• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Meski Tak Hadir,  Presiden Jokowi Tetap Berikan Gatot Nurmantyo Bintang Mahaputera

Gatot Minta Setop Julukan Kadrun & Kampret: Ganti dengan Ucok

Desember 17, 2020
Dukung Dukcapil Larang Fotokopi e-KTP, Komisi II: Langkah Tepat Cegah Penyalahgunaan Data

Dukung Dukcapil Larang Fotokopi e-KTP, Komisi II: Langkah Tepat Cegah Penyalahgunaan Data

Mei 30, 2026
Meriahkan HUT Ke-499 Jakarta, Ancol Gratiskan Tiket Masuk Sore Hari 

Meriahkan HUT Ke-499 Jakarta, Ancol Gratiskan Tiket Masuk Sore Hari 

Mei 30, 2026
ADVERTISEMENT
La Ode Safiul Akbar Jadi Calon Pertama  Daftarkan Diri sebagai Caketum Kosgoro 1957

La Ode Safiul Akbar Jadi Calon Pertama Daftarkan Diri sebagai Caketum Kosgoro 1957

Mei 30, 2026
Kemdiktisaintek-Bappenas Perkuat Riset dan IPTEK

Kemdiktisaintek-Bappenas Perkuat Riset dan IPTEK

Mei 30, 2026
Anggota Komisi I DPR Dukung Putusan MK Soal 30 Persen Keterwakilan Perempuan di Pemilu

Anggota Komisi I DPR Dukung Putusan MK Soal 30 Persen Keterwakilan Perempuan di Pemilu

Mei 30, 2026
Anggota DPRD DKI Dukung Polisi Tindak Tegas Pelaku Begal

Anggota DPRD DKI Dukung Polisi Tindak Tegas Pelaku Begal

Mei 30, 2026
Wali Kota Bekasi Kirim Ucapan Selamat Hari Raya Iduladha 1447 H untuk Warga Kota Bekasi

Wali Kota Bekasi Kirim Ucapan Selamat Hari Raya Iduladha 1447 H untuk Warga Kota Bekasi

Mei 30, 2026
Hadiri Konferensi APS, Dedi Mulyadi : Pembangunan Papua Mesti Berbasis Budaya

Hadiri Konferensi APS, Dedi Mulyadi : Pembangunan Papua Mesti Berbasis Budaya

Mei 29, 2026
Aliansi SETARA Nyatakan Sikap Terhadap Situasi di Tanah Papua

Aliansi SETARA Nyatakan Sikap Terhadap Situasi di Tanah Papua

Mei 29, 2026
Tentara Nasional Indonesia Diminta Tidak Terlibat Konflik Tanah Adat di Merauke

Tentara Nasional Indonesia Diminta Tidak Terlibat Konflik Tanah Adat di Merauke

Mei 29, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Sabtu, Mei 30, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional

Gatot Minta Setop Julukan Kadrun & Kampret: Ganti dengan Ucok

[Nasional]

Desember 17, 2020
in Nasional
0
0
SHARES
134
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

Jakarta, SatukanIndonesia.com –Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo meminta semua pihak berhenti mengeluarkan ucapan yang merendahkan sesama anak bangsa. Ucapan yang dimaksud Gatot adalah ucapan ‘kadrun‘ dan ‘kampret‘ yang populer dalam beberapa waktu belakangan ini.

Hal itu disampaikan Gatot lewat akun media sosial Instagram resmi miliknya, @nurmantyo_gatot.

“Saya juga mengimbau, secara tidak sadar ataupun sadar, sengaja atau tak sengaja kita anak bangsa sudah merendahkan bahkan melecehkan Tuhan YME, dengan mempunyai sebutan masing-masing. Ada kadrun, kampret, itu kan nama binatang,” kata dia.

Menurut Gatot, sebutan ‘kadrun’ dan ‘kampret’ ini bukan hanya merendahkan sesama anak bangsa. Julukan itu juga merendahkan Tuhan sebagai pencipta manusia. Sebab kata ‘kadrun’ dan ‘kampret’ tidak mencerminkan manusia, tetapi menunjuk suatu binatang.

Dia pun mengajak, agar semua pihak berhenti mengkotak-kotakan masyarakat dengan julukan ‘kadrun’ dan ‘kampret’.

ADVERTISEMENT

Gatot yang juga Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) ini ingin bangsa Indonesia kembali berbudaya dengan menggunakan penyebutan lebih santun dan sopan.

“Mari sama-sama negara dengan santun hilangkan kata-kata seperti itu, kembali ke bangsa Indonesia yang berbudaya tinggi dengan panggilan mas, kakak, ucok, abang dan sebagainya, sehingga bangsa lain melihat kita sebagai bangsa bermartabat,” katanya.

Julukan ‘kadrun’ dan ‘kampret’ sendiri populer di masyarakat sejak kontestasi pemilu presiden 2019. Julukan ‘kadrun’ adalah pelesetan dari kadal gurun, yang digunakan untuk menyindir para pengikut Prabowo Subianto kala itu.

Saat ini, julukan ‘kadrun’ masih tetap digunakan untuk menyindir orang-orang yang memiliki kecenderungan ideologi Islam politik yang dianggap kaku.

Sementara julukan ‘kampret’ digunakan untuk menyindir orang-orang yang mendukung Presiden Joko Widodo, dan masih kerap diucapkan sampai saat ini.

Komentar Facebook

Tags: Gatot NurmantyoKardun Dan Kampret
ShareTweetSend

Related Posts

Meski Tak Hadir,  Presiden Jokowi Tetap Berikan Gatot Nurmantyo Bintang Mahaputera

Gatot Nurmantyo Klaim Demokrasi Era Jokowi Lebih Jelek dari Zaman Soeharto

November 25, 2023
Gatot Nurmantyo: Patung Soeharto Harus Ada di Markas Kostrad

Gatot Nurmantyo: Patung Soeharto Harus Ada di Markas Kostrad

Oktober 1, 2021
Amien Rais dan Gatot Nurmantyo Kunjungi Rumah Rocky Gerung

Amien Rais dan Gatot Nurmantyo Kunjungi Rumah Rocky Gerung

September 24, 2021

Gatot Nurmantyo – Tito Karnavian Unggul Dalam Survei Capres 2024

Juni 2, 2021

Gatot Bela Rizieq, Minta Periksa Semua Kasus Kerumunan

Desember 2, 2020
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?