• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Dinilai Memalukan Suku Batak Tapanuli, Ruhut Sitompul Minta Kapolri Tangkap Nico Silalahi

Dinilai Memalukan Suku Batak Tapanuli, Ruhut Sitompul Minta Kapolri Tangkap Nico Silalahi

Februari 2, 2022
Website PWI Siap Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah

Website PWI Siap Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah

Oktober 2, 2026
PANCASILA DI ZAMAN ALGORITMA

PANCASILA DI ZAMAN ALGORITMA

Oktober 2, 2026
ADVERTISEMENT
Resmi Jadi Kapolri,  Suyudi Titip Pesan ke Insan Pers

Resmi Jadi Kapolri,  Suyudi Titip Pesan ke Insan Pers

Oktober 2, 2026
Hari Ke-18 Penyelam TNI AL dan SAR Gabungan Lanjutkan Sisir Badan KM Virgo Transport 8

Hari Ke-18 Penyelam TNI AL dan SAR Gabungan Lanjutkan Sisir Badan KM Virgo Transport 8

Oktober 2, 2026
Perkuat Pembiayaan Pembangunan Jangka Panjang,  Pemprov DKI Ajukan Pembentukan Dana Cadangan Daerah

Perkuat Pembiayaan Pembangunan Jangka Panjang,  Pemprov DKI Ajukan Pembentukan Dana Cadangan Daerah

Oktober 2, 2026
Bapemperda DPRD Batam Bahas Usulan Perubahan Perda Ketertiban Umum

Bapemperda DPRD Batam Bahas Usulan Perubahan Perda Ketertiban Umum

Oktober 2, 2026
Ganti Sugiono, Menlu Arrmanatha Priotaskan Stabilitas di Kawasan dan Tingkat Global

Ganti Sugiono, Menlu Arrmanatha Priotaskan Stabilitas di Kawasan dan Tingkat Global

Oktober 2, 2026
Tiga Orang di Amankan, Satgas Damai Cartensz Sita 71 Butir Amunisi Ilegal

Tiga Orang di Amankan, Satgas Damai Cartensz Sita 71 Butir Amunisi Ilegal

Oktober 2, 2026
Perayaan HUT DWP ke-27, Lomba Menyanyi Solo Antar Dinas/Instansi Kota Bekasi Berlangsung Semarak

Perayaan HUT DWP ke-27, Lomba Menyanyi Solo Antar Dinas/Instansi Kota Bekasi Berlangsung Semarak

Oktober 2, 2026
1.500 Orang Ikuti Perayaan Hari Lansia Sedunia di Bekasi,  Wali Kota: Bekasi Layak Jadi Pusat Perayaan Karena Punya Sekolah Lansia KUN

1.500 Orang Ikuti Perayaan Hari Lansia Sedunia di Bekasi,  Wali Kota: Bekasi Layak Jadi Pusat Perayaan Karena Punya Sekolah Lansia KUN

Oktober 1, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Jumat, Oktober 2, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Politik

Dinilai Memalukan Suku Batak Tapanuli, Ruhut Sitompul Minta Kapolri Tangkap Nico Silalahi

[Politik]

Februari 2, 2022
in Politik
0
0
SHARES
468
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ruhut Sitompul, Ist/SatukanIndonesia.com

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Menurut Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ruhut Sitompul, aktivis Nicho Silalahi sudah memalukan suku Batak Tapanuli, lantaran juga ikut serta menghina warga Kalimatan Timur.

Ruhut meminta agar Kepala Kepolisia Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listiyo Sigit Prabowo untuk segera menangkap Nico.

Baca Juga: Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf akan Ambruk Sebelum 2024, Politisi Golkar Jawab Begini

“Jenderal Polisi Bpk L Sigit L Kapolri tolong kapan giliran Nicho Silalahi yg sudah memalukan Suku Batak Tapanuli ditangkap & ditahan, “cuitan Ruhut Sitompul dalam akun Twitternya, dikutip SatukanIndonesia.com, Rabu, (2/2/2022).

Ruhut juga berpendapat bahwa Nicho sudah merendahkan perempuan Kalimantan. Ia menilai aktivis tersebut pantas untuk mendapatkan hukum adat dan negara.

” Krn ikut menghina Warga Kaltim & Wanitanya sangat merendahkan mereka yg sangat patuh terhadap Hukum Adat Dayak dan Hukum Nasional MERDEKA,” lanjutnya. 

Aktivis Nicho belakangan ini ramai dibicarakan lantaran membuat cuitan yang mengatakan ‘perempuannya dijual ke China untuk dijadikan budak seks’.

ADVERTISEMENT

Baca Juga: Anies Baswedan Kenang Momen Didukung Lulung Maju PilgubIa mengatakan, ketika hutan ditebang, banjir melanda, perempuan yang dijual ke China untuk menjadi budak seks, dan anak-anak yang mati tenggelam karena bekas galian tambang, namun sikap masyarakat hanya diam.

Tapi ketika ada yang menyebut Kalimantan ‘tempat jin buang anak, masyarakat langsung melakukan demonstrasi.

Baca Juga: AHY Ajak Anak Muda Bela Keadilan dan Rawat Demokrasi, Jangan Hanya Dijadikan Aksesoris Politik

“Saat Hutan ditebang, banjir merendam rumah warga ± sebulan, perempuannya dijual ke China untuk dijadikan budak seks, anak?2; pada mati tenggelam di bekas galian tambang kalian pada diam, Tapi saat ada yang mengatakan ‘Tempat Jin Buang Anak’ kalian Demo. Sebenarnya kalian siapa?,” cuitan Nicho Silalahi pada akun Twitter pribadinya @Nicho_Silalahi yang dilansir SatukanIndonesia.com.  (nal/SI)

 

Komentar Facebook

ShareTweetSend

Related Posts

Website PWI Siap Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah

Website PWI Siap Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah

Oktober 2, 2026
PANCASILA DI ZAMAN ALGORITMA

PANCASILA DI ZAMAN ALGORITMA

Oktober 2, 2026
Resmi Jadi Kapolri,  Suyudi Titip Pesan ke Insan Pers

Resmi Jadi Kapolri,  Suyudi Titip Pesan ke Insan Pers

Oktober 2, 2026

Hari Ke-18 Penyelam TNI AL dan SAR Gabungan Lanjutkan Sisir Badan KM Virgo Transport 8

Oktober 2, 2026

Perkuat Pembiayaan Pembangunan Jangka Panjang,  Pemprov DKI Ajukan Pembentukan Dana Cadangan Daerah

Oktober 2, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?