• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Jerat Hukum yang Hantui Trump jika Tak Jadi Presiden AS

Jerat Hukum yang Hantui Trump jika Tak Jadi Presiden AS

November 4, 2020
Menkeu Purbaya Nilai Kebijakan DHE SDA Berpotensi Dongkrak Kinerja Himbara

Menkeu Purbaya Nilai Kebijakan DHE SDA Berpotensi Dongkrak Kinerja Himbara

Juni 2, 2026
Ditjen Imigrasi Siapkan Layanan Khusus untuk Percepat Kepulangan Jamaah Haji Indonesia 2026

Ditjen Imigrasi Siapkan Layanan Khusus untuk Percepat Kepulangan Jamaah Haji Indonesia 2026

Juni 2, 2026
ADVERTISEMENT
Mensos Sebut 45 Persen Bansos Tak Tepat Sasaran Akibat Data Kurang Akurat

Mensos Sebut 45 Persen Bansos Tak Tepat Sasaran Akibat Data Kurang Akurat

Juni 2, 2026
Komisi XIII DPR: Revisi UU HAM untuk Perkuat Perlindungan HAM

Komisi XIII DPR: Revisi UU HAM untuk Perkuat Perlindungan HAM

Juni 2, 2026
Meski Diguyur Hujan, Seluruh Kader PDI Perjuangan Tetap Semangat Melaksanakan Upacara Hari Lahir Pancasila

Meski Diguyur Hujan, Seluruh Kader PDI Perjuangan Tetap Semangat Melaksanakan Upacara Hari Lahir Pancasila

Juni 2, 2026
Lapas Kelas IIA Batam Berikan Remisi Khusus Bagi 15 Warga Binaan yang Beragama Buddha Pada Hari Raya Waisak 2570 BE Tahun 2026

Lapas Kelas IIA Batam Berikan Remisi Khusus Bagi 15 Warga Binaan yang Beragama Buddha Pada Hari Raya Waisak 2570 BE Tahun 2026

Mei 31, 2026
Dalam Rangka Hari Lahir Pancasila PDI Perjuangan Kota Batam Gelar Upacara Bendera Kebangsaan dan Sambut Bulan Bung Karno

Dalam Rangka Hari Lahir Pancasila PDI Perjuangan Kota Batam Gelar Upacara Bendera Kebangsaan dan Sambut Bulan Bung Karno

Mei 31, 2026
DPRD Batam Mulai Laksanakan Reses, Serap Aspirasi Warga

DPRD Batam Mulai Laksanakan Reses, Serap Aspirasi Warga

Mei 31, 2026
Komisi II DPR Gandeng China Perkuat Kerjasama Pembangunan dan SDM Daerah

Komisi II DPR Gandeng China Perkuat Kerjasama Pembangunan dan SDM Daerah

Mei 31, 2026
Anggota DPR Komisi XI Minta Pemerintah dan BI Jaga Kepercayaan Investor Domestik

Anggota DPR Komisi XI Minta Pemerintah dan BI Jaga Kepercayaan Investor Domestik

Mei 31, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Rabu, Juni 3, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Internasional

Jerat Hukum yang Hantui Trump jika Tak Jadi Presiden AS

[Internasional]

November 4, 2020
in Internasional
0
0
SHARES
69
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

Jakarta, SatukanIndonesia.com –  Pasangan petahana presiden Amerika Serikat, Donald Trump dan wapres Mike Pence kembali maju dalam pemilu 2020 menghadapi pasangan Joe Biden–Kamala Harris. Hasil pemilu kali ini akan memberikan pengaruh signifikan bagi nasib Trump yang tengah ‘dihantui’ sejumlah ancaman hukum serius.

Dalam beberapa pekan setelah hari pemilihan, serangkaian investigasi yang dilakukan menyelidiki kemungkinan aksi penipuan transaksi bisnis keluarga sebagai warga negara-baik sebagai individu maupun melalui perusahaannya jika ia tidak lagi menjabat sebagai presiden AS.

Sebagai presiden, ia bisa mengajukan penundaan investigasi dan tuntutan hukum-termasuk tuduhan penunggakan pajak. Pihak pengadilan diketahui melakukan panggilan agar Trump mengembalikan pajak.

“Dalam segala hal, lepas dari jabatan [presiden] memudahkan jaksa dan penggugat dalam kasus perdata untuk mengajukan tuntutan terhadapnya,” kata mantan jaksa federal, Harry Sandick seperti dilansir dari CNN.

Tunggakan pajak dan catatan keuangan

Ancaman hukum paling serius yang akan dihadapi Trump yakni investigasi terhadap cara kerja keuangan Trump Organization. Jaksa penuntut telah menyarankan dalam pengajuan pengadilan bahwa proses penyelidikan bisa memeriksa apakah Trump dan perusahaannya terlibat dalam penipuan bank, asuransi, pajak kriminal, dan pemalsuan catatan keuangan.

Selama proses penyelidikan, Trump telah menantang panggilan pengadilan ke kantor akuntannya atas pengembalian pajak dan catatan keuangan selama delapan tahun terakhir. Lima pengadilan telah memutuskan bahwa panggilan tersebut sah dan pekan lalu Trump harus menelan pil pahit lantaran permohonan banding federal yang diajukannya ditolak.

Tak cukup sampai di situ, pengacara Trump telah meminta Mahkamah Agung untuk menghentikan panggilan pengadilan, tak lain untuk memberi waktu bagi pengajuan banding.

Pada Juli lalu, Trump telah kalah banding di pengadilan tertinggi. Kala itu keputusan pengadilan menyatakan jika Trump tidak kebal terhadap panggilan pengadilan juri negara bagian.

Selama lebih dari setahun, jaksa penuntut New York mengatakan catatan pajak, kertas kerja, dan dokumentasi terkait transaksi bisnis sangat penting untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Penyidik juga tengah menyelidiki keringanan pajak terhadap properti Trump yakni Seven Springs di Bedford, New York dan Trump National Golf Club di Los Angeles. Penyidik juga menyelidiki penilaian terhadap gedung perkantoran di Wall Street dan pengampunan pinjaman senilai lebih dari US$100 juta di Trump International Hotel and Tower di Chicago.

Jaksa Agung negara bagian Washington, DC, dan Maryland menggugat Trump pada tahun 2017 dengan tuduhan mengambil keuntungan secara korup dari jabatannya sebagai presiden dengan menempatkan kepentingan keuangannya di atas kepentingan warga Amerika.

Dalam dokumen pengadilan, pengacara Trump Organization menuding Jaksa Agung New York Letitia James bermotivasi politik, namun hakim secara tegas membantahnya.

Penyelidik negara bagian menyiapkan lebih dari 30 panggilan pengadilan, termasuk ke Trump Organization, dan lainnya yang berkaitan dengan bisnis Trump.

Tuduhan tindak pemerkosaan terhadap kolumnis

Trump juga tengah menghadapi tuntutan hukum pencemaran nama baik dan tindakan pemerkosaan di ruang ganti departemen store yang melibatkan mantan kolumnis penasihat majalah Elle, E. Jean Carroll pada pertengahan 1990-an.

Trump membantah tuduhan yang ditujukan kepadanya.

Jika bantah Trump dikabulkan, maka gugatan yang telah dilayangkan ke pengadilan sejak November lalu akan dihentikan karena Departemen Kehakiman AS tidak dapat dituntut atas pencemaran nama baik.

Namun Carrol telah mengindikasikan upaya untuk menggulingkan Trump dengan menunjukkan sampel materi genetik pada gaun yang dikenakannya di hari terjadinya pemerkosaan.

Pelecehan seksual terhadap mantan kontestan ‘The Apprentice’

Kasus lain yang juga siap menjerat Trump yakni pencemaran nama baik dan tuduhan pelecehan seksual terhadap mantan kontestan reality show ‘The Apprentice’, Summer Zervos.

Zervos mengklaim Trump telah melakukan pelecehan seksual terhadapnya pada 2007 lalu. Trump disebut mencium bibirnya secara agresif selama pertemuan makan siang di kantornya di New York City dan menyentuh payudaranya dalam pertemuan lain di Beverly Hills.

Dalam pengajuan gugatan ke pengadilan, ia mengaku menerima pelecehan dan ancaman menyusul penolakan klaim yang diberikan pihak Trump.

Trump mengajukan banding atas putusan tersebut, dengan alasan bahwa Klausul Supremasi Konstitusi melarang pengadilan negara untuk mengajukan tuduhan terhadpap presiden yang sedang menjabat.

Kasus Zervos saat ini masih menunggu keputusan Pengadilan Banding negara bagian New York.

Gugatan harta waris oleh Mary, keponakan Trump

Donald Trump juga menghadapi gugatan dari keponakannya, Mary atas kepemilikan harta. Dalam gugatannya, Mary merasa ditipu karena Trump dan saudara perempuannya, telah merampas harta milik saudara laki-laki mereka yang telah meninggal terkait kerajaan real estat keluarga yang dibangun oleh Fred Trump Sr.

Beberapa pengacara berspekulasi bahwa ada kemungkinan Trump akan mencoba untuk mengampuni dirinya sendiri dari kejahatan federal sebelum dia meninggalkan jabatannya sebagai presiden, sosok yang kebal hukum.

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Donald TrumpJoe BidenKamala HarrisMike PencePemilu AS 2020
ShareTweetSend

Related Posts

Lawan Rezim Boneka Prabowo Subianto, Front Mahasiswa Serukan Rakyat Bersatu

Lawan Rezim Boneka Prabowo Subianto, Front Mahasiswa Serukan Rakyat Bersatu

Maret 8, 2026
SMSI Tunggu Rapimnas untuk Tentukan Sikap atas Perjanjian Dagang RI–AS

SMSI Tunggu Rapimnas untuk Tentukan Sikap atas Perjanjian Dagang RI–AS

Februari 26, 2026
Amerika Serikat Akan Memiliki Akses Penuh ke Indonesia

Amerika Serikat Akan Memiliki Akses Penuh ke Indonesia

Juli 16, 2025

Fordo dan Situs Nuklir Lain di Iran Dibom AS

Juni 23, 2025

Presiden AS Umumkan Serangan Udara di Tiga lokasi Nuklir di Iran

Juni 23, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?