1,18 persen, dengan andil 0,21 persen.

Lalu, komponen harga diatur pemerintah (administered price) tercatat inflasi 0,16 persen, dengan andil 0,03 persen. Sedangkan inflasi inti sebesar 0,06 persen, dengan andil 0,04 persen.

Berdasarkan wilayah, inflasi terjadi di 83 kota dari 90 kota IHK. Sementara 7 kota lainnya mengalami deflasi.

Inflasi tertinggi terjadi di Kota Tual sebesar 1,15 persen dan terendah di Bima sebesar 0,01 persen.

“Inflasi di Kota Tual andil dari kenaikan harga komoditas perikanan yaitu ikan tongkol dan layang kemudian juga andil dari bahan bakar rumah tangga,” ucapnya.

Sedangkan deflasi tertinggi di Kendari sebesar minus 0,22 persen dan terendah di Meulaboh dan Palopo masing-masing 0,01 persen. (CNN/bm)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: BPSEkonomiInflasi
ShareTweetSend

Related Posts

Wawali Harris Bobihoe Borong Produk UMKM Hasil Tangan Terampil Emak- Emak

Wawali Harris Bobihoe Borong Produk UMKM Hasil Tangan Terampil Emak- Emak

September 25, 2026
Mendagri Tito Minta Pemda Perkuat Pasokan dan Distribusi demi Jaga Inflasi Tetap Terkendali

Mendagri Tito Minta Pemda Perkuat Pasokan dan Distribusi demi Jaga Inflasi Tetap Terkendali

Juli 15, 2026
Tri Adhianto Dorong Lansia Aktif dan Bahagia Melalui Kriyaan Lansia Kota Bekasi 2026

Tri Adhianto Dorong Lansia Aktif dan Bahagia Melalui Kriyaan Lansia Kota Bekasi 2026

Juli 9, 2026

Wali Kota Bekasi Apresiasi Keberhasilan Sensus Penduduk, Siap Lanjutkan Sensus Ekonomi

Juni 23, 2026

Pemkot Bekasi Tegaskan Kebijakan PPPK dan Belanja Pegawai Mengacu Regulasi Pemerintah Pusat

Juni 11, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?