• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Kutai Kartanegara, Sejarah Kerajaan di Ibu Kota Baru RI

Kutai Kartanegara, Sejarah Kerajaan di Ibu Kota Baru RI

Agustus 27, 2019
PT TPM: 98 Persen Warga Tembesi Tower Telah Menerima Sagu Hati  dan Warga yang Menempuh Jalurl Hukum Tetap Mendapat Bantuan Sewa Rumah

PT TPM: 98 Persen Warga Tembesi Tower Telah Menerima Sagu Hati  dan Warga yang Menempuh Jalurl Hukum Tetap Mendapat Bantuan Sewa Rumah

Mei 27, 2026
Operasi Patuh 2026 Digelar 8-21 Juni, Pelat Nomor Modifikasi Jadi Bidikan

Operasi Patuh 2026 Digelar 8-21 Juni, Pelat Nomor Modifikasi Jadi Bidikan

Mei 26, 2026
ADVERTISEMENT
KPK Periksa Tiga Pejabat Kemenhub Terkait Dugaan Kasus Korupsi Proyek DJKA

KPK Periksa Tiga Pejabat Kemenhub Terkait Dugaan Kasus Korupsi Proyek DJKA

Mei 26, 2026
5 Penjaga Rimba: GPA Gendong Adventur Jelajahi Hutan Lindung Bukit Sanggul Demi Penyelamatan Hutan Hujan Tropis Sumatra

5 Penjaga Rimba: GPA Gendong Adventur Jelajahi Hutan Lindung Bukit Sanggul Demi Penyelamatan Hutan Hujan Tropis Sumatra

Mei 26, 2026
Komisi III DPR Setuju Bentuk Panja untuk Bahas RUU Polri

Komisi III DPR Setuju Bentuk Panja untuk Bahas RUU Polri

Mei 26, 2026
Wakil Ketua I DPRD Kota Batam Apresiasi PJBTL PLN Batam–EGS AI Data Center, Nilainya Capai USD 5 Miliar

Wakil Ketua I DPRD Kota Batam Apresiasi PJBTL PLN Batam–EGS AI Data Center, Nilainya Capai USD 5 Miliar

Mei 26, 2026
Pimpinan DPRD Kota Batam Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun ke-54 kepada Plh Wali Kota Batam Li Claudia Chandra

Pimpinan DPRD Kota Batam Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun ke-54 kepada Plh Wali Kota Batam Li Claudia Chandra

Mei 26, 2026
Menko Airlangga Sebut Pemberdayaan Daerah Kunci Pencapaian Target Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Menko Airlangga Sebut Pemberdayaan Daerah Kunci Pencapaian Target Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Mei 26, 2026
Wamen ESDM Tegaskan Blackout di Sumatra Murni Faktor Alam, Bukan Kesengajaan

Wamen ESDM Tegaskan Blackout di Sumatra Murni Faktor Alam, Bukan Kesengajaan

Mei 26, 2026
KKP Gagalkan Benih Lobster Ilegal Bernilai Rp4,6 Miliar

KKP Gagalkan Benih Lobster Ilegal Bernilai Rp4,6 Miliar

Mei 26, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Rabu, Mei 27, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional

Kutai Kartanegara, Sejarah Kerajaan di Ibu Kota Baru RI

[Nasional]

Agustus 27, 2019
in Nasional
0
0
SHARES
190
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Presiden RI Presiden Joko Widodo meninjau kawasan Bukit Soeharto (Foto:istimewa)

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara bersama Kabupaten Penajam Paser Utara di Kalimantan Timur terpilih sebagai ibu kota negara baru RI menggantikan DKI Jakarta.

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan hal tersebut menimbang alasan lokasi yang strategis dan minim risiko bencana menjadi pertimbangan pemerintah memilih wilayah di Provinsi Kaltim tersebut.

Menyebut nama Kutai Kartanegara tentu tak bisa lepas dari sejarah panjangnya dengan kerajaan besar tertua di Indonesia yakni Kerajaan Kutai Martadipura.

Mengutip dari situs resmi Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Kartanegara, sekitar 400 tahun masehi di Kaltim terdapat kerajaan bernama Kutai Martadipura yang terletak di Muara Kaman, kawasan sungai Mahakam.

Kerajaan yang didirikan Maharaja Kudungga itu disebut sebagai kerajaan tertua se-Nusantara berkat temuan prasasti Yupa dengan tulisan huruf Pallawa yang menyebutkan masa kepemimpinan Raja Mulawarman Nala Dewa. Mulawarman adalah cucu dari Maharaja Kudungga.

Kemudian pada abad ke-14, di muara sungai Mahakam, berdiri kerajaan baru bernama Kutai Kartanegara dengan raja pertamanya Aji Betara Agung Dewa Sakti. Kutai Kartanegara dalam perkembangannya mulai dipengaruhi agama Islam yang dimulai pada masa Raja Aji Mahkota pada 1525 masehi dengan gelar Aji Mahkota Mulia Islam.

‘Sekitar abad ke-17 semasa pemerintahan dipegang Aji Pangeran Sinum Panji Mendapa, berhasil menaklukkan Kerajaan Kutai Martadipura yang di Muara Kaman yang saat itu diperintah Raja Dermasetia. Selanjutnya kedua kerajaan tersebut menyatu dan bernama Kerajaan Kutai Kartanegara ing Martadipura,’ demikian ditulis dalam situs Humas Pemkab Kutai Kartanegara tersebut.

Sebutan raja pun diganti dengan sultan, dengan raja Islam pertama Kutai Kartanegara Ing Martadipura adalah Sultan Aji Muhammad Idris.

Beberapa kali Kerajaan Kutai Kartanegara memindahkan ibu kotanya. Namun pascakemerdekaan Indonesia, Kerajaan Kutai Kartanegara berubah statusnya menjadi pemerintahan negeri dengan nama Daerah Swapraja Kutai pada 1947. Kemudian pada tahun 1955 namanya berubah menjadi Daerah Istimewa Kutai.

Pada 1959 setelah pemisahan kota Balikpapan dan Samarinda, namanya kembali berubah menjadi Kabupaten Kutai. Puluhan tahun berselang, pada 1999 terjadi pemekaran wilayah menjadi tiga kabupaten yakni Kutai, Kutai Barat, dan Kutai Timur serta satu kota yakni, Bontang.

Kemudian sejak 2002 Kabupaten Kutai berganti nama menjadi Kabupaten Kutai Kartanegara hingga sekarang.

Secara administratif, Kabupaten Kutai Kartanegara terbagi dalam 18 wilayah kecamatan dan 238 desa/kelurahan. Kabupaten ini memiliki beragam sumber daya alam termasuk sektor pariwisata.

Sementara Kabupaten Penajam Paser Utara awalnya merupakan wilayah Kabupaten Paser. Namun atas inisiatif sejumlah masyarakat, Penajam Paser Utara menjadi kabupaten sendiri pada 2002.

Wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara sendiri meliputi 46 desa/kelurahan dengan luas wilayah 3.333,06 km persegi. Terdapat empat kecamatan di kabupaten ini yakni Penajam, Waru, Babulu, dan Sepaku.

Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor memastikan ibu kota baru akan berlokasi di Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kecamatan Sepaku Semoi, Kabupaten Penajam Pasir Utara.

Kawasan Kecamatan Samboja dan Sepaku Semoi yang menjadi ibu kota baru itu berada dalam Kawasan Bukit Soeharto.

“Kawasan Bukit Soeharto namanya, di sebelah barat timurnya itu Samboja, sebelah baratnya Sepaku Semoi. Namanya di kawasan Bukit Soeharto,” ujar Isran.

Dia menambahkan tak semua kawasan Bukit Soeharto menjadi bagian ibu kota baru. Lokasi yang dijadikan ibu kota hanya kawasan hutan produksi. Yang tidak termasuk wilayah ibu kota baru adalah kawasan hutan lindung dan hutan penelitian Universitas Mulawarman, dan kawasan konservasi.(GS)

Sumber

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Kalimantan TimurKutai KartanegaraNasional
ShareTweetSend

Related Posts

TNI AL Berhasil Evakuasi Korban Tenggelam Di Berau, Kalimantan Timur

TNI AL Berhasil Evakuasi Korban Tenggelam Di Berau, Kalimantan Timur

April 2, 2024
Jokowi: Perang Rusia-Ukraina Buat Semua Negara Tambah Pusing

Jokowi Resmikan Pabrik Amonium Nitrat di Bontang, Nilai Investasi Capai 1,2 T

Februari 29, 2024
Polisi Berhasil Amankan Pelaku Pelemparan Batu ke Gereja di Samarinda

Polisi Berhasil Amankan Pelaku Pelemparan Batu ke Gereja di Samarinda

Juli 9, 2021

PPKM Mikro Diperpanjang 6-19 April 2021, Wilayah PPKM Jadi 20 Provinsi

April 5, 2021

Kasal: Dua Unit KAL 28 M, Siap Jaga Keamanan Laut dan Tegakkan Hukum di Laut

April 5, 2021
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?