• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Mendagri dan Mentan Teken Surat Edaran, Perkuat Penyuluh Pertanian untuk Swasembada Pangan

Mendagri dan Mentan Teken Surat Edaran, Perkuat Penyuluh Pertanian untuk Swasembada Pangan

Oktober 12, 2026
Gubernur DKI Tinjau Gedung Sekolah Terpadu SDN Pekayon 05 dan SMPN 91 Jaktim

Gubernur DKI Tinjau Gedung Sekolah Terpadu SDN Pekayon 05 dan SMPN 91 Jaktim

Oktober 12, 2026
Mendagri Tito Soroti Serangan Houthi di Arab Saudi, Ini Dampaknya bagi Indonesia

Mendagri Tito Soroti Serangan Houthi di Arab Saudi, Ini Dampaknya bagi Indonesia

Oktober 12, 2026
ADVERTISEMENT
Menhub Siapkan Aturan Baru Ojol dalam Revisi UU LLAJ, Ditargetkan Berlaku Mulai 2027

Menhub Siapkan Aturan Baru Ojol dalam Revisi UU LLAJ, Ditargetkan Berlaku Mulai 2027

Oktober 12, 2026
Legislator Minta Pemerintah Jaga Defisit APBN  dan Optimalkan Penerimaan Negara

Legislator Minta Pemerintah Jaga Defisit APBN dan Optimalkan Penerimaan Negara

Oktober 12, 2026
Prakiraan BMKG: Awan Cumulonimbus Berpotensi Muncul di Sumatera hingga Papua

Prakiraan BMKG: Awan Cumulonimbus Berpotensi Muncul di Sumatera hingga Papua

Oktober 12, 2026
Terjadi Kembali Perundungan Siswa, Komisi X Dorong Perlindungan Anak dalam RUU Sisdiknas

Terjadi Kembali Perundungan Siswa, Komisi X Dorong Perlindungan Anak dalam RUU Sisdiknas

Oktober 12, 2026
Hilirisasi Buka 10.000 Lapangan Kerja, Akademisi Apresiasi Presiden Prabowo

Hilirisasi Buka 10.000 Lapangan Kerja, Akademisi Apresiasi Presiden Prabowo

Oktober 12, 2026
Presiden Prabowo Didesak Berikan Akses kepada PIF dan Dewan HAM PBB

Presiden Prabowo Didesak Berikan Akses kepada PIF dan Dewan HAM PBB

Oktober 11, 2026
199 Dimutasi, Irjen Johnny E Isir : Tugas Kepolisian Harus Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat

199 Dimutasi, Irjen Johnny E Isir : Tugas Kepolisian Harus Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat

Oktober 11, 2026
Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Berganti, Perkuat Penyegaran dan Kinerja Organisasi

Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Berganti, Perkuat Penyegaran dan Kinerja Organisasi

Oktober 11, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Senin, Oktober 12, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional

Mendagri dan Mentan Teken Surat Edaran, Perkuat Penyuluh Pertanian untuk Swasembada Pangan

(Nasional)

Oktober 12, 2026
in Nasional
0
0
SHARES
8
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Mendagri Tito Karnavian teken SEB bersama Mentan Andi Amran Sulaiman untuk optimalkan penyuluhan pertanian dan dukung program swasembada pangan di Kemendagri, Jakarta, Senin (12/10/2026). Foto: Kemendagri RI

Jakarta, satukanindonesia.com – Pemerintah memperkuat pelaksanaan program swasembada pangan melalui penataan jalur komando penyuluh pertanian dan perbaikan fasilitas kerja di lapangan. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian bersama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menandatangani Surat Edaran Bersama (SEB) di Jakarta, sebagaimana dilansir dari lensahukum.co.id, Senin (12/10/2026)

Untuk mengoptimalkan sarana, prasarana, dan tenaga penyuluhan pertanian. Dilansir dari Detikcom, kebijakan tersebut bertujuan mempercepat pelaksanaan program Kementerian Pertanian melalui petugas penyuluh pertanian lapangan (PPL).

Sebelumnya, para penyuluh berada di bawah kendali dinas pertanian kabupaten dan kota, sedangkan jalur komando utama dinas tersebut berada pada kepala daerah. Tito menjelaskan bahwa kondisi tersebut dapat menjadi kendala koordinasi antara pemerintah pusat dan petugas di lapangan. Melalui kebijakan baru, penyuluh pertanian memperoleh jalur komando langsung kepada Menteri Pertanian agar program pemerintah dapat dijalankan lebih cepat.

Tito menempatkan kedaulatan pangan sebagai salah satu agenda utama Presiden. Ia menyebut beras dan jagung sebagai komoditas yang menjadi perhatian dalam upaya mewujudkan swasembada pangan secara berkelanjutan.

“Kita tahu bahwa salah satu Asta Cita Bapak Presiden, yang sering saya sampaikan dalam berbagai forum, adalah Indonesia memiliki kedaulatan pangan. Untuk itu, harus ada swasembada pangan. Salah satu komoditasnya adalah beras, di samping jagung dan lain-lain,” ujar Tito Karnavian, Menteri Dalam Negeri.

Tito juga mengapresiasi capaian sektor pangan selama tahun pertama kepemimpinan Amran di Kementerian Pertanian. Menurut Tito, Indonesia telah mencapai swasembada beras pada tahun sebelumnya, sementara pemerintah masih menargetkan kemandirian untuk komoditas lain, termasuk jagung.

“beliau selama setahun pertama ini sudah mampu mewujudkan swasembada beras. Kita tidak ada impor beras, kecuali beberapa beras khusus yang memang tidak ditanam di Indonesia. Beliau juga memiliki target tambahan untuk swasembada komoditas lain ke depannya, seperti jagung,” ujar Tito Karnavian, Menteri Dalam Negeri.

Ia menegaskan bahwa keberadaan penyuluh diperlukan untuk memastikan kebijakan pemerintah tidak berhenti pada tingkat perencanaan. Petugas di lapangan berperan sebagai pelaksana yang menghubungkan kebijakan pusat dengan kebutuhan sektor pertanian di daerah.

ADVERTISEMENT

“Para penyuluh pertanian kini memiliki jalur komando langsung kepada Bapak Menteri Pertanian, sehingga beliau memiliki eksekutor di lapangan. Kalau tidak, kebijakan yang beliau sampaikan bisa macet dan tidak tereksekusi di lapangan, yang akan menyulitkan pencapaian target swasembada,” ujar Tito Karnavian, Menteri Dalam Negeri. Amran menyambut penandatanganan SEB tersebut karena dinilai membantu percepatan pencapaian target swasembada pangan.

Menurut dia, PPL memiliki pengetahuan langsung mengenai kondisi pertanian di daerah dan berperan dalam mengawal penyaluran bantuan pemerintah. Bantuan yang menjadi perhatian para penyuluh meliputi pembangunan irigasi, pupuk, traktor, dan bibit. Pemerintah menilai penguatan peran PPL diperlukan agar berbagai dukungan tersebut dapat dilaksanakan sesuai kebutuhan di lapangan.

“Kami sangat terbantu dengan penandatanganan ini. PPL adalah pasukan terdepan untuk swasembada, merekalah yang tahu kondisi di lapangan. Kita harus membuat regulasi yang memungkinkan mereka bergerak cepat. Regulasi sudah diperbaiki, PPL ditarik ke pusat agar kebijakan pusat bisa dieksekusi dengan cepat,” ujar Andi Amran Sulaiman, Menteri Pertanian.

Selain penguatan koordinasi, SEB tersebut mencakup perbaikan kantor penyuluh pertanian yang mengalami kerusakan. Amran menyatakan bahwa pembiayaan perbaikan dapat melibatkan Kementerian Pertanian, bupati, atau gubernur sesuai kesepakatan yang telah dibuat. Untuk mempercepat pelaksanaan, Kementerian Pertanian melakukan penyesuaian alokasi anggaran agar perbaikan dapat dibiayai pada tahun ini.

Pemerintah juga menargetkan kantor PPL yang mengalami kerusakan berat dapat selesai diperbaiki dalam dua bulan. “Terkait kantor-kantor PPL di seluruh Indonesia yang rusak atapnya dan bocor, sesuai MoU kita,

prinsipnya bisa diperbaiki oleh Kementerian Pertanian, bupati, atau gubernur. Namun untuk sementara, kami langsung melakukan refocusing anggaran untuk membiayainya tahun ini,” ujar Andi Amran Sulaiman, Menteri Pertanian.

Amran menyebut penyediaan tempat kerja yang layak bagi seluruh penyuluh menjadi sasaran berikutnya. Pemerintah berharap semua PPL di Indonesia sudah memiliki tempat bernaung yang layak pada 2027.(***)

 

Komentar Facebook

Tags: Menteri Dalam Negeri Tito KarnavianMenteri Pertanian Andi Amran SulaimanTeken Surat Edaran Bersama
ShareTweetSend

Related Posts

Pemerintah Akan Salurkan Hampir 1 Juta Ton Beras bagi KPM Mulai 17 Agustus

Pemerintah Akan Salurkan Hampir 1 Juta Ton Beras bagi KPM Mulai 17 Agustus

Agustus 3, 2026
Komisi II DPR Dorong Pemerintah Percepat Penyaluran Kurang Bayar Dana Bagi Hasil ke Daerah

Komisi II DPR Dorong Pemerintah Percepat Penyaluran Kurang Bayar Dana Bagi Hasil ke Daerah

Juli 31, 2026
Menteri Pertanian Tegaskan Seluruh Pabrik Gula Wajib Memiliki Kebun Tebu Demi Swasembada Nasional

Menteri Pertanian Tegaskan Seluruh Pabrik Gula Wajib Memiliki Kebun Tebu Demi Swasembada Nasional

Juli 30, 2026

Mentan: 90 Persen Perusahaan Sawit Sudah Naikkan Harga TBS di Tingkat Petani

Juni 18, 2026

Wamendagri Ribka Pastikan Negara Hadir Selesaikan Masalah di Daerah

Mei 19, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?