• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Kontak Tembak di Maybrat, Komandan TPNPB Sorong Raya Dilaporkan Gugur

Kontak Tembak di Maybrat, Komandan TPNPB Sorong Raya Dilaporkan Gugur

Oktober 10, 2026
Prakiraan Cuaca Hari Ini, BMKG: Jakarta Didominasi Berawan 

Prakiraan Cuaca Hari Ini, BMKG: Jakarta Didominasi Berawan 

Oktober 10, 2026
Pemerintah Percepat Revisi UU Narkotika, Yusril Sebut Lebih dari 50 Persen Penghuni Lapas Terkait Kasus Narkoba

Pemerintah Percepat Revisi UU Narkotika, Yusril Sebut Lebih dari 50 Persen Penghuni Lapas Terkait Kasus Narkoba

Oktober 10, 2026
ADVERTISEMENT
FWB Gelar Rapat di BCC HOTEL, Jubir Pengadilan Negeri Batam dan Akademis Hukum Tata Negara Jadi Narasumber

FWB Gelar Rapat di BCC HOTEL, Jubir Pengadilan Negeri Batam dan Akademis Hukum Tata Negara Jadi Narasumber

Oktober 10, 2026
Pemerintah Siapkan 51.721 Hektare Untuk Pengembangan Kelapa

Pemerintah Siapkan 51.721 Hektare Untuk Pengembangan Kelapa

Oktober 10, 2026
Tentara Australia dan PNG Berpartisipasi dalam Latihan Prajurit Wantok

Tentara Australia dan PNG Berpartisipasi dalam Latihan Prajurit Wantok

Oktober 9, 2026
Gubernur DKI Targetkan Jalan Tembus Kelapa Gading–Pulogadung Rampung pada 2027 untuk Kurangi Kemacetan Jakarta

Gubernur DKI Targetkan Jalan Tembus Kelapa Gading–Pulogadung Rampung pada 2027 untuk Kurangi Kemacetan Jakarta

Oktober 9, 2026
2 Tahun Prabowo-Gibran: APBN Perkuat Program Prioritas dan Stabilitas Ekonomi

2 Tahun Prabowo-Gibran: APBN Perkuat Program Prioritas dan Stabilitas Ekonomi

Oktober 9, 2026
Industri Data Center AI di Indonesia Butuh Banyak Air dan Listrik

Industri Data Center AI di Indonesia Butuh Banyak Air dan Listrik

Oktober 9, 2026
Dari Wartawan ke Dunia Politik hingga Dilantik jadi Anggota Wantimpres

Dari Wartawan ke Dunia Politik hingga Dilantik jadi Anggota Wantimpres

Oktober 9, 2026
Komite III DPD RI Perkuat Pengawasan terhadap Kebijakan Nasional untuk wilayah Terpencil

Komite III DPD RI Perkuat Pengawasan terhadap Kebijakan Nasional untuk wilayah Terpencil

Oktober 9, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Sabtu, Oktober 10, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Fokus Berita

Kontak Tembak di Maybrat, Komandan TPNPB Sorong Raya Dilaporkan Gugur

(Fokus Berita)

Oktober 10, 2026
in Fokus Berita
0
0
SHARES
8
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
FOTO : Komandan TPNPB Kodap IV Sorong Raya, Manfred Fatem yang tewas ditembak di Maybrat//GRW-dok.komnastpnpb

SORONG, satukanindonesia.com – Tim gabungan Denkul 4/Satgas Rajawali V dan Satgas Yonif 9 Marinir terlibat kontak tembak dengan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Kodap IV/Sorong Raya.

Tiga orang anggota TPNPB dilaporkan gugur dalam kontak tembak di kawasan hutan sebelah utara kampung Kamat, distrik Aifat Timur, kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, Jumat (09/10/2026).

Kontak tembak terjadi, saat personel gabungan melaksanakan pengamanan wilayah. Berdasarkan keterangan resmi Penerangan Komando Operasi (Koops) TNI Habema, tak ada korban dari pihak TNI dalam kejadian tersebut.

Hasil pemeriksaan awal di lapangan menyebutkan, satu orang yang meninggal dunia telah diidentifikasi sebagai Manfred Fatem, yang disebut menjabat sebagai komandan operasi TPNPB Kodap IV/Sorong Raya. Sementara dua orang lainnya, masih dalam proses identifikasi dan pendalaman lebih lanjut.

Berdasarkan informasi awal aparat, dua orang lainnya diduga bernama Yesias Fatem, yang disebut menjabat komandan Batalyon Mosata Kodap IV/Sorong Raya, dan Antonius Assem alias Anton Fatem, yang disebut menjabat Komandan Batalyon Ayosami Kodap IV/Sorong Raya. Aparat menyatakan proses verifikasi masih dilakukan untuk memastikan identitas dan keterkaitan keduanya.

Setelah kontak tembak, personel gabungan mengamankan lokasi dan melakukan pemantauan situasi guna mencegah gangguan keamanan lanjutan.

Sejumlah barang bukti turut diamankan, antara lain satu pucuk senjata api jenis AK 101, 30 butir amunisi kaliber 5,56 milimeter, amunisi kaliber 9 milimeter, dua unit telepon seluler, atribut TPNPB, bendera Bintang Kejora, dokumen TPNPB, serta perlengkapan lainnya.

Koops TNI Habema mengatakan, kelompok bersenjata tersebut sebelumnya dikaitkan dengan sejumlah peristiwa gangguan keamanan di wilayah Papua Barat Daya dan sekitarnya.

Salah satunya adalah peristiwa di kampung Sorry, Maybrat, yang dilaporkan mengakibatkan dua personel Marinir meninggal dunia dan dua pucuk senjata api milik TNI dibawah oleh kelompok tersebut.

Panglima Komando Operasi (Pangkoops) TNI Habema, Brigjen TNI Riyanto, mengatakan, operasi pengamanan dilakukan secara terukur sesuai ketentuan hukum serta aturan pelibatan yang berlaku.

“Setiap ancaman terhadap keselamatan masyarakat dan aparat harus ditangani secara tegas, profesional, dan terukur,” ujar Riyanto dalam keterangan resmi Penerangan Koops TNI Habema, Jumat (09/10/2026).

Brigjen TNI Riyanto menegaskan, tujuan operasi tak hanya menangani gangguan keamanan, tetapi juga memastikan masyarakat dapat menjalani kehidupan dengan aman.

“Tujuan utama pelaksanaan tugas bukan sekadar mengatasi gangguan keamanan, melainkan memastikan masyarakat dapat menjalani kehidupan dengan aman, tanpa rasa takut, serta memperoleh pelayanan dan kesempatan membangun masa depan yang lebih baik,”katanya.

Koops TNI Habema menyatakan, pengamanan wilayah akan terus dilakukan untuk menjaga stabilitas keamanan dan melindungi masyarakat dari dampak aksi kekerasan.

Selain operasi keamanan, pendekatan dialog, pembinaan teritorial, serta sinergi dengan pemerintah daerah dan tokoh masyarakat disebut tetap menjadi bagian dari upaya menciptakan kondisi aman dan damai.

Perkembangan lebih lanjut mengenai hasil operasi dan identitas dua orang lainnya akan disampaikan setelah seluruh proses verifikasi dan pendalaman selesai dilakukan
Hingga berita ini terbit, Suara Papua masih berupaya konfirmasi ke juru bicara TPNPB, Sebby Sambom untuk mendapatkan keterangan pers. [FREE/GRW]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Denkul 4/Satgas Rajawali VKomandan TPNPB Sorong Raya GugurSatgas Yonif 9 MarinirTPNPB
ShareTweetSend

Related Posts

Dua Anggota TPNPB di Maybrat Tewas Ditembak TNI

Dua Anggota TPNPB di Maybrat Tewas Ditembak TNI

Oktober 4, 2026
TPNPB Ditangani dengan Operasi Keamanan dan Pendekatan Teritorial

TPNPB Ditangani dengan Operasi Keamanan dan Pendekatan Teritorial

September 27, 2026
MenHAM RI : TPNPB dan TNI/Polri Patuhi Hukum Humaniter Internasional

MenHAM RI : TPNPB dan TNI/Polri Patuhi Hukum Humaniter Internasional

September 18, 2026

TPNPB Nyatakan Bertanggungjawab Terhadap Penembakan ASN di Jayawijaya

September 13, 2026

Maskapai AMA Hentikan Sementara Seluruh Penerbangan di Papua

Juli 5, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?