
Jakarta, SatukanIndonesia.Com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik Dito Ariotedjo sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora). Terhitung hari ini, Dito secara resmi telah menggantikan posisi Zainudin Amali yang mengundurkan diri untuk fokus menjadi Wakil Ketua Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).
Pelantikan Dito Ariotedjo sebagai Menpora dilakukan bersama dengan pelantikan Komjen Rycko Amelza sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menggantikan Komjen Boy Rafli Amar.
“Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara,” ucap Dito Ariotedjo saat membacakan sumpah jabatan di Istana Negara Jakarta, sebagaimana dilansir liputan6.com, Senin (3/4/2023).
Mengutip rekam jejaknya, pria bernama lengkap Ario Bimo Nandito Ariotedjo ini lahir pada 25 September 1990 di Jakarta. Dito panggilan akrabnya mulai merambah dunia politik dengan menjadi kader Partai Golkar. Saat di Golkar, Dito terlibat dalam organisasi kepemudaan sayap partai, Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI). Selama di AMPI, Dito sempat menjabat sebagai ketua umum.
Melihat latar pendidikannya, Dito adalah lulusan SMAN 6 Jakarta dan Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI). Dunia kampus dijalani Dito dengan sibuk berorganisasi dan menjadi aktivis melalui jalur badan eksekutif mahasiswa (BEM) dengan mengemban tanggung jawab sebagai bendahara umum.
Didapuk sebagai Menpora, ternyata Dito mempunyai rekam jejak yang kental di bidang tersebut. Saat ini, Dito tercatat sebagai salah satu komisaris dari klub basket nasional RANS bersama Raffi Ahmad dan Rudy Salim.
Selain itu, Dito juga aktif berkarya pada bidang olahraga sebagai Ketua Umum Pengurus Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISS) Provinsi DKI Jakarta.
Sebelum ditunjuk jadi menteri, Dito dipercaya Menko Perekonomian Airlangga Hartarto sebagai Staf khususnya.(***)













