• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Mafia Karantina Sedang Gentayangan, Gidion Simamora Tiga Kali PCR Hasilnya Berbeda, Korban Mafia?

Mafia Karantina Sedang Gentayangan, Gidion Simamora Tiga Kali PCR Hasilnya Berbeda, Korban Mafia?

Februari 2, 2022
Menkeu Purbaya Nilai Kebijakan DHE SDA Berpotensi Dongkrak Kinerja Himbara

Menkeu Purbaya Nilai Kebijakan DHE SDA Berpotensi Dongkrak Kinerja Himbara

Juni 2, 2026
Ditjen Imigrasi Siapkan Layanan Khusus untuk Percepat Kepulangan Jamaah Haji Indonesia 2026

Ditjen Imigrasi Siapkan Layanan Khusus untuk Percepat Kepulangan Jamaah Haji Indonesia 2026

Juni 2, 2026
ADVERTISEMENT
Mensos Sebut 45 Persen Bansos Tak Tepat Sasaran Akibat Data Kurang Akurat

Mensos Sebut 45 Persen Bansos Tak Tepat Sasaran Akibat Data Kurang Akurat

Juni 2, 2026
Komisi XIII DPR: Revisi UU HAM untuk Perkuat Perlindungan HAM

Komisi XIII DPR: Revisi UU HAM untuk Perkuat Perlindungan HAM

Juni 2, 2026
Meski Diguyur Hujan, Seluruh Kader PDI Perjuangan Tetap Semangat Melaksanakan Upacara Hari Lahir Pancasila

Meski Diguyur Hujan, Seluruh Kader PDI Perjuangan Tetap Semangat Melaksanakan Upacara Hari Lahir Pancasila

Juni 2, 2026
Lapas Kelas IIA Batam Berikan Remisi Khusus Bagi 15 Warga Binaan yang Beragama Buddha Pada Hari Raya Waisak 2570 BE Tahun 2026

Lapas Kelas IIA Batam Berikan Remisi Khusus Bagi 15 Warga Binaan yang Beragama Buddha Pada Hari Raya Waisak 2570 BE Tahun 2026

Mei 31, 2026
Dalam Rangka Hari Lahir Pancasila PDI Perjuangan Kota Batam Gelar Upacara Bendera Kebangsaan dan Sambut Bulan Bung Karno

Dalam Rangka Hari Lahir Pancasila PDI Perjuangan Kota Batam Gelar Upacara Bendera Kebangsaan dan Sambut Bulan Bung Karno

Mei 31, 2026
DPRD Batam Mulai Laksanakan Reses, Serap Aspirasi Warga

DPRD Batam Mulai Laksanakan Reses, Serap Aspirasi Warga

Mei 31, 2026
Komisi II DPR Gandeng China Perkuat Kerjasama Pembangunan dan SDM Daerah

Komisi II DPR Gandeng China Perkuat Kerjasama Pembangunan dan SDM Daerah

Mei 31, 2026
Anggota DPR Komisi XI Minta Pemerintah dan BI Jaga Kepercayaan Investor Domestik

Anggota DPR Komisi XI Minta Pemerintah dan BI Jaga Kepercayaan Investor Domestik

Mei 31, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Rabu, Juni 3, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional

Mafia Karantina Sedang Gentayangan, Gidion Simamora Tiga Kali PCR Hasilnya Berbeda, Korban Mafia?

[Nasional]

Februari 2, 2022
in Nasional
0
0
SHARES
1.5k
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Gidion Simamora, Foto: Gidion

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Gidion Simamora yang baru saja pulang dari Swiss ke Indonesia merasa heran dan curiga atas hasil tes Polymerase Chain Reaction (PCR) yang dilakukan berkali-kali dengan hasil yang berbeda-beda.

Setelah Gidion tiba di bandara Soekarno-Hatta tanggal (28/1/2022), ia melakukan Swab PCR mandiri, namun hasilnya tidak langsung diberitahu oleh penyelenggara Swab-PCR.

Setelah tiba di Tanah Air, sebagai mana ketentuan protokol kesehatan yang berlaku bagi pelaku perjalanan dari dan keluar negeri, Gidion pun melakukan karantina selama 6 hari di hotel Jakarta Selatan.

ADVERTISEMENT

Baca Juga: Veteran Perang Tionghoa Sebut Ganjar Gubernur Rendah Hati dan Tidak Melupakan Rakyat Kecil
Hasil PCR yang dilakukan dibandara Soekarno-Hatta tanggal 28 Januari tersebut, tidak langsung diberitahukan kepada Gidion, baru pada hari ke enam atau menjelang selesai masa karantina, Gidion baru menerima hasil PCR positif.

Hal itu dikemukakan oleh Gidion kepada SatukanIndonesia.com melalui telepon selulernya, Rabu, (2/2/2022).

Setelah Gidion tahu dengan hasilnya positif ia melakukan Swab dua kali berturut-turut pada laboratorium yang sama, pada tanggal 1 Februari 2022 sebagai pembanding, ternyata hasilnya negatif.

“Selama karantina saya gak kemana-mana, PCR di hotel kenapa positif?, saya bingung dari mana kena nya?,” ujar Gidion yang merasa bingung, kepada SatukanIndonesia.com, Rabu, (2/2/2022).

Baca Juga: Wantim MUI Minta Hancurkan Museum Holocaust di Sulawesi Utara Dianggap Melanggar Konstitusi RI
Untuk memastikan hasil PCR nya Gidion melakukan swab pembanding lagi ke RSPAD Gatot Subroto.

“Saya barusan melakukan swab pembanding yang dilakukan oleh pihak rumah sakit RSPAD Gatot Subroto, dan saya masih menunggu hasilnya, kata Gidion kepada SatukanIndonesia.com, Rabu, (2/2/2022).

Terhadap kejanggalan tersebut Gidion menyakini benar adanya permainan mafia karantina, sebagai mana yang telah diserukan berbagai pihak yang beredar di publik termasuk adanya himbauan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memberantas mafia karantina.

Dok/Gidion Simamora

“Saya menduga ini permainan mafia bidang karantina, makanya saya mendukung langkah Peresiden Jokowi untuk memberantas mafia karantina,” ujar Gidion

Gidion menambahkan pihak nya berharap tidak ada intimidasi dari pihak manapun termasuk dari pihak hotel terhadap dirinya guna memastikan saya bukan positif covid.

“Saya ingin pulang, selain itu kondisi kesehatan saya tidak mengalalami apa-apa, saya sehat, tidak demam, tidak flu, saya baik-baik saja,” pungkas Gidion.

Surat Pernyataan Gidion ke Hotel tempat ia menjalani karantina, sebagai jaminan Tidak Akan Pulang walaupun hasil PCR Negatif. Foto: Dok/Gidion

Baca Juga: Jokowi : NU Merupakan Potensi Bangsa yang Sangat Besar

Terkait dengan kejanggalan hasil PCR yang dialami Gidion ini, SatukanIndonesia.com bertanya kepada Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito, namu Wiku belum memberikan tanggapan.

Pertanyaan yang sama juga disampaikan SatukanIndonesia.com kepada Anggota Komisi IX DPR RI, Dari Fraksi Partai Golkar, Wenny Haryanto.

Wenny mendukung sekali program pemerintah mengenai pemberantasan mafia karantina.

“Kalo memang benar adanya harus diberantas,’ ujar Wenny saat dihubungi SatukanIndonesia.com, Rabu, (2/2/2022).

Wenny menambahkan, guna pemberantasan mafia karantina pihaknya sedang menunggu dan mengumpulkan bukti-bukti dan data-data mengenai mafia tersebut. (nal/SI)

 

 

Komentar Facebook

Tags: #berantas mafia tanah#Gidion Simamora#smart laboratoriumBandara Soekarno HattaCovid-19Covid19JokowiMafia KarantinaPandemiPCRPresiden JokowiSwiss
ShareTweetSend

Related Posts

Bumdes dan Kopdes Merah Putih Perlu Dilebur

Demi Keselarasan Pembangunan Pusat dan Daerah, MPR Perlu Bentuk PPHN 

Agustus 7, 2025
Senator NTT Luncurkan Buku Keempat

Bumdes dan Kopdes Merah Putih Perlu Dilebur

Agustus 7, 2025
Tahun Ini, Lulusan UCB Kupang Mulai Dikirim ke Jepang

Tahun Ini, Lulusan UCB Kupang Mulai Dikirim ke Jepang

Juni 24, 2025

Kewenangan Mahkamah Pelayaran Harus Diperluas

Juni 24, 2025

IKAFH Undip: Arah Kebijakan Hukum Perdagangan Internasional Belum Tegas

Juni 13, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?