
MANADO, satukanindonesia.com — Antrean kendaraan yang mengular di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Manado menjadi perhatian langsung Wakapolda Sulawesi Utara Brigjen Pol Dr. Susetio Cahyadi.
Jumat (16/10/2026), Wakapolda bersama sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Sulut turun langsung ke lapangan. Bukan sekadar melihat kondisi dari balik laporan, ia mendatangi sejumlah SPBU untuk memastikan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat berjalan sebagaimana mestinya.
SPBU Sario, Wanea, hingga Boulevard menjadi lokasi yang dipantau.
Di lokasi, Susetio melihat langsung antrean kendaraan yang cukup panjang. Ia juga mengecek kesiapan personel kepolisian yang ditempatkan untuk mengatur arus kendaraan sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kehadiran polisi di tengah antrean tersebut menjadi bagian dari upaya mencegah terjadinya kericuhan maupun gangguan kamtibmas yang berpotensi muncul ketika masyarakat harus menunggu dalam waktu lama.
Personel Polda Sulut dan Polresta Manado disiagakan di sejumlah titik. Mereka mengatur antrean dan mengarahkan pengendara agar proses pengisian BBM berlangsung tertib.
Namun, ada pemandangan lain di tengah panjangnya antrean.
Sejumlah Polisi Wanita (Polwan) terlihat membagikan air mineral kepada para pengendara yang sedang menunggu giliran mengisi BBM.
Langkah sederhana itu menjadi bentuk kepedulian polisi kepada masyarakat yang harus menghabiskan waktu cukup lama dalam antrean.
Bagi kepolisian, pengamanan bukan hanya soal memastikan tidak terjadi gangguan keamanan. Kehadiran personel di lapangan juga diharapkan mampu memberikan rasa aman dan membantu masyarakat menghadapi situasi yang sedang terjadi.
Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Endrastiawan Setyowibowo mengatakan, pemantauan langsung oleh Wakapolda bersama jajaran PJU merupakan bagian dari pengawasan terhadap pelaksanaan tugas personel di lapangan.
“Bapak Wakapolda bersama sejumlah PJU turun langsung untuk melihat situasi di lapangan sekaligus memastikan personel yang bertugas melaksanakan pengamanan dengan baik,” ujarnya.
Menurut Endrastiawan, kehadiran personel kepolisian di SPBU diharapkan dapat menjaga ketertiban antrean, memberikan rasa aman kepada masyarakat, sekaligus memastikan aktivitas pengisian BBM berlangsung lancar.
Polda Sulut dan jajaran Polres juga terus melakukan pemantauan serta pengamanan di sejumlah SPBU menyusul meningkatnya antrean pengisian BBM.
Masyarakat diminta tetap tertib, mengikuti arahan petugas, dan menghormati pengguna layanan lainnya.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tertib saat mengantre, mengikuti arahan petugas, dan saling menghormati sesama pengguna layanan. Dengan kerja sama semua pihak, diharapkan situasi tetap aman dan pelayanan BBM dapat berlangsung dengan lancar,” kata Endrastiawan.
Di tengah antrean yang panjang, kehadiran Wakapolda dan personel kepolisian setidaknya menunjukkan bahwa persoalan yang dihadapi masyarakat tidak hanya dipantau dari ruang komando.
Polisi hadir langsung di lapangan—mengatur antrean, menjaga keamanan, sekaligus memberi perhatian kepada warga yang sedang menunggu.
“Dan di antara deretan kendaraan yang mengular, sebotol air mineral yang dibagikan Polwan menjadi simbol kecil bahwa pengamanan juga dapat hadir dalam bentuk kepedulian,” tutup Endrastiawan. (*)













