
Jakarta, SatukanIndonesia.com – Twitter dan Facebook memutuskan untuk memblokir permanen akun milik Presiden Amerika Serikat, Donald Trump beberapa hari yang lalu. Hal tersebut disebabkan karena kerusuhan di Capitol Hill, Amerika Serikat.
Alih-alih mengkonfirmasi dengan baik, Donald Trump justru menuding bahwa platform media sosial tersebut telah melakukan sesuatu yang mengerikan untuk Amerika Serikat. Namun Trump tak menjelaskan secara spesifik soal tudingan nya tersebut.
“Saya yakin ini akan jadi kesalahan besar untuk mereka. Mereka memecah belah,” ucap Trump seperti dikutip dari Reuters, Rabu (13/1/2021)
Sebelumnya Facebook sendiri sudah memberikan suspensi terhadap Donald Trump selama 24 jam, tapi akhirnya perusahaan besutan Mark Zuckerberg ini memperpanjang pemblokiran tersebut hingga jabatan dari Donald Trump berakhir sepenuhnya.
Sementara itu untuk Twitter sendiri, sebenarnya hubungan antara Trump dan Twitter tidak cukup baik. Maka dari itulah Twitter memutuskan untuk mengunci akun Trump dan menghapus Tweet serta video yang berhubungan dengan aksi kerusuhan di Capitol Hill. (*)













