• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Diskriminasi Sawit, RI Siap Gugat Uni Eropa ke WTO pada 2021

Diskriminasi Sawit, RI Siap Gugat Uni Eropa ke WTO pada 2021

Desember 17, 2020
Indonesia Mendapat Tambahan Investasi Rp715 Triliun dari Freeport

Indonesia Mendapat Tambahan Investasi Rp715 Triliun dari Freeport

Oktober 6, 2026
Saksikan Penyerahan Rp 13,2 Triliun, Presiden Prabowo Ngaku Disogok

Saksikan Penyerahan Rp 13,2 Triliun, Presiden Prabowo Ngaku Disogok

Oktober 6, 2026
ADVERTISEMENT
PM Kepulauan Solomon Serukan Investasikan Uang Anda pada Alam

PM Kepulauan Solomon Serukan Investasikan Uang Anda pada Alam

Oktober 6, 2026
Mendagri Tito Tinjau Perbatasan Kaltara, DPRD Sebut Persoalan Pembangunan Mulai Diperhatikan Pusat

Mendagri Tito Tinjau Perbatasan Kaltara, DPRD Sebut Persoalan Pembangunan Mulai Diperhatikan Pusat

Oktober 6, 2026
DPR Menyetujui RUU Satu Data Indonesia Menjadi Undang-Undang 

DPR Menyetujui RUU Satu Data Indonesia Menjadi Undang-Undang 

Oktober 6, 2026
KPK Dorong Perbaikan Ekosistem Pendidikan Jelang Penilaian Integritas 2028

KPK Dorong Perbaikan Ekosistem Pendidikan Jelang Penilaian Integritas 2028

Oktober 6, 2026
Presiden Prabowo Ingatkan Adanya Ancaman Terhadap Kedaulatan Indonesia

Presiden Prabowo Ingatkan Adanya Ancaman Terhadap Kedaulatan Indonesia

Oktober 6, 2026
Panja RUU Pemilu Gelar Rapat saat Reses, Targetkan Rampung Awal 2027

Panja RUU Pemilu Gelar Rapat saat Reses, Targetkan Rampung Awal 2027

Oktober 6, 2026
Presiden FIFA Temui Prabowo di Istana Negara

Presiden FIFA Temui Prabowo di Istana Negara

Oktober 6, 2026
Prediksi BMKG: Awan Tebal Selimuti Sebagian Besar Jakarta, Hujan Ringan Turun Sore Hari

Prediksi BMKG: Awan Tebal Selimuti Sebagian Besar Jakarta, Hujan Ringan Turun Sore Hari

Oktober 6, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Rabu, Oktober 7, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Diskriminasi Sawit, RI Siap Gugat Uni Eropa ke WTO pada 2021

[Ekonomi]

Desember 17, 2020
in Ekonomi
0
0
SHARES
41
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Pemerintah tengah mempersiapkan dokumen gugatan yang akan disampaikan kepada Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) terhadap Uni Eropa. Dalam dokumen itu, Indonesia menggugat Arahan Energi Terbarukan II atau Renewable Energy Directives II (RED II) Uni Eropa yang dinilai mendiskriminasikan kelapa sawit.

“Kami bersama pemangku kepentingan, kuasa hukum dan beberapa ahli sadang menyusun dokumen gugatan yang rencananya akan kami masukan ke WTO awal tahun depan,” jelas Kepala Subdirektorat Produk Agro Direktorat Pengamanan Perdagangan Kementerian Perdagangan Donny Tamtama, dalam diskusi Masa Depan Sawit Indonesia di Pasar Uni Eropa Pasca Covid-19, Kamis (17/12).

Setelah memasukkan dokumen gugatan, lanjut Donny, proses selanjutnya adalah hearing, sidang, penyampaian dokumen gugatan kedua, sidang kedua hingga keputusan akhir.

“Final report mungkin awal 2022,” ujarnya.

Ia menjelaskan Uni Eropa merupakan salah satu pangsa pasar terbesar ekspor sawit Indonesia, yakni 12 persen. Pasar terbesar minyak sawit Indonesia lainnya adalah China sebesar 18 persen, India 18 persen, dan Pakistan 8 persen.

Di sisi lain, ia menuturkan tren ekspor minyak sawit ke Uni Eropa menurun secara rata-rata bulanan pada Januari-Oktober 2020. Tercatat, rata-rata nilai ekspor ke Uni Eropa turun 2,41 persen, sedangkan rata-rata volume ekspor turun 0,56 persen.

Namun, secara tahunan nilai ekspor periode Januari-Oktober 2020 meningkat 4,39 persen dari periode yang sama tahun lalu menjadi US$2,48 miliar.

“Kalau kami lihat di sini, Uni Eropa cukup penting bagi Indonesia sebagai tujuan ekspor. Itulah kenapa kami perlu untuk jaga pasar sawit di Uni Eropa,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Kemenko Perekonomian Musdhalifah Machmud mengungkapkan Indonesia sudah memiliki 3 strategi dalam menghadapi Uni Eropa dalam panel diskusi (joint working group) antara Asia Tenggara dan Uni Eropa nantinya.

Pertama, pemerintah tidak hanya berbicara mengenai minyak sawit tapi juga minyak nabati (vegetable oil) lainnya. Tujuannya, supaya terdapat kesetaraan bahwa bukan hanya minyak sawit yang menjadi tudingan tapi seluruh minyak nabati lainnya di Uni Eropa dan Amerika.

Bahkan, jika dilihat dari sisi produktivitas minyak sawit mampu menghasilkan 4 kilogram (kg) per 1 hektar (ha). Sedangkan, minyak nabati lain lebih sedikit.

“Secara logika lahan 1 ha menghasilkan 1/4 kg minyak ini, kalau kelapa sawit 4 kg minyak. Tentu saja yang drive deforestasi adalah yang hasilkan 1/4 kg,” ucapnya.

Kedua, pemerintah akan membahas peran masing-masing minyak nabati pada isu Sustainable Development Goals (SDGs) secara menyeluruh, bukan hanya faktor lingkungan.

Ketiga, pemerintah akan membahas isu ekonomi dan sosial terkait kelapa sawit. Ia menuturkan banyak masyarakat Indonesia yang menggantungkan hidupnya pada industri kelapa sawit.

“Ini yang akan menjadi bagian kami nanti menghadapi joint working group ke depan, jadi bukan hanya palm oil tapi vegetable oil yang menjadi tujuan utama penyelenggaraan Asean dan Uni Eropa working group,” katanya.

Untuk diketahui, dalam RED II, Uni Eropa menetapkan kelapa sawit sebagai tanaman berisiko tinggi (high risk) terhadap deforestasi. Untuk itu, Uni Eropa akan membatasi dan secara bertahap bakal menghapuskan penggunaan minyak kelapa sawit atau Crude Palm Oil (CPO) untuk biodiesel.

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Kelapa SawitWTO
ShareTweetSend

Related Posts

Ekspor Sawit Indonesia ke India dan China Melonjak pada Bulan Agustus 2021

Ekspor Sawit Indonesia ke India dan China Melonjak pada Bulan Agustus 2021

Oktober 9, 2021
Hotma Sitompul Dipanggil KPK Soal Korupsi Bansos Covid-19

KPK Temukan Ekspansi Kebun Sawit di Papua Bermasalah, Dari Deforestasi Hingga Perizinan

Februari 22, 2021
39 Persen Anggota GAPKI Tak Bersertifikat Sawit Berkelanjutan

39 Persen Anggota GAPKI Tak Bersertifikat Sawit Berkelanjutan

November 20, 2020

GAPKI Dukung Proses Hukum Perusahaan Sawit Pembakar Hutan

September 20, 2019

Pemerintah Cari Solusi Agar Pertamina Bisa Jangkau Harga CPO

September 9, 2019
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?