
Jakarta, SatukanIndonesia.com – Senjata nuklir yang lebih canggih disebut akan dikembangkan Kim Jong Un, Pemimpin Negara Korea Utara. Kim Jong Un mengatakan, hal ini dilakukan sebagai peringatan bagi Amerika Serikat, musuh negaranya.
Dikutip dari kantor berita Korut, KCNA, Sabtu (9/1/2021), Kim Jong Un mengatakan kebijakan “permusuhan” dari Amerika Serikat tidak akan berubah terlepas dari siapa yang memimpin negara tersebut di Gedung Putih.
Ancaman itu disampaikannya menyusul dengan kekacauan di AS setelah upaya pemberontakan di Washington pada hari Rabu (6/1/2021) dan menyerukan agar Donald Trump dicopot dari jabatannya sebelum masa kepresidenannya berakhir pada 20 Januari.
“Kegiatan politik luar negeri kami harus difokuskan dan diarahkan untuk menundukkan AS, musuh terbesar kami dan hambatan utama bagi perkembangan inovasi kami,” kata Kim selama sembilan jam pidato dan beberapa hari di sebuah kongres Partai Langka di Pyongyang
“Tidak peduli siapa yang berkuasa di AS, sifat asli AS dan kebijakan fundamentalnya terhadap Korea Utara tidak pernah berubah,” kata Kim, bersumpah untuk memperluas hubungan dengan ‘pasukan independen anti-imperialis’.
Di samping itu, Kim Jong Un juga menjelaskan bahwa negaranya tidak akan menyalahgunakan senjata nuklirnya. Namun, negara akan memperluas persenjataan nuklirnya, termasuk kemampuan serangan pencegahan dan pembalasan serta hulu ledak dalam berbagai ukuran. (*)













