
Humbang Hasundutan, SatukanIndonesia.Com -Masyarakat Humbang Hasundutan kini sedang geger disebabkan adanya indikasi jejak kaki harimau di areal pertanian di Desa Nagurguran, Sibutuoan dan Sitapingan Kecamatan Sijamapolang Kabupaten Humbang Hasundutan, Provinsi Tapanuli Utara.
Jejak kaki harimau itu terekam dalam vidio yang viral di media sosial.
Terhadap adanya indikasi rekam jejak langkah binatang buas di areal pertanian warga itu, Camat Sijamapolang, Toga Halasan Simamora dengan sigap mengeluarkan beberala himbauan kepada warganya untuk berjaga-jaga dan mengambil sikap mengantisipasi yang terburuk.
Dalam Suratnya, Senin, 27 Juni 2022, Toga Simamora menyampaikan 4 (empat) poin, yaitu:
1. Semua aktifitas di ladang agar dilakukan mulai jam 09.00 wib s/d 16.00 wib.
2. Jika bepergian ke ladang diusahakan lebih 4 (Empat) orang dan membawa anjing.
3. Semua Ternak Kerbau/Lembu ditarik ke Daerah kepemukiman
4. Diperkampungan/ ladang dilakukan pembekaran polutan (Mamurun)

Secara terpisah, Sekda Kabupaten Humbang Hasundutan, Tonny Sihombing mengatakan, pihaknya bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Sumatera Utara masih melakukan verifikasi dan pemantauan lebih lanjut terhadap kebenaran informasi mengenai keberadaan Binatang buas yang ada di Kecamatan Sijamapolang tersebut.
“Kami bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam tingkat Provinsi Sumatera Utara masih nelakukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan informasi itu”, ujar Tonny saat dihubungi Media ini melalui telpon selularnya, Rabu, 29/6/2022.
Lebih lanjut Tonny mengatakan, supaya warga jangan terlalu takut berlebihan dengan sesuatu yang masih perlu ditelusuri lebih lanjut, walau harus tetap waspada.
“Kami himbau warga tidak terlalu takut berlebihan, namun tetap waspada”, katanya.(Manru/Tim)













