• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Kapolri Tito Karnavian Uji Disertasi Tentang Kebijakan Anti Terorisme di Kampus UI Depok

Kapolri Tito Karnavian Uji Disertasi Tentang Kebijakan Anti Terorisme di Kampus UI Depok

Februari 13, 2019
Ribuan Santri Peringati Hari Santri 2026 di Tebuireng, Resolusi Jihad Kembali Digaungkan

Ribuan Santri Peringati Hari Santri 2026 di Tebuireng, Resolusi Jihad Kembali Digaungkan

Oktober 22, 2026
Singgah di Honiara, KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 Lakukan Rangkaian Kegiatan Kemanusiaan

Singgah di Honiara, KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 Lakukan Rangkaian Kegiatan Kemanusiaan

Oktober 22, 2026
ADVERTISEMENT
Penyandang Disabilitas Diduga di Aniaya dalam Penyisiran di Tolikara

Penyandang Disabilitas Diduga di Aniaya dalam Penyisiran di Tolikara

Oktober 22, 2026
Presiden Indonesia Dorong Pesantren Jadi Pilar Pembangunan Bangsa

Presiden Indonesia Dorong Pesantren Jadi Pilar Pembangunan Bangsa

Oktober 22, 2026
Usai dari PNG, Menlu Australia kunjungi Indonesia

Usai dari PNG, Menlu Australia kunjungi Indonesia

Oktober 22, 2026
Apresiasi KI Sumut Award 2026, Wakil Ketua KI Pusat Hafidhah Farwa Ingatkan Hak Masyarakat atas Informasi

Apresiasi KI Sumut Award 2026, Wakil Ketua KI Pusat Hafidhah Farwa Ingatkan Hak Masyarakat atas Informasi

Oktober 22, 2026
Prabowo Beri Peringatan Keras untuk Pemegang Konsesi Tambang di Indonesia

Prabowo Beri Peringatan Keras untuk Pemegang Konsesi Tambang di Indonesia

Oktober 22, 2026
25 Juta Rekening Warga Siap Dibuka, Presiden Prabowo Siapkan Rp1,28 Triliun

25 Juta Rekening Warga Siap Dibuka, Presiden Prabowo Siapkan Rp1,28 Triliun

Oktober 22, 2026
Senator Filep Wamafma Soroti Sejumlah Persoalan Pendidikan di Papua Barat

Senator Filep Wamafma Soroti Sejumlah Persoalan Pendidikan di Papua Barat

Oktober 22, 2026
Fondasi Kelembagaan HAM Menguat di Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Fondasi Kelembagaan HAM Menguat di Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Oktober 22, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Kamis, Oktober 22, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Ragam Info

Kapolri Tito Karnavian Uji Disertasi Tentang Kebijakan Anti Terorisme di Kampus UI Depok

[Ragam Info]

Februari 13, 2019
in Ragam Info
0
0
SHARES
1.3k
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Kapolri Jenderal Pol. Prof. Tito Karnavian, MA, PhD, yang juga sebagai Tim Penguji disertasi promovendus, sedang bersama Kapolres Metro Depok Kombes Pol Didik dan Firman Jaya Daeli (mantan Tim Perumus UU 15 Tahun 2003 Tentang Pemberantasan Terorisme Di Indonesia). (foto: Dok. Istimewa)

SatukanIndonesia.com – Kapolri Jenderal Pol. Prof. Tito Karnavian, MA, PhD, yang juga Guru Besar Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) / PTIK dan Guru Besar Tamu (Dosen) di sejumlah Perguruan Tinggi di luar negeri, menjadi salah seorang Tim Penguji di sebuah Acara Ujian Disertasi Dalam Sidang Terbuka Promosi Doktor Dalam Ilmu Politik Bagi Sidratahta Muchtar (seorang akademisi).

Acara ini berlangsung di kampus Universitas Indonesia (UI), Depok, Jabar, Kamis, (10/01/19). Jenderal Pol. Prof. Tito Karnavian, MA, PhD menjadi Tim Penguji bersama sejumlah Guru Besar terkenal dari UI, antara lain Prof. Dr. Burhan Djabir Magenda, Prof. Dr. Maswadi Rauf, dan lain-lain.

Judul disertasi promovendus adalah “Kebijakan Anti Terorisme Di Era Demokratisasi : Studi Proses Politik Dalam Perumusan UU No. 15 Tahun 2003 Tentang Pemberantasan Terorisme Di Indonesia”.

Ada sejumlah tamu undangan yang menghadiri dan mengikuti acara. Firman Jaya Daeli, juga diundang resmi menghadiri dan ujian sidang terbuka promosi Disertasi Doktor dan menyaksikan langsung dialog dan diskusi selama sidang terbuka.

Firman Jaya Daeli diundang karena merupakan salah seorang narasumber utama yang diwawancarai promovendus. Firman Jaya Daeli sebagai Anggota Komisi Politik Dan Hukum DPR-RI menjadi salah seorang Tim saat membahas UU 15 Tahun 2003 di DPR-RI.

Negara Hukum Demokratis Konstitusional pada dasarnya berkaitan bahkan berintikan dan bertumpu pada pembangunan dan pemeliharaan sistem ketertiban umum dan keamanan nasional; penataan dan pelembagaan sistem dan kultur demokrasi; pengembangan dan pergerakan perekonomian; pelaksanaan dan peningkatan pelayanan publik; penguatan dan pemastian kedaulatan bangsa dan keutuhan wilayah NKRI, dan lain-lain.

Berbagai energi dan potensi diperuntukkan dan digerakkan secara terencana, teratur, dan terkoordinasi untuk mewujudkan dan memaknakan negara hukum demokratis konstitusional. Sebaliknya perihal yang mengandung dan mengakibatkan bahkan pada tingkat merusak dan menghancurkan negara hukum demokratis konstitusional, maka perihal tersebut secara prinsipil harus tegas dan pasti diantisipasi, dicegah, dan diatasi.

Teminologi Kejahatan Terorisme

Terminologi kejahatan terorisme yang merupakan kejahatan luarbiasa dan transnasional mesti dipandang dan diletakkan dalam perspektif sebagai sebuah perihal kejahatan yang merugikan dan merusak. Daya kerusakan dan kehancuran yang diakibatkan kejahatan terorisme menyentuh langsung negara hukum demokratis konstitusional dan merugikan Indonesia Raya yang berideologi dan berfalsafah Pancasila.

Indonesia Raya berintikan dan bertumpu pada semangat dan etos Bergotongroyong untuk melakukan pemeliharaan sistem ketertiban umum dan keamanan nasional; pelembagaan sistem dan kultur demokrasi; pergerakan kehidupan perekonomian; peningkatan pelayanan publik; penguatan kedaulatan bangsa dan keutuhan wilayah NKRI.

Negara hukum demokratis konstitusional yang merupakan Indonesia Raya harus senantiasa dan terus menerus dijaga, dirawat, dan dibangun. Masyarakat, bangsa, dan negara Indonesia secara bergotongroyong mesti mencegah, menolak, melawan, memberantas, dan menyatakan ‘Tidak’ pada terorisme. Agenda pencegahan, penolakan, perlawanan, dan pemberantasan kejahatan terorisme tentu didudukkan dalam kerangka proses penegakan hukum dan pembangunan demokrasi.

Politik Hukum Indonesia yang berbasis pada politik legislasi (regulasi) pada hakekatnya menata dan mengatur sikap, kebijakan, dan tindakan negara terhadap kejahatan terorisme. Undang-Undang (UU) merupakan landasan, panduan, pedoman, instrumen yang strategis, absah, dan akuntabel dalam mencegah dan memberantas kejahatan terorisme.

Proses pembahasan, pembentukan, dan pelaksanaan sebuah UU tentu tidak berdiri sendiri. Juga tidak terletak pada ruang dan waktu yang kosong. Ada sejumlah faktor dan dinamika yang mengitari dan menyertai. Tentu ada variasi dan orientasi pemikiran dan pertimbangan yang mewarnai dan mempengaruhi. Ada tahapan dinamis, rangkaian ideologis, dan proses politik yang berkelindan di antara internal dan eksternal lingkungan eksekutif (Pemerintah Nasional) dan lingkungan legislatif (Parlemen Nasional) dalam konteks kepentingan nasional dan keterkaitan kawasan regional dan internasional.

Materi studi pengkajian dan pembahasan inilah yang didialogkan dan didiskusikan secara akademis ilmiah dan keilmuan intelektual dalam sebuah acara Ujian Disertasi Sidang Terbuka Promosi Doktor Dalam Ilmu Politik Bagi Promovendus Sidratahta Muchtar

Ada sejumlah Guru Besar yang memimpin dan menguji disertasi promovendus, dengan Promotor Prof. Dr. Burhan Djabir Magenda, MA dan Co Promotor Dr. Isbodroini Suyanto, MA. Hadir juga sejumlah akademisi, aktifis, jurnalis, dan lain-lain. Kapolri Jenderal Pol. Prof. Tito Karnavian, MA, PhD, yang juga sebagai Tim Penguji disertasi promovendus, sedang bersama Firman Jaya Daeli (mantan Tim Perumus UU 15 Tahun 2003 Tentang Pemberantasan Terorisme Di Indonesia). Kapolri Tito Karnavian turut didampingi juga oleh Kepala Biro Provost Divisi Propam Mabes Polri Brigjen Pol. Hendro Pandowo, Koordinator Sprimpim Kapolri, Kapolresta Depok.

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: DisertasiFirman Jaya DaeliKapolriRagam InfoSatukan IndonesiaTito KarnavianUniversitas Indonesia
ShareTweetSend

Related Posts

Polri Segera Tetapkan Tersangka 98 Kasus Karhutla Korporasi

Polri Segera Tetapkan Tersangka 98 Kasus Karhutla Korporasi

Oktober 21, 2026
Kapolri Suyudi Lantik Kakorlantas dan 3 Kapolda Baru

Kapolri Suyudi Lantik Kakorlantas dan 3 Kapolda Baru

Oktober 13, 2026
Mendagri Tito Soroti Serangan Houthi di Arab Saudi, Ini Dampaknya bagi Indonesia

Mendagri Tito Soroti Serangan Houthi di Arab Saudi, Ini Dampaknya bagi Indonesia

Oktober 12, 2026

Ini Daftar 14 Pejabat Baru Mabes Polri

Oktober 4, 2026

Ini Daftar Pejabat Polda Metro Jaya Yang Dirotasi Kapolri

Oktober 3, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?