
Jakarta, SatukanIndonesia.com – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin tegaskan dirinya masih belum merubah sikapnya untuk mengusulkan penundaan Pemilu 2024.
“Ya masih lah. Belum-belum (berubah sikapnya),” kata Cak Imin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (15/3/2022).
Baca Juga: Datang ke IKN, Ganjar Pranowo Bawa Tanah dan Air dari Puser Bumi
Meski demikian, Cak Imin mengklaim dirinya akan tetap pada konstitusi. Dia berujar, usulan yang disampaikan tersebut akan taat dalam koridor konstitusi.
“Ya, kita juga taat konstitusi jadi usulan itu kan dalam koridor konstitusi,” klaim Cak Imin.
Baca Juga: Tujuh Komisioner KPU-Bawaslu Bertemu Cak Imin, Pengamat: Dapat Menambah Kecurigaan Publik
Belakangan ini memang wacana penundaan Pemilu 2024 tengah menjadi polemik dan perdebatan publik. Cak Imin sebelumnya mengusulkan wacana penundaan Pemilu 2024, dengan alasan pemulihan ekonomi karena masih dalam situasi pandemi Covid-19.
Baca Juga: Tujuh Komisioner KPU-Bawaslu Bertemu Cak Imin, Pengamat: Dapat Menambah Kecurigaan Publik
Pernyataan Cak Imin lantas ditanggapi positif oleh Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.
Bahkan belakangan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengklaim mempunyai big data 110 juta masyarakat yang ingin penundaan Pemilu. (nal/SI)













