• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Ibunda Wamenkes dr. Benny Octavianus Berpulang

Ibunda Wamenkes dr. Benny Octavianus Berpulang

September 5, 2026
Komisi IX DPR Sebut Perlindungan Ketenagakerjaan Atur Perluasan Jamsos

Komisi IX DPR Sebut Perlindungan Ketenagakerjaan Atur Perluasan Jamsos

September 5, 2026
‎IWO Batam Kecam Dugaan Pemukulan Sekretaris IWO, Desak Polisi Usut Salman dan Audit Keterlibatan Oknum BP

‎IWO Batam Kecam Dugaan Pemukulan Sekretaris IWO, Desak Polisi Usut Salman dan Audit Keterlibatan Oknum BP

September 5, 2026
ADVERTISEMENT
Cegah Pasal Tidak Sinkron, Hanura Minta DPR Putuskan RUU Pemilu Lebih Awal

Cegah Pasal Tidak Sinkron, Hanura Minta DPR Putuskan RUU Pemilu Lebih Awal

September 5, 2026
Polisi Tetapkan 112 Tersangka Kasus Karhutla hingga September 2026

Polisi Tetapkan 112 Tersangka Kasus Karhutla hingga September 2026

September 5, 2026
Masyarakat Adat Papua Tolak PSN dalam Pelaksanaan PAPEDA Summit 2026

Masyarakat Adat Papua Tolak PSN dalam Pelaksanaan PAPEDA Summit 2026

September 5, 2026
Pertegas Manfaat Ekonomi hingga 2055, Pemerintah Pusat Didesak Audit Proyek LNG Tangguh

Pertegas Manfaat Ekonomi hingga 2055, Pemerintah Pusat Didesak Audit Proyek LNG Tangguh

September 5, 2026
Wali Kota Bekasi Kukuhkan FKUB 2026-2031, Dorong Aksi Nyata Toleransi hingga Tingkat Wilayah

Wali Kota Bekasi Kukuhkan FKUB 2026-2031, Dorong Aksi Nyata Toleransi hingga Tingkat Wilayah

September 4, 2026
Sekda Kota Bekasi, Junaedi Buka Pelatihan Kota HAM, Dorong Tata Kelola Pemerintahan yang Responsif dan Inklusif

Sekda Kota Bekasi, Junaedi Buka Pelatihan Kota HAM, Dorong Tata Kelola Pemerintahan yang Responsif dan Inklusif

September 4, 2026
Tasyakur HUT ke-81 Kejaksaan RI, Wali Kota Bekasi Apresiasi Dedikasi Kejaksaan Negeri Kota Bekasi

Tasyakur HUT ke-81 Kejaksaan RI, Wali Kota Bekasi Apresiasi Dedikasi Kejaksaan Negeri Kota Bekasi

September 4, 2026
8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Wali Kota Bekasi: Jadikan Pembelajaran untuk Tingkatkan Pelayanan

8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Wali Kota Bekasi: Jadikan Pembelajaran untuk Tingkatkan Pelayanan

September 4, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Sabtu, September 5, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home News

Ibunda Wamenkes dr. Benny Octavianus Berpulang

(Ragam Info)

September 5, 2026
in News, Ragam Info
0
0
SHARES
16
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Almarhumah Ibu Henreine Octavianus – Mone (Foto. Dok Keluarga)

Kota Batu, satukanindonesia.com – Kabar duka datang dari keluarga besar Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Republik Indonesia, dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P., FISR. Ibundanya, Henriene Octavianus-Mone, berpulang ke pangkuan Bapa di Surga pada Sabtu, 5 September 2026, pukul 02.30 WIB, dalam usia 98 tahun, di Kota Batu, Jawa Timur.

Kabar berpulangnya perempuan yang akrab disapa Ibu Octav tersebut diterima dari salah seorang keponakannya, Yusak Tamtama.

Kepergian almarhumah meninggalkan duka mendalam, bukan hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi banyak orang yang mengenalnya sebagai sosok ibu yang setia mendampingi perjalanan panjang pelayanan suaminya, almarhum Pdt. Dr. Petrus Octavianus, D.D., Ph.D.

Ibu Henriene lahir di Atambua, Belu, Nusa Tenggara Timur, pada 26 Oktober 1927. Ia merupakan anak ketiga dari sembilan bersaudara, putri pasangan Mezach Mone dan Magdalena SinlaE. Ayahnya dikenal sebagai mantri hewan sekaligus tokoh pergerakan Timorsche Verbond di Atambua.

Delapan tahun pertama kehidupannya dilalui di Atambua. Setelah itu, masa kanak-kanak hingga mudanya dijalani di Kota Kupang. Ia menempuh pendidikan dasar di Schakel School, kemudian melanjutkan pendidikan di Inheemse MULO, sekolah yang ketika itu dikenal memiliki pembelajaran kuat dalam bidang aljabar dan aritmatika.

ADVERTISEMENT

Perjumpaannya dengan Petrus Octavianus bermula dalam Pertemuan Muda-Mudi Gereja Masehi Injili di Timor di Airnona, Kupang, pada 31 Oktober 1947. Keduanya kemudian bertumbuh dalam hubungan yang berakar pada iman, doa, dan panggilan untuk melayani.

Setelah menjalani masa perkenalan dan pertunangan, Henriene Mone dan Petrus Octavianus menikah secara gerejawi di GMIT Airnona, Kupang, pada 12 Mei 1954. Beberapa hari kemudian, pasangan muda tersebut meninggalkan Kupang dan memulai perjalanan hidup bersama di Pulau Jawa.

Sejak awal pernikahan, Ibu Henriene bukan sekadar berdiri di samping suaminya. Ia menjadi teman seperjalanan, pendoa, penasihat, sekaligus penopang dalam masa-masa awal pelayanan yang penuh keterbatasan. Ketika suaminya melakukan perjalanan pelayanan ke berbagai daerah, ia mengambil tanggung jawab besar dalam mengasuh dan mendidik kedelapan anak mereka.

Dalam autobiografinya, Pdt. Dr. Petrus Octavianus mengenang istrinya sebagai perempuan yang mendidik anak-anak dengan disiplin, mendorong mereka untuk terus maju, serta menanamkan kehidupan yang takut akan Tuhan. Ia bahkan menyebut istrinya sebagai “My Professor”, sebuah ungkapan penghargaan atas perannya dalam membentuk kehidupan keluarga sekaligus menopang pelayanannya.

Setelah tahun 1973, Ibu Henriene semakin banyak mendampingi perjalanan pelayanan suaminya. Dalam berbagai keadaan, ia hadir sebagai mitra yang setia—menguatkan ketika suaminya menghadapi kesulitan, memberikan nasihat, dan menopang setiap langkah melalui doa.

Dari pernikahannya dengan Pdt. Dr. Petrus Octavianus, almarhumah dikaruniai delapan anak, enam menantu, sepuluh cucu, dan seorang buyut. Salah seorang putranya adalah dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P., FISR, yang saat ini mengemban amanah sebagai Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia.

Delapan putra-putri almarhumah adalah Mary Victoria Octavianus; dr. Jermy F. Octavianus, Sp.OG(K); Pdt. Dr. Roland M. Octavianus, M.Th.; Pdt. Jacob Cornelius Octavianus, M.Div.; Grace R. Hutapea-Octavianus; dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P., FISR; Drs. Petri Ishak Octavianus, Ak.; dan Monica Octavianus.

Jenazah almarhumah disemayamkan di Sunny Home, Jalan Trunojoyo Nomor 5, Kota Batu, Jawa Timur. Informasi mengenai rangkaian ibadah dan acara pelepasan selanjutnya akan disampaikan oleh keluarga.

Kepergian Ibu Henriene Octavianus-Mone menutup perjalanan panjang seorang ibu yang hidup di balik pelayanan besar keluarganya. Dalam kesunyian rumah, melalui doa, pendidikan anak, dan kesetiaan mendampingi suami, ia meninggalkan warisan iman yang terus hidup dalam diri anak-anak, cucu, buyut, serta generasi yang pernah disentuh oleh perjalanan keluarganya. (Yosua)

Komentar Facebook

Tags: Benjamin Paulus OctavianusIbunda Wamenkes
ShareTweetSend

Related Posts

No Content Available
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?