• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Kurangi Peran Geng Solo, Prabowo Bertemu Megawati

Kurangi Peran Geng Solo, Prabowo Bertemu Megawati

Mei 13, 2025
Atasi Kelebihan Kapasitas Lapas, UU Narkotika di Indonesia akan di Revisi

Atasi Kelebihan Kapasitas Lapas, UU Narkotika di Indonesia akan di Revisi

Oktober 10, 2026
Menkum Supratman: Karya Jurnalistik Wajib Dilindungi Hak Cipta, Soroti Penggunaan Konten Tanpa Izin oleh Platform Dig

Menkum Supratman: Karya Jurnalistik Wajib Dilindungi Hak Cipta, Soroti Penggunaan Konten Tanpa Izin oleh Platform Dig

Oktober 10, 2026
ADVERTISEMENT
Hadiri Forum Jurnalis ASEAN, Indonesia Dorong Perlindungan Hak Cipta Karya Jurnalistik di Era AI

Hadiri Forum Jurnalis ASEAN, Indonesia Dorong Perlindungan Hak Cipta Karya Jurnalistik di Era AI

Oktober 10, 2026
Indonesia Berikan Hibah untuk Renovasi Gedung Parlemen Vanuatu

Indonesia Berikan Hibah untuk Renovasi Gedung Parlemen Vanuatu

Oktober 10, 2026
Prakiraan Cuaca Hari Ini, BMKG: Jakarta Didominasi Berawan 

Prakiraan Cuaca Hari Ini, BMKG: Jakarta Didominasi Berawan 

Oktober 10, 2026
Pemerintah Percepat Revisi UU Narkotika, Yusril Sebut Lebih dari 50 Persen Penghuni Lapas Terkait Kasus Narkoba

Pemerintah Percepat Revisi UU Narkotika, Yusril Sebut Lebih dari 50 Persen Penghuni Lapas Terkait Kasus Narkoba

Oktober 10, 2026
FWB Gelar Rapat di BCC HOTEL, Jubir Pengadilan Negeri Batam dan Akademis Hukum Tata Negara Jadi Narasumber

FWB Gelar Rapat di BCC HOTEL, Jubir Pengadilan Negeri Batam dan Akademis Hukum Tata Negara Jadi Narasumber

Oktober 10, 2026
Pemerintah Siapkan 51.721 Hektare Untuk Pengembangan Kelapa

Pemerintah Siapkan 51.721 Hektare Untuk Pengembangan Kelapa

Oktober 10, 2026
Kontak Tembak di Maybrat, Komandan TPNPB Sorong Raya Dilaporkan Gugur

Kontak Tembak di Maybrat, Komandan TPNPB Sorong Raya Dilaporkan Gugur

Oktober 10, 2026
Tentara Australia dan PNG Berpartisipasi dalam Latihan Prajurit Wantok

Tentara Australia dan PNG Berpartisipasi dalam Latihan Prajurit Wantok

Oktober 9, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Minggu, Oktober 11, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home News

Kurangi Peran Geng Solo, Prabowo Bertemu Megawati

[Politik]

Mei 13, 2025
in News, Politik
0
0
SHARES
59
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

JAKARTA, SatukanIndonesia.com – Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri akan bertemu kembali di tengah situasi politik Nasional, yang memanas.

Rencana pertemuan tersebut, adanya strategi politik yang bertujuan menggerus peran Joko Widodo (Jokowi) dan kelompok pendukungnya, yang dikenal sebagai Geng Solo.

Pengamat Intelijen dan Geopolitik, Amir Hamzah menyataka, pertemuan Prabowo dan Megawati adalah manuver politik yang cerdas dari mantan Danjen Kopassus tersebut.

Prabowo dinilai membutuhkan dukungan dari sosok Megawati, untuk melawan dominasi Jokowi dalam peta politik nasional.

Menurut Amir Hamzah, ada indikasi kuat bahwa Prabowo merasa perlu menggandeng Megawati karena posisi Jokowi dan Geng Solo semakin kuat, terutama setelah Gibran Rakabuming Raka menjadi Wakil Presiden.

Dalam konteks ini, Megawati adalah sosok yang tepat karena hubungannya dengan Jokowi tidak lagi seharmonis dulu.

“Prabowo tahu betul karakter Megawati yang tidak melupakan pengkhianatan politik. Dengan SBY saja, hubungan Megawati tidak pernah benar-benar pulih,”kata Amir Hamzah dalam siaran pers yang dikutip, Selasa (13/05/2025).

Prabowo memanfaatkan fakta ini, untuk memperkuat barisan politiknya, terutama dalam menghadapi dominasi Geng Solo. Ada sejumlah faktor strategis yang menjadi latar belakang pertemuan ini.

Menurut Amir Hamzah, kedua isu ini merupakan momen tepat bagi Prabowo untuk membangun aliansi dengan Megawati.

Pertama, isu ijazah palsu Jokowi yang mencuat dalam beberapa pekan terakhir membuat posisi politik mantan presiden itu sedikit goyah. Kedua, isu pemakzulan Gibran yang semakin menggema di parlemen.

“Timingnya sangat tepat. Di saat Jokowi dan Geng Solo sibuk dengan isu-isu besar yang menggerus kredibilitas, Prabowo justru mendekat ke Megawati. Ini bisa dianggap sebagai langkah untuk melemahkan pengaruh Jokowi secara halus namun efektif,”tambah Amir Hamzah.

Megawati dikenal sebagai politisi dengan ingatan politik yang tajam. Sejak masa pemerintahan Jokowi, hubungannya dengan Jokowi mengalami pasang surut, terutama ketika Jokowi mulai membangun kekuatan politiknya sendiri dengan melibatkan Gibran dan kelompok Solo.

“Kemarahan Megawati pada Jokowi bukan sekadar wacana. Ia merasa dikhianati oleh sosok yang pernah ia dukung penuh. Dengan SBY saja, yang sempat menjadi rivalnya pada Pilpres 2004, Megawati sulit berdamai. Prabowo melihat peluang dalam ketidakharmonisan ini,”jelas Amir Hamzah.

Secara geopolitik, Prabowo menyadari bahwa ia membutuhkan lebih dari sekadar dukungan militer atau nasionalis.

Kekuatan politik yang dimiliki oleh Megawati, meski sudah tidak lagi di puncak kekuasaan, tetap signifikan. PDIP sebagai partai besar masih memiliki jaringan luas di berbagai daerah, termasuk basis tradisional Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Dengan menggandeng Megawati, Prabowo dapat menyeimbangkan pengaruh politiknya, terutama di tengah upaya Jokowi dan Geng Solo mempertahankan cengkeraman kekuasaan.

Apalagi, elektabilitas Gibran belakangan ini mengalami tekanan akibat isu pemakzulan yang menggema di publik.

Pertemuan Prabowo dan Megawati ini bisa menjadi sinyal baru dalam peta politik Indonesia. Jika keduanya benar-benar membangun aliansi, kekuatan politik Jokowi dan Geng Solo bisa terkikis secara perlahan tapi pasti.

Situasi ini juga akan berdampak pada dinamika Pilpres 2029, di mana calon-calon potensial mulai bermunculan dari kedua kubu.

“Jokowi tidak hanya menghadapi tekanan dari pihak oposisi, tetapi juga dari faksi internal yang kecewa dengan langkah-langkah politiknya. Prabowo paham betul cara memanfaatkan momentum ini,”pungkas Amir Hamzah.

Pertemuan Prabowo dan Megawati adalah bagian dari strategi politik jangka panjang, untuk menyeimbangkan dominasi Geng Solo di pemerintahan.

Sambil terus memantau perkembangan isu-isu besar seperti pemakzulan Gibran dan dugaan ijazah palsu Jokowi, manuver Prabowo ini bisa menjadi langkah penting dalam perebutan panggung politik menuju Pilpres mendatang. [**/GRW]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Megawati SoekarnoputriPolitik NasionalPrabowo Subianto
ShareTweetSend

Related Posts

Presiden Prabowo Komitmen Amankan Semua Investasi Asing di Indonesia

Presiden Prabowo Komitmen Amankan Semua Investasi Asing di Indonesia

Oktober 8, 2026
Puluhan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Indonesia Dilantik

Puluhan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Indonesia Dilantik

Oktober 3, 2026
Indonesia Siap Berkontribusi bagi Ketahanan Pangan Dunia

Indonesia Siap Berkontribusi bagi Ketahanan Pangan Dunia

September 14, 2026

Bawa Spirit Bandung di KTT BRICS 2026, Presiden Prabowo : Serukan Persatuan Global South

September 14, 2026

Presiden Prabowo Hadiri KTT BRICS ke-18 di India

September 13, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?