Jakarta, SatukanIndonesia.Com – Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyebut dua BUMN Indonesia berhasil mendapatkan proyek senilai Rp 8,5 triliun dari pemerintah Filipina. Adapun dua BUMN tersebut yakni, PT PP (Persero) dan PT Adhi Karya (Persero).
“Saya bertemu dengan Menteri Transportasi Filipina (di Manila), dimana kita patut bersyukur karena BUMN kita yaitu PT PP dan PT Adhi Karya berhasil mendapatkan dua kontrak kerja sama melalui lelang senilai Rp8,5 triliun,” kata Jokowi sebagaimana dilihat di Youtube Sekretariat Presiden, sebagaimana dilansir Liputan6.com, Jumat (12/1/2024).
Selain itu, Jokowi bertemu dengan Menteri Pertahanan (Menhan) Filipina, Gilberto Eduardo Gerardo C. Teodoro Jr. Menurut dia, Menhan Filipina menyampaikan kepercayaannya dan kepuasan terhadap produk industri pertahanan Indonesia.
“Seperti kapal udara ringan buatan PTDI dan kapal perang buatan PT PAL,” ujarnya.
Jokowi pun meyakini BUMN Indonesia baik disektor karya maupun pertahanan dapat mampu bersaing di kancah internasional apabila dikelola dengan management yang transparan. Dia berharap proyek lain juga bisa didapat BUMN Indonesia dari negara-negara lain.
“Saya harap ini dapat terus dikembangkan dan kita harapkan tidak hanya di Filipina, tetapi juga di negara-negara yang lain,” tutur Jokowi. (***)













