• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Eks Brimob Penembak Polisi Medan Ditembak usai Serahkan Diri

Eks Brimob Penembak Polisi Medan Ditembak usai Serahkan Diri

November 3, 2020
Militerisasi pada Ruang Sipil di Indonesia Makin Meluas

Militerisasi pada Ruang Sipil di Indonesia Makin Meluas

Juni 26, 2026
Gelar Paripurna, DPRD Kota Batam Resmi Sahkan Perda PSU Perumahan untuk Perkuat Tata Kelola Kawasan Hunian

Gelar Paripurna, DPRD Kota Batam Resmi Sahkan Perda PSU Perumahan untuk Perkuat Tata Kelola Kawasan Hunian

Juni 26, 2026
ADVERTISEMENT
Wujudkan Pendidikan Gratis, Pemprov Papua Tengah Anggarkan Rp77,84 Miliar

Wujudkan Pendidikan Gratis, Pemprov Papua Tengah Anggarkan Rp77,84 Miliar

Juni 26, 2026
Kembali ke DPRD Jatim Lewat PAW, Andy Firasadi Siap Lanjutkan Pendampingan Hukum bagi Masyarakat Desa

Kembali ke DPRD Jatim Lewat PAW, Andy Firasadi Siap Lanjutkan Pendampingan Hukum bagi Masyarakat Desa

Juni 26, 2026
Pemkot Bekasi Gandeng DPRD, dan Tokoh Bantargebang Tinjau PLTSa di China, Matangkan Groundbreaking PSEL Kota Bekasi

Pemkot Bekasi Gandeng DPRD, dan Tokoh Bantargebang Tinjau PLTSa di China, Matangkan Groundbreaking PSEL Kota Bekasi

Juni 26, 2026
Pertamina Pastikan Distribusi BBM Tetap Normal, Kasus Truk Tangki di Banyuwangi Masih Diusut

Pertamina Pastikan Distribusi BBM Tetap Normal, Kasus Truk Tangki di Banyuwangi Masih Diusut

Juni 25, 2026
Penyitaan Truk Tangki di SPBU Genteng Wetan Bikin Warga Kesulitan Solar, Konsumen Terpaksa Cari hingga Luar Kecamatan

Penyitaan Truk Tangki di SPBU Genteng Wetan Bikin Warga Kesulitan Solar, Konsumen Terpaksa Cari hingga Luar Kecamatan

Juni 25, 2026
Ketua Umum SMSI Tegaskan Program Cetak Mediator Bersertifikat Bersama Mahkamah Agung

Ketua Umum SMSI Tegaskan Program Cetak Mediator Bersertifikat Bersama Mahkamah Agung

Juni 25, 2026
Forum Pemred SMSI Jatim Resmi Dikukuhkan, Perkuat Ketahanan Media di Tengah Disrupsi Digital

Forum Pemred SMSI Jatim Resmi Dikukuhkan, Perkuat Ketahanan Media di Tengah Disrupsi Digital

Juni 25, 2026
BMKG Prakirakan Sebagian Wilayah Jakarta Diguyur Hujan Ringan pada Kamis Pagi hingga Malam

BMKG Prakirakan Sebagian Wilayah Jakarta Diguyur Hujan Ringan pada Kamis Pagi hingga Malam

Juni 25, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Sabtu, Juni 27, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional

Eks Brimob Penembak Polisi Medan Ditembak usai Serahkan Diri

[Nasional]

November 3, 2020
in Nasional
0
0
SHARES
67
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Mantan anggota Brimob Kamiso (45) yang ditetapkan sebagai tersangka penembakan anggota Polsek Medan Barat Aiptu Robin Silaban mengklaim ditembak usai menyerahkan diri.

Menurut Kamiso, dirinya dibawa oleh polisi untuk mencari keberadaan lima rekannya yang juga terlibat dalam kasusnya dua hari usai menyerahkan diri. Namun, ia tidak bisa melihat lantaran matanya ditutup oleh petugas.

“Setelah menyerahkan diri. Saya tidak tahu ditembak di mana (lokasinya),” ujar Kamiso sambil menahan sakit di bagian kakinya di Polrestabes Medan, Selasa (3/11).

Kamiso mengaku menyerahkan diri kepada salah satu anggota Polsek Percut Sei Tuan, di Desa Sampali, Kabupaten Deli Serdang. Ia juga membawa barang bukti senjata api jenis revolver milik Aiptu Robin yang dirampasnya saat kejadian.

Kamiso membantah dirinya mencoba merampas senjata milik petugas saat pengembangan kasus. Namun, saat membuat pengakuan itu, Kamiso yang awalnya berada di pelataran Polrestabes Medan buru-buru dibawa oleh polisi ke dalam gedung.

Sementara itu, Kapolrestabes Medan Komisaris Besar Riko Sunarko mengatakan pihaknya terpaksa menembak Kamiso karena yang bersangkutan mencoba merampas senjata milik petugas.

Selain itu, kata Riko, Kamiso bukan menyerahkan diri. Pasalnya, Kamiso tidak datang ke kantor polisi melainkan diamankan di pinggir Jalan Sampali.

“Tersangka kita minta menunjukkan rekan-rekannya termasuk tempat tinggalnya, mamun berulah kembali berusaha merebut senjata anggota kita yang mengawal yang bersangkutan. Kita berikan tindakan tegas terukur dengan melumpuhkan yang bersangkutan,” kata Riko.

 Riko mengatakan pihaknya masih mendalami motif Kamiso menembak Aiptu Robin di tempat pencucian mobil pada 27 Oktober lalu. Menurutnya, dari pengakuan Kamiso, yang bersangkutan disuruh oleh seorang perempuan berinisial NWT menjemput Kadeo dan Irvan.

“Kemudian KM (Kamiso) dan lima temannya datang ke lokasi dan langsung membuat kisruh. Bahkan para tersangka melakukan perusakan. Penjemputan itu terkait urusan usaha NWT dan kedua orang itu,” ujarnya.

Riko menyebut Aiptu Robin yang berada di tempat pencucian mobil dan bengkel itu mengingatkan Kamiso, namun yang bersangkutan tetap merusak bengkel tersebut. Kemudian Robin memberikan tembakan peringatan ke bawah dan kaki Kamiso terserempet peluru.

“Namun yang bersangkutan berpura-pura mengajak anggota bicara baik-baik dengan anggota kita, namun setelah dekat justru memukul tangan anggota kita menggunakan double stick,” katanya.

Lebih lanjut, Riko menyatakan senjata api milik Aiptu Robin terjatuh dan langsung direbut Kamiso. Kemudian Kamiso menembak Aiptu Robin yang mengenai dada dan paru-paru korban.

Saat itu, Kamiso dibantu oleh tiga orang lain yang juga kini masih buron, yakni AM (45), EN (35), dan HA (30) yang merupkaan putra dari NWT. Menurut Riko, Kamiso juga sempat mengarahkan senjata api rampasan itu ke kepala Aiptu Robin. Namun, pistol tersebut tidak meletus.

“Itu berdasarkan keterangan saksi di TKP,” ujarnya.

Riko menambahkan Kamiso merupakan anggota Brimob yang dipecat. Dalam pemeriksaan awal, Kamiso mengaku sebagai anggota Brimob pada 1999 lalu. Namun, Riko belum mengetahui kebenaran Kamiso sebagai anggota Brimob.

“Kita sedang cek. Informasinya karena melawan komandan kompi, kemudian disersi dan dilakukan PTDH atau pemberhentian dengan tidak hormat,” katanya.

Sebelumnya, peristiwa penembakan tersebut terjadi di tempat pencucian mobil dan bengkel, Jalan Gagak Hitam, Selasa 27 Oktober lalu. Saat terjadi pertikaian, Kamiso berhasil merampas senjata milik Aiptu Robin. Kemudian Kamiso menembak Aiptu Robin dan menembus dada kanan korban hingga ke paru-paru.

Komentar Facebook

Tags: BrimobMedan
ShareTweetSend

Related Posts

PASCA BENCANA ALAM, WAKASAL TINJAU INFRASTRUKTUR DAN TATAP MUKA DENGAN PRAJURIT TNI AL DI SUMUT

PASCA BENCANA ALAM, WAKASAL TINJAU INFRASTRUKTUR DAN TATAP MUKA DENGAN PRAJURIT TNI AL DI SUMUT

Desember 24, 2025
Panglima TNI Melayat ke Rumah Duka Almarhum Driver Ojol Affan Kurniawan

Panglima TNI Melayat ke Rumah Duka Almarhum Driver Ojol Affan Kurniawan

Agustus 30, 2025
Bentrokan Brimob & TNI AL Di Sorong Berhasil Diredam Dan Berakhir Damai

Bentrokan Brimob & TNI AL Di Sorong Berhasil Diredam Dan Berakhir Damai

April 15, 2024

Konsolidasi di Medan, Prabowo: di Jakarta Saya Dapat Nilai 11 dari 100, Tapi Hari ini 99

Januari 13, 2024

Polres Yahukimo Tangkap Satu Anggota KKB Pelaku Penembakan Brimob

Juni 2, 2023
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?